Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

7 Pulau Terpencil di Indonesia yang Jarang Dikunjungi Wisatawan, Ada yang Tak Muncul di Google Map!

Axsha Zazhika • Minggu, 15 Februari 2026 | 17:05 WIB
7 Pulau Terpencil di Indonesia yang Jarang Dikunjungi Wisatawan, Ada yang Tak Muncul di Google Map!
7 Pulau Terpencil di Indonesia yang Jarang Dikunjungi Wisatawan, Ada yang Tak Muncul di Google Map!

TRENGGALEK NJENGGELEK - Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17 ribu pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Namun di balik popularitas Bali dan Lombok, ternyata masih banyak pulau terpencil di Indonesia yang belum banyak dikunjungi wisatawan.

Deretan pulau terpencil di Indonesia ini menyimpan keindahan alam luar biasa, mulai dari pantai berpasir putih, terumbu karang yang masih asli, hingga budaya adat yang unik. Sayangnya, karena akses yang sulit dan lokasi yang jauh dari pusat keramaian, destinasi ini belum sepopuler tempat wisata mainstream.

Berikut tujuh pulau terpencil di Indonesia yang menawarkan pengalaman liburan berbeda, cocok bagi pencinta petualangan dan wisata alam alami.

Pulau Asu, Surga Surfing di Samudra Hindia

Pulau Asu berada di perairan Samudra Hindia, sebelah barat daya Pulau Nias. Pulau kecil ini memiliki panjang sekitar 1 kilometer dan lebar 500 meter. Meski ukurannya tidak besar, ombaknya terkenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

Tinggi ombak di Pulau Asu bisa mencapai 7 meter dengan panjang gulungan sekitar 200 meter. Tak heran jika pulau ini menjadi destinasi favorit peselancar internasional. Selain surfing, wisatawan juga bisa snorkeling, diving, hingga menikmati pasir putih dan air laut jernih.

Pulau Asu termasuk kawasan Taman Nasional Pulau Banyak yang menjadi habitat kura-kura, penyu, dan burung laut. Meski indah, pengunjung tetap diminta waspada karena wilayah ini rawan gempa dan tsunami.

Pulau Siroktabe, Sepi dan Tak Ada di Google Map

Masih di kawasan Kepulauan Nias, Pulau Siroktabe dikenal sebagai pulau terisolasi. Bahkan, lokasinya tidak mudah ditemukan di Google Map.

Jaraknya sekitar 16 kilometer dari desa nelayan terdekat, sehingga benar-benar sepi. Keindahan pantai berpasir putih dengan air laut biru kehijauan menjadi daya tarik utama. Tebing batu karang yang menjulang tinggi menambah panorama eksotis pulau ini.

Terumbu karang yang masih alami serta beragam jenis ikan menjadikan Pulau Siroktabe ideal untuk snorkeling dan menyelam. Suasana sunyi dan deburan ombak kecil membuatnya cocok untuk healing atau bulan madu privat.

Baca Juga: Road Trip Dieng Tak Sekadar Liburan, Dari Kebun Teh Tambi hingga Sunrise Sikunir yang Bikin Merinding

Pulau Sempu, Cagar Alam dengan Telaga Biru

Pulau Sempu terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pulau ini dikenal karena keindahan pantai alami dan keberadaan Telaga Biru di tengah kawasan.

Untuk mencapai Pulau Sempu, wisatawan harus menempuh perjalanan sekitar 1-2 jam dari Kota Malang lalu menyeberang dengan perahu. Pulau ini memiliki luas 877 hektare dan telah ditetapkan sebagai cagar alam sejak 1928.

Beragam flora dan fauna dilindungi di sini, seperti monyet hitam Jawa, kukang, dan rusa. Karena statusnya sebagai kawasan konservasi, pengunjung wajib menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Pulau Peucang, Permata di Ujung Kulon

Pulau Peucang berada di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa Barat. Pulau ini terkenal dengan pantainya yang bersih serta air laut yang jernih.

Satwa liar seperti rusa, biawak, dan banteng liar kerap terlihat di sekitar pulau. Untuk menuju Pulau Peucang, wisatawan dapat menyeberang dari Dermaga Carita atau Sumur selama 2-3 jam.

Selain menikmati pantai, pengunjung dapat menjelajahi hutan mangrove hingga mengunjungi situs sejarah seperti makam Syekh Badrudin.

Baca Juga: Harga Mobil Bekas Lampung Terbaru! Deretan Truk Mitsubishi & Isuzu Mulai Rp15 Juta hingga Rp315 Juta, Bisa DP Ringan

Pulau Sebuku, Eksotis di Perbatasan Kalimantan

Pulau Sebuku terletak di selatan Kalimantan Selatan, berbatasan dengan Serawak, Malaysia. Pulau ini menawarkan pantai eksotis serta hutan bakau yang masih alami.

Wisatawan bisa menyeberang dari Pelabuhan Tanjung Serang selama 2-3 jam. Aktivitas yang bisa dilakukan antara lain snorkeling, diving, hingga surfing. Terdapat pula benteng keraton peninggalan Kesultanan Banjar abad ke-17.

Pulau Siberut, Alam dan Budaya Mentawai

Pulau Siberut merupakan bagian dari Kepulauan Mentawai di lepas pantai barat Sumatera. Pulau ini terkenal dengan hutan hujan tropis yang masih alami dan budaya adat suku Mentawai.

Perjalanan menuju Siberut membutuhkan waktu sekitar 10-12 jam dari Pelabuhan Padang. Selain menikmati pantai dan air terjun, wisatawan bisa mengunjungi desa adat dan menyaksikan tarian tradisional.

Kepulauan Banyak, Surga Snorkeling di Sumatera

Pulau Banyak terdiri dari sekitar 99 pulau kecil di barat laut Sumatera. Akses menuju kawasan ini melalui Kota Singkil dengan perjalanan laut 3-4 jam.

Pantai bersih, terumbu karang indah, dan biota laut beragam menjadikan Kepulauan Banyak sebagai destinasi snorkeling dan diving favorit. Pulau Bangkaru di kawasan ini juga menjadi lokasi penyu hijau bertelur.

Tujuh pulau terpencil di Indonesia tersebut membuktikan bahwa keindahan Nusantara tak hanya soal destinasi populer. Bagi wisatawan yang mencari pengalaman berbeda, alam yang masih perawan, dan suasana tenang, deretan pulau ini layak masuk bucket list liburan berikutnya.

Editor : Axsha Zazhika
#pulau sempu #pulau siberut #pulau asu #pulau terpencil di Indonesia #kepulauan banyak