Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Mengungkap Misteri dan Legenda Gua Ngerong, Wisata Alam Tuban dengan Ribuan Kelelawar dan Ikan Jumbo yang Dikeramatkan

Novica Satya Nadianti • Senin, 16 Februari 2026 | 17:45 WIB

 

Gua Ngerong Tuban menyajikan wisata alam unik dengan ribuan kelelawar, ikan jumbo penuh mitos, serta legenda Raden Arya yang menarik wisatawan.
Gua Ngerong Tuban menyajikan wisata alam unik dengan ribuan kelelawar, ikan jumbo penuh mitos, serta legenda Raden Arya yang menarik wisatawan.

JAKARTA – Destinasi wisata alam di Tuban terus menarik perhatian wisatawan, salah satunya Gua Ngerong yang dikenal memiliki keindahan alam sekaligus cerita legenda yang melegenda. Gua Ngerong menjadi tujuan wisata favorit karena menghadirkan kombinasi panorama gua alami, sungai jernih, hingga keberadaan ribuan kelelawar dan ikan berukuran besar yang dipercaya memiliki mitos tersendiri.

Gua Ngerong Tuban berlokasi di wilayah Kecamatan Rengel. Destinasi wisata ini mudah dijangkau karena berada di jalur utama. Selain menawarkan pemandangan alam yang unik, wisata Gua Ngerong juga terkenal sebagai tempat rekreasi keluarga yang ramah anak.

Dengan harga tiket masuk yang terjangkau, Gua Ngerong Tuban menjadi pilihan wisata edukatif sekaligus rekreasi. Pengunjung dewasa dikenakan tiket sekitar Rp7.000, sedangkan anak-anak membayar Rp5.000. Area parkir juga tersedia di dekat pintu masuk dengan tarif relatif murah, sehingga wisatawan dapat mengakses lokasi dengan nyaman.

Pesona Alam dan Habitat Ribuan Kelelawar

Keunikan utama Gua Ngerong terletak pada mulut gua yang dipenuhi ribuan kelelawar. Saat pengunjung memasuki area wisata, mereka dapat melihat koloni kelelawar bergelantungan di dinding gua yang menciptakan pemandangan eksotis sekaligus menegangkan.

Selain kelelawar, Gua Ngerong juga memiliki aliran sungai yang menjadi habitat berbagai jenis ikan berukuran besar. Beberapa jenis ikan yang hidup di kawasan ini antara lain lele, gurame, ikan emas, hingga bader. Bahkan terdapat buaya kecil atau buulus yang turut menjadi daya tarik wisata.

Pengunjung biasanya memberi makan ikan menggunakan pakan yang dijual di area wisata. Aktivitas ini menjadi favorit wisata keluarga, khususnya anak-anak yang ingin melihat ikan muncul ke permukaan air.

Legenda Asal-usul Gua Ngerong

Di balik keindahan alamnya, Gua Ngerong menyimpan cerita legenda yang dipercaya masyarakat setempat. Konon, gua ini berkaitan dengan kisah seorang pemimpin kerajaan bernama Raden Arya. Diceritakan bahwa wilayah kerajaan yang dipimpinnya pernah mengalami kekeringan panjang.

Untuk mengatasi bencana tersebut, Raden Arya melakukan pertapaan guna mencari petunjuk. Dari lokasi pertapaan itu kemudian muncul sumber air yang terus mengalir hingga kini menjadi aliran sungai di kawasan Gua Ngerong. Cerita tersebut masih dipercaya masyarakat sebagai bagian dari sejarah terbentuknya destinasi wisata ini.

Selain legenda tersebut, terdapat pula mitos yang melarang pengunjung mengambil ikan dari kawasan gua. Masyarakat percaya, siapa pun yang mengambil ikan dari Gua Ngerong akan mendapatkan kesialan. Kepercayaan ini secara tidak langsung membantu menjaga kelestarian ekosistem di dalam gua.

Daya Tarik Wisata dan Aktivitas Pengunjung

Gua Ngerong menawarkan suasana alam yang sejuk karena dikelilingi pepohonan rindang. Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas, mulai dari bersantai di tepi sungai, memberi makan ikan, hingga menjelajahi area gua.

Saat musim kemarau, air sungai biasanya lebih jernih sehingga banyak wisatawan memanfaatkan lokasi ini untuk berenang. Sebaliknya, pada musim hujan air sungai cenderung keruh sehingga aktivitas berenang berkurang.

Fasilitas wisata di Gua Ngerong juga cukup lengkap. Area ini dilengkapi warung makan, tempat duduk, musala, hingga pendopo yang dapat digunakan pengunjung untuk beristirahat. Pengelola juga menyediakan area pertunjukan seni yang biasanya digunakan saat perayaan tertentu.

Tradisi Budaya yang Masih Dilestarikan

Selain wisata alam, Gua Ngerong juga memiliki nilai budaya yang kuat. Setiap bulan Suro dalam penanggalan Jawa, kawasan ini biasanya menggelar acara tirakatan yang diramaikan pertunjukan wayang kulit. Tradisi ini menjadi salah satu upaya masyarakat dalam melestarikan budaya lokal sekaligus menarik wisatawan.

Menariknya, sungai di kawasan Gua Ngerong masih dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci. Hal tersebut menunjukkan bahwa kawasan wisata ini tidak hanya memiliki nilai rekreasi, tetapi juga berperan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Dengan kombinasi keindahan alam, legenda yang kuat, serta tradisi budaya yang masih terjaga, Gua Ngerong menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Tuban yang layak dikunjungi wisatawan domestik maupun luar daerah.

Editor : Novica Satya Nadianti
#wisata tuban #wisata Rengel Tuban #Wisata Alam Tuban #Gua Ngerong Tuban