TRENGGALEK NJENGGELEK - Wisata alam gratis di Surabaya ternyata tak kalah memikat dibanding kota-kota lain di Jawa Timur. Meski dikenal sebagai kota metropolitan dengan gedung-gedung tinggi dan kawasan industri, Surabaya menyimpan banyak ruang hijau dengan panorama luar biasa—dan yang menarik, sebagian besar bisa dinikmati tanpa tiket masuk.
Rekomendasi wisata alam gratis di Surabaya ini menjadi alternatif liburan hemat bagi warga yang ingin melepas penat tanpa harus keluar kota. Mulai dari hutan kota, kawasan mangrove, hingga pantai tersembunyi, semuanya menawarkan pengalaman berbeda yang cocok untuk healing, olahraga, hingga berburu foto estetik.
Berikut lima wisata alam gratis di Surabaya yang disebut sebagai paling indah dan layak dikunjungi.
Hutan Kota Pakal, Danau Luas dan Spot Mancing Favorit
Terletak di kawasan Surabaya Barat, tepatnya di Benowo, Hutan Kota Pakal menjadi salah satu pengobat rindu alam yang mujarab. Area ini dipenuhi pohon cemara udang dan tanaman bersulur yang menghiasi jalur setapak, menciptakan suasana teduh dan asri.
Daya tarik utamanya adalah danau buatan yang disebut-sebut paling luas di antara taman kota lainnya di Surabaya. Tak hanya itu, kawasan ini juga dilengkapi foodcourt yang cukup luas serta menjadi spot memancing populer bagi warga sekitar. Kombinasi danau, pepohonan rindang, dan fasilitas pendukung membuat Hutan Kota Pakal cocok untuk rekreasi keluarga.
Hutan Bambu Keputih, Spot Instagramable Ala Jepang
Nama Hutan Bambu Keputih tentu sudah tak asing lagi. Destinasi ini sangat populer di kalangan anak muda Surabaya karena nuansa estetiknya. Dulunya merupakan tempat pembuangan akhir sampah, kawasan ini kemudian disulap menjadi ruang terbuka hijau oleh Wali Kota Surabaya saat itu, Tri Rismaharini.
Kini, Hutan Bambu Keputih menjelma menjadi salah satu wisata alam gratis di Surabaya yang paling instagenic. Deretan bambu tinggi menjulang menciptakan suasana seolah berada di Jepang. Bahkan, banyak pengunjung menyebut sensasinya seperti wisata luar negeri.
Berada satu kawasan dengan Taman Harmoni yang dipenuhi bunga warna-warni, lokasi ini kerap digunakan untuk foto prewedding, gathering komunitas, hingga sekadar berswafoto. Terdapat dua area hutan bambu yang saling berseberangan, dengan salah satunya memiliki area lebih luas dan bambu yang lebih lebat.
Mangrove Gunung Anyar, Jogging Track Estetik dan Menara Pandang
Posisi ketiga ditempati Mangrove Gunung Anyar, kawasan konservasi mangrove kedua di Surabaya setelah Wonorejo. Area ini dikenal lebih luas dengan fasilitas yang relatif lengkap.
Mangrove Gunung Anyar menjadi tempat favorit warga untuk menghabiskan Minggu pagi. Jogging track kayunya tampil minimalis dengan sentuhan desain bergaya Jepang yang estetik. Selain itu, terdapat menara pandang setinggi sekitar 12 meter yang memungkinkan pengunjung menikmati hamparan hutan mangrove dari ketinggian.
Tak hanya itu, tersedia danau luas dengan wahana perahu bebek serta taman selfie yang menarik untuk berburu foto. Perpaduan edukasi lingkungan dan wisata rekreasi menjadikan tempat ini salah satu destinasi unggulan.
Gazebo Laut Mangrove Wonorejo, “Amazon”-nya Surabaya
Berikutnya adalah Gazebo Laut Mangrove Wonorejo yang kerap dijuluki sebagai “Sungai Amazon”-nya Surabaya. Untuk menuju lokasi ini, pengunjung perlu menaiki perahu dengan tarif sekitar Rp25 ribu pulang-pergi. Namun, setelah tiba, suasana yang disuguhkan benar-benar memukau.
Tersedia beberapa gazebo bambu besar yang menghadap langsung ke laut. Pengunjung bisa bersantai sambil menikmati hembusan angin dan panorama perairan yang tenang. Spot selfie di tengah hutan mangrove pun menjadi daya tarik tersendiri.
Banyak yang menyebut kawasan ini sebagai salah satu hutan mangrove terbaik di Surabaya, terutama karena suasananya yang masih alami dan jauh dari kebisingan kota.
Benteng Kedung Cowek, Hidden Gem Dekat Suramadu
Posisi pertama sebagai wisata alam gratis di Surabaya paling indah ditempati kawasan hutan di Benteng Kedung Cowek, dekat Jembatan Suramadu. Tempat ini disebut sebagai hidden gem karena belum banyak diketahui orang.
Suasananya begitu alami, bahkan disebut-sebut mirip lanskap Afrika dengan pepohonan dan hamparan pantai yang bersih. Pantainya dinilai lebih bersih dibanding sejumlah titik lain di Surabaya karena rutin diadakan kegiatan bersih-bersih oleh komunitas pecinta lingkungan.
Minimnya pengunjung justru menjadi nilai tambah karena membuat suasana tetap tenang dan terjaga. Bagi pecinta alam, kawasan ini menawarkan pengalaman berbeda yang jarang ditemukan di kota besar.
Dengan banyaknya pilihan wisata alam gratis di Surabaya, warga kini tak perlu bingung mencari tempat liburan hemat. Kota Pahlawan membuktikan bahwa di balik gemerlap metropolitan, tersimpan surga-surga hijau yang layak dijelajahi.
Editor : Axsha Zazhika