SURUH, Radar Trenggalek – Wisata Tebing Lingga di Desa Nglebo, Kecamatan Suruh kini tampak terbengkalai dan jauh dari kesan destinasi yang pernah ramai dikunjungi. Area yang dulu dikenal sebagai titik swafoto dan lokasi berkumpul warga itu kini terlihat sepi, dengan beberapa fasilitas yang tidak lagi terawat.
Indah, salah satu pengunjung sangat menyayangkan kondisi tersebut. “Sebenernya sayang juga kalau harus terbengkalai gini,” ujarnya.
Dia mengatakan, pada masa puncaknya wisata Tebing Lingga itu juga terdapat wahana permainan. Suasananya beberapa tahun lalu selalu dipadati pengunjung, terutama saat akhir pekan.
Dia mengaku, dulu saat berkunjung ke tempat itu penuh dengan orang bahkan tidak bisa untuk sekadar beristirahat karena penuh dengan pengunjung. “Padahal sini dulu ramai, sekarang gak ada orang, dulu duduk saja ga bisa saking penuhnya,” katanya.
Berdasarkan pantauan di lapangan menunjukkan beberapa bagian pagar dan area duduk mulai mengalami kerusakan.
Rumput liar juga tampak tumbuh di sejumlah sudut, menambah kesan kurang terurus pada kawasan wisata yang berada di perbukitan itu.
Meski demikian, tidak seluruh fasilitas benar-benar berhenti dimanfaatkan. Salah satu bangunan masih digunakan untuk kegiatan tertentu.
“Tapi setahu saya, gazebo yang di atas itu masih dipakai, biasanya dipakai acara gathering,” jelasnya.
Dia berharap ada langkah nyata untuk menghidupkan kembali potensi wisata tersebut. Tebing Lingga memiliki panorama alam yang masih asri dan berpotensi menjadi daya tarik jika dikelola dengan baik.
Tanpa perawatan dan pengelolaan berkelanjutan, destinasi yang berada di Kecamatan Suruh tersebut dikhawatirkan semakin kehilangan minat pengunjung, “Harapannya ya semoga ada perhatian, baik dari masyarakat ataupun dari pemerintah,” tuturnya. (tra/din)
Editor : Adinda Putri Sefiana