TRENGGALEK NJENGGELEK - Gua Ngerong Tuban menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menyimpan keunikan sekaligus cerita legenda. Dengan harga tiket masuk hanya Rp7.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak usia SD ke bawah, Gua Ngerong Tuban menawarkan pengalaman melihat ribuan kelelawar serta ikan-ikan jumbo yang hidup di sungai dalam kawasan gua.
Berlokasi di Jalan Raya Rengel Nomor 155, Dusun Purboyo, Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Gua Ngerong Tuban buka setiap hari mulai pagi hingga pukul 17.00 WIB. Area parkir motor berada tepat di samping loket masuk, dengan tarif sekitar Rp3.000 hingga Rp5.000.
Meski tidak terlalu luas dan jalurnya cenderung satu arah, Gua Ngerong Tuban tetap menarik untuk dikunjungi, terutama bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam rindang serta wisata edukasi bersama keluarga.
Asal Usul Nama dan Legenda Raden Arya
Nama Gua Ngerong konon berasal dari bahasa Jawa, yakni kata “rong” yang berarti lubang menjorok ke dalam. Sesuai namanya, gua ini memang memiliki lubang besar yang memanjang ke dalam tebing.
Di balik keindahan alamnya, tersimpan legenda tentang Raden Arya, pemimpin Kerajaan Gumenggeng. Dikisahkan, saat kerajaan dilanda kekeringan hebat, Raden Arya melakukan pertapaan di lokasi ini untuk memohon petunjuk. Dari tempat pertapaan itulah kemudian muncul sumber mata air yang kini menjadi aliran sungai di kawasan Gua Ngerong.
Cerita tersebut terus diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat sekitar dan menjadi bagian dari daya tarik wisata Gua Ngerong Tuban.
Baca Juga: Wisata Alam Beli Kuwaru Trenggalek Mulai Dilirik, View Puncak Bukit dan Hutan Pinusnya Bikin Betah!
Ribuan Kelelawar di Mulut Gua
Memasuki area gua, pengunjung akan langsung disambut pemandangan ribuan kelelawar yang menggantung di langit-langit mulut gua. Warna hitam pekat yang menempel di dinding batu merupakan koloni kelelawar yang jumlahnya sangat banyak.
Aroma khas kotoran kelelawar cukup menyengat, terutama saat musim hujan ketika sinar matahari tidak maksimal membantu mengurai bau. Pengunjung disarankan membawa masker demi kenyamanan selama berada di sekitar mulut gua.
Meski begitu, pemandangan ini justru menjadi daya tarik utama. Banyak wisatawan penasaran ingin melihat langsung habitat alami kelelawar dalam jumlah besar.
Ikan Jumbo dan Mitos yang Melekat
Selain kelelawar, Gua Ngerong Tuban juga terkenal dengan ikan-ikan berukuran besar yang hidup di sungai dalam kawasan wisata. Beberapa jenis ikan yang terlihat antara lain lele, bader, gurame, hingga ikan mas. Ukurannya bisa mencapai 50 hingga 70 sentimeter, bahkan ada yang mendekati satu meter.
Pengunjung dapat membeli pakan ikan untuk menarik mereka ke permukaan. Aktivitas memberi makan ikan menjadi pengalaman seru, terutama bagi anak-anak.
Namun, ada mitos yang berkembang di masyarakat. Konon, ikan-ikan di Gua Ngerong tidak boleh ditangkap atau dibawa pulang. Siapa pun yang melanggar dipercaya akan mendapat petaka. Terlepas dari benar atau tidaknya mitos tersebut, cerita ini diyakini menjadi cara masyarakat menjaga kelestarian ekosistem di kawasan gua.
Waktu Terbaik Berkunjung
Kondisi air sungai sangat dipengaruhi musim. Saat musim hujan, air cenderung keruh sehingga ikan kurang terlihat jelas. Sebaliknya, pada musim kemarau, air lebih jernih dan banyak wisatawan datang untuk berenang atau sekadar bermain air.
Kawasan wisata ini juga cukup rindang karena dikelilingi pohon-pohon besar, termasuk beringin tua yang sudah ada sejak zaman kolonial. Tersedia pula pendopo untuk bersantai, warung makan, serta musala yang lokasinya agak jauh dari mulut gua agar tetap bersih dan nyaman untuk beribadah.
Menariknya, sungai di area Gua Ngerong masih dimanfaatkan warga sekitar untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci. Hal ini menunjukkan bahwa sumber air di kawasan ini tetap berfungsi bagi masyarakat.
Selain wisata alam, Gua Ngerong Tuban juga memiliki agenda budaya. Pada bulan Suro dalam penanggalan Jawa, biasanya digelar acara tirakatan akbar yang dimeriahkan pagelaran wayang kulit.
Dengan kombinasi wisata alam, legenda, mitos, serta harga tiket terjangkau, Gua Ngerong Tuban layak masuk daftar destinasi wisata di Jawa Timur. Tempat ini bukan hanya menawarkan keindahan, tetapi juga cerita yang membuatnya semakin menarik untuk dijelajahi.
Editor : Axsha Zazhika