Trip Sehari ke Dieng dari Jogja: Sunrise Pintu Langit, Candi Arjuna, Kawah Sigidang & Pemandian Air Panas

Ichaa Melinda Putri • Dipublikasikan Senin, 16 Februari 2026 | 13:50 WIB

Trip Sehari ke Dieng dari Jogja: Sunrise Pintu Langit, Candi Arjuna, Kawah Sigidang & Pemandian Air Panas
Trip Sehari ke Dieng dari Jogja: Sunrise Pintu Langit, Candi Arjuna, Kawah Sigidang & Pemandian Air Panas

TRENGGALEK NJENGGELEK-Perjalanan singkat namun padat ke Dataran Tinggi Dieng kini bisa dinikmati dalam satu hari penuh dari Jogja. Dalam vlog terbaru oleh Dia Wida, wisatawan diajak menjelajahi lima destinasi populer di Dieng, termasuk Sunrise di Pintu Langit, Candi Arjuna, Kawah Sigidang, Batu Pandang Ratapan Angin, dan pemandian air panas Banyu Alam.

Perjalanan dimulai sejak pagi hari dari Jogja dengan bus yang menempuh perjalanan sekitar 3–4 jam menuju Dieng. Setibanya di lokasi, rombongan berganti kendaraan menggunakan satel yang lebih lincah untuk menjangkau kawasan wisata secara leluasa. Wisatawan juga dapat menyewa tour guide dengan tarif Rp200.000 per hari agar perjalanan lebih nyaman dan setiap lokasi dapat dijelaskan secara rinci.

Sunrise di Pintu Langit

Destinasi pertama adalah Pintu Langit, spot favorit untuk menikmati sunrise di Dieng. Pada pagi hari, pengunjung disuguhi pemandangan langit yang perlahan berubah dari gelap ke jingga keemasan, lengkap dengan hamparan awan dan pegunungan di kejauhan. Suhu di lokasi bisa sangat dingin, mencapai di bawah 10 derajat Celcius, sehingga jaket tebal sangat disarankan. Pemandangan ini menjadi momen foto terbaik bagi para wisatawan yang ingin menangkap keindahan alam Dieng.

Jelajah Sejarah di Candi Arjuna

Setelah menikmati sunrise, rombongan melanjutkan perjalanan ke Candi Arjuna, kompleks peninggalan abad ke-8 yang menjadi salah satu situs sejarah penting di Dieng. Di sini, pengunjung bisa berjalan mengelilingi candi sambil menikmati udara segar pegunungan. Fenomena embun pagi yang menyerupai salju mini juga kerap terjadi di musim tertentu, menambah kesan magis bagi para wisatawan. Tiket masuk ke Candi Arjuna sudah termasuk ke destinasi wisata berikutnya, mempermudah kunjungan bagi wisatawan.

Sensasi Alam di Kawah Sigidang

Selanjutnya, wisatawan diajak ke Kawah Sigidang, kawah belerang aktif yang terus mengepulkan asap putih. Karena bau belerangnya cukup menyengat, masker sangat disarankan, terutama bagi pengunjung yang memiliki masalah pernapasan. Area ini juga dilengkapi dengan kios oleh-oleh yang menjual berbagai produk khas Dieng, seperti karika, kentang Dieng, dan keripik jamur. Kawah ini memberikan pengalaman alam yang unik sekaligus edukatif bagi wisatawan.

Panorama Batu Pandang Ratapan Angin

Di Batu Pandang Ratapan Angin, pengunjung bisa menikmati pemandangan dua telaga sekaligus, yaitu Telaga Warna dan Telaga Pengilon. Dari atas batu pandang ini, warna air yang kontras dan berkilau menghadirkan pengalaman visual yang menakjubkan. Spot ini juga populer untuk berfoto, meski pengunjung harus antre untuk mendapatkan posisi terbaik. Di sekitar lokasi, banyak penjual makanan lokal, termasuk kentang goreng khas Dieng, yang menambah pengalaman kuliner saat menikmati panorama alam.

Relaksasi di Pemandian Air Panas Banyu Alam

Sebagai penutup perjalanan, wisatawan dapat bersantai di Banyu Alam, pemandian air panas alami yang memberikan sensasi hangat setelah seharian menjelajah Dieng. Air panasnya membuat tubuh rileks, cocok untuk mengembalikan energi sebelum kembali ke Jogja.

Trip sehari ke Dieng memang padat, tetapi setiap lokasi menawarkan pengalaman yang berbeda—dari panorama sunrise, sejarah candi, sensasi kawah belerang, keindahan telaga, hingga relaksasi air panas. Tips penting untuk wisatawan adalah menyiapkan fisik, membawa jaket tebal dan masker, serta menyiapkan kamera untuk menangkap setiap momen ikonik di Dieng. Dengan persiapan matang, perjalanan sehari ke Dieng tetap terasa menyenangkan dan penuh kenangan.

Editor : Ichaa Melinda Putri
Sumber : Diawida, youtube
Candi Arjuna Banyu Alam Pintu Langit Dieng dieng wonosobo Kawah Sigidang