TRENGGALEK NJENGGELEK – Wisata Pulau Maratua kini menjadi perbincangan hangat di kalangan traveler setelah muncul informasi mengejutkan soal biaya perjalanan yang jauh lebih murah dari perkiraan. Pulau eksotis di Kalimantan Timur ini ternyata bisa diakses dengan tiket pesawat mulai Rp300 ribuan, membuat wisata Pulau Maratua semakin diminati.
Selama ini, Pulau Maratua sering dianggap sebagai destinasi mahal setara Labuan Bajo atau Raja Ampat. Namun fakta terbaru membuktikan sebaliknya. Dengan memanfaatkan penerbangan perintis, wisatawan kini bisa langsung terbang dari Samarinda menuju pulau tersebut tanpa perlu perjalanan panjang via darat dan laut.
Tak heran, wisata Pulau Maratua mulai dilirik sebagai alternatif liburan hemat dengan pengalaman premium, terutama bagi pecinta alam dan laut.
Perjalanan Menuju Pulau Maratua
Perjalanan dimulai dari Bandara APT Pranoto di Samarinda. Untuk mendapatkan tiket murah, calon penumpang disarankan membeli langsung di loket maskapai karena prioritas kursi diberikan kepada pembeli offline.
Penerbangan menuju Pulau Maratua menggunakan pesawat kecil dengan kapasitas terbatas. Bahkan, penumpang hanya berjumlah belasan orang dalam satu penerbangan. Hal unik lainnya, setiap penumpang wajib ditimbang bersama barang bawaan karena keterbatasan beban pesawat.
Meski terdengar tidak biasa, pengalaman ini justru menjadi daya tarik tersendiri. Sensasi naik pesawat kecil dengan jarak pandang luas memberikan pemandangan spektakuler hutan Kalimantan dari udara.
Selama penerbangan, wisatawan disuguhkan panorama hijau yang membentang luas hingga laut biru yang menenangkan. Momen ini menjadi salah satu highlight dalam perjalanan wisata Pulau Maratua.
Keindahan Pulau Maratua dari Udara
Saat mendekati lokasi, Pulau Maratua terlihat seperti mutiara di tengah laut. Bentuknya yang menyerupai bulan sabit dengan garis pantai putih semakin memperkuat kesan eksotis.
Air laut yang jernih berwarna biru kehijauan menjadi ciri khas utama. Tak hanya itu, kawasan ini juga dikenal sebagai bagian dari Kepulauan Derawan yang kaya akan biota laut.
Keindahan alam inilah yang membuat wisata Pulau Maratua disebut sebagai “surga tersembunyi” di Kalimantan Timur.
Pengalaman Menginap di Floating Villa
Setibanya di pulau, perjalanan dilanjutkan menuju penginapan yang menawarkan konsep floating villa atau vila terapung di atas laut. Lokasinya dapat ditempuh sekitar 15–20 menit dari bandara.
Penginapan ini menawarkan fasilitas lengkap dengan pemandangan langsung ke laut. Dari kamar, wisatawan bisa menikmati sunrise hingga sunset tanpa harus keluar.
Interior vila dirancang modern dan nyaman, dilengkapi teras pribadi serta kamar mandi semi-outdoor. Suasana tenang dengan suara ombak menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin relaksasi.
Tak hanya itu, paket menginap biasanya sudah termasuk makan tiga kali sehari. Menu yang disajikan didominasi seafood segar hasil tangkapan nelayan setempat.
Aktivitas Seru di Pulau Maratua
Selain menikmati penginapan, wisatawan bisa melakukan berbagai aktivitas menarik. Mulai dari memberi makan ikan langsung dari vila, snorkeling, hingga bersepeda keliling pulau.
Bersepeda menjadi salah satu cara terbaik untuk menjelajahi keindahan alam Maratua. Sepanjang perjalanan, wisatawan akan melewati hutan tropis yang masih asri serta jalanan yang cukup baik.
Bagi yang hobi memancing, tersedia dermaga yang bisa dijangkau hanya dalam waktu 10 menit. Meski cuaca bisa berubah cepat, pengalaman ini tetap memberikan sensasi tersendiri.
Di malam hari, suasana semakin romantis dengan langit penuh bintang. Bahkan, beberapa vila memiliki fitur atap terbuka yang memungkinkan wisatawan menikmati pemandangan langit langsung dari tempat tidur.
Destinasi Alternatif Selain Raja Ampat
Dengan segala keindahan dan fasilitas yang ditawarkan, wisata Pulau Maratua dinilai sangat worth it. Biaya yang dikeluarkan sebanding dengan pengalaman yang didapatkan.
Pulau ini menjadi alternatif menarik bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi liburan mewah tanpa harus pergi jauh atau mengeluarkan biaya besar seperti ke luar negeri.
Ke depannya, Pulau Maratua diprediksi akan semakin populer dan menjadi salah satu destinasi unggulan di Indonesia.
Editor : Fadhilah Salsa Bella