Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Siswa SMPN 26 Bandung di Kampung Gajah, Terungkap Saat Live Streaming Konten Horor

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Rabu, 18 Februari 2026 | 11:35 WIB
Kampung Gajah Bandung kembali disorot usai jasad siswa SMPN 26 Bandung ditemukan saat live streaming konten horor. Pinterest
Kampung Gajah Bandung kembali disorot usai jasad siswa SMPN 26 Bandung ditemukan saat live streaming konten horor. Pinterest

BANDUNG BARAT - Kasus hilangnya seorang pelajar SMPN 26 Bandung akhirnya terungkap setelah seorang konten kreator tanpa sengaja menemukan jasad korban di kawasan bekas objek wisata Kampung Gajah Bandung. Penemuan tersebut terjadi saat tim kreator sedang melakukan siaran langsung berburu konten horor di area wisata yang telah lama terbengkalai.

Peristiwa ini terjadi di kawasan bekas wisata Kampung Gajah Bandung, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Lokasi tersebut memang sudah lama tutup dan dikenal minim aktivitas warga, terutama pada malam hari.

Kasus ini menyita perhatian publik karena jasad korban ditemukan secara tak sengaja ketika proses live streaming masih berlangsung. Rekaman dan kesaksian dari konten kreator itulah yang kemudian menjadi bagian awal terungkapnya kasus hilangnya pelajar tersebut.

Berawal dari Live Streaming Konten Horor

Dalam keterangannya, konten kreator yang tergabung dalam tim pembuat konten horor menjelaskan bahwa mereka sedang melakukan live streaming saat berada di kawasan Kampung Gajah. Aktivitas tersebut dilakukan seperti biasa, menyusuri area bangunan dan wahana terbengkalai.

Saat siaran berlangsung, tim mulai mencium bau menyengat yang terasa tidak biasa. Awalnya, bau tersebut diduga berasal dari bangkai hewan seperti tikus atau kucing, mengingat di sekitar lokasi memang ditemukan bangkai hewan.

Namun dugaan itu perlahan berubah. Bau tidak sedap tersebut justru semakin kuat dan terus tercium, terutama ketika angin berhembus ke arah tim yang sedang melakukan siaran langsung.

Bau Tak Hilang, Kecurigaan Meningkat

Salah satu anggota tim kemudian mencoba mencari sumber bau tersebut. Beberapa titik disusuri untuk memastikan apakah bau berasal dari sisa bangkai hewan atau sumber lain.

“Baunya enggak berhenti-berhenti, malah makin menyengat,” ungkap salah satu anggota tim dalam rekaman video.

Ketika salah satu anggota bergerak lebih maju ke arah sumber bau, ia menemukan sesuatu yang mencurigakan. Tak lama kemudian, ia memanggil anggota tim lainnya untuk mendekat dan memastikan temuan tersebut.

Jasad Korban Ditemukan Tergeletak

Tim kemudian berkumpul di titik yang dimaksud. Dari jarak tertentu, mereka menyadari bahwa bau menyengat tersebut berasal dari jasad seorang remaja yang tergeletak di area bekas wahana Kampung Gajah.

Konten kreator mengaku terkejut dan memastikan bahwa yang ditemukan adalah jasad manusia. Mereka tidak berani mendekat dan memilih menjaga jarak demi keamanan serta untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita enggak pegang dan enggak mendekati secara dekat, kita lihat dari jarak agak jauh,” ujarnya.

Setelah memastikan temuan tersebut, tim langsung menghentikan aktivitas live streaming.

Dilaporkan ke Warga dan Aparat

Langkah selanjutnya yang dilakukan tim konten kreator adalah menghubungi penjaga di sekitar lokasi. Penjaga kemudian meneruskan laporan tersebut kepada pihak lingkungan setempat, mulai dari RT dan RW.

Tak berselang lama, laporan diteruskan ke aparat keamanan, termasuk unsur Bhabinkamtibmas. Penanganan kemudian diambil alih oleh pihak berwenang untuk proses lebih lanjut.

Belakangan diketahui, jasad tersebut merupakan pelajar SMPN 26 Bandung yang sebelumnya dilaporkan hilang. Identitas korban akhirnya terkonfirmasi setelah aparat melakukan pemeriksaan dan pendalaman.

Kampung Gajah Kembali Jadi Sorotan Publik

Nama Kampung Gajah Bandung kembali menjadi perbincangan luas di masyarakat. Jika sebelumnya dikenal sebagai wisata legendaris, kini kawasan tersebut kembali disorot karena sejumlah peristiwa serius yang terjadi di area terbengkalai tersebut.

Minimnya aktivitas dan pengawasan di kawasan bekas wisata itu dinilai menjadi faktor yang membuat lokasi rawan. Warga sekitar berharap ada langkah tegas terkait pengamanan dan pemanfaatan kembali area Kampung Gajah agar tidak terus memicu kejadian serupa.

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap kawasan terbengkalai di wilayah Bandung Barat, demi mencegah risiko yang membahayakan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap secara menyeluruh penyebab kematian korban dan rangkaian peristiwa sebelum jasad ditemukan.

 

 

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#siswa smpn 26 bandung #kronologi penemuan mayat #kampung gajah #bandung barat