TRENGGALEK NJENGGELEK - Taman Bhineka Surabaya menjadi destinasi wisata baru yang langsung viral di kalangan masyarakat. Mengusung konsep keberagaman budaya Indonesia, tempat ini menawarkan pengalaman unik layaknya versi mini dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Baru dibuka dalam tahap soft opening, Taman Bhineka Surabaya sudah ramai dikunjungi wisatawan. Selain karena konsepnya yang edukatif, daya tarik utama lainnya adalah harga tiket masuk yang masih gratis.
Taman Bhineka Surabaya menghadirkan berbagai miniatur rumah adat dari seluruh Indonesia, lengkap dengan spot foto instagramable yang cocok untuk generasi muda hingga keluarga.
Lokasi dan Akses Menuju Taman Bhineka
Taman Bhineka Surabaya berlokasi di kawasan Keputih, tepatnya di dalam area Yayasan Pondok Kasih. Lokasi ini cukup mudah dijangkau, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Bagi pengguna transportasi umum, pengunjung bisa turun di Terminal Keputih lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 900 meter atau menggunakan ojek online.
Area parkir juga tersedia cukup luas di dekat pintu masuk, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir saat membawa kendaraan pribadi.
Konsep Wisata Edukasi dan Budaya
Sesuai namanya, Taman Bhineka Surabaya mengusung konsep keberagaman budaya Indonesia. Pengunjung dapat melihat berbagai rumah adat dari Sabang hingga Merauke dalam satu kawasan.
Salah satu yang menarik perhatian adalah rumah adat Walewangko dari Minahasa, Sulawesi Utara, yang tampil dengan desain rumah panggung khas.
Tak hanya rumah adat, tersedia juga miniatur rumah ibadah dari berbagai agama dan kepercayaan di Indonesia. Hal ini menjadikan Taman Bhineka sebagai sarana edukasi toleransi dan keberagaman.
Sayangnya, beberapa spot masih belum dilengkapi dengan keterangan informasi, sehingga diharapkan ke depan bisa ditambahkan untuk menunjang nilai edukasi.
Fasilitas dan Spot Instagramable
Selain wisata edukasi, Taman Bhineka Surabaya juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti toilet, area parkir, hingga kafe.
Spot foto menjadi daya tarik utama, mulai dari jembatan estetik, kolam, hingga area amphitheater yang rencananya akan digunakan untuk pertunjukan budaya.
Pengunjung juga bisa bersantai di Cafe Nusantara yang menyediakan berbagai menu dengan harga terjangkau, seperti bakso, es teh, hingga es buah.
Harga Tiket dan Jam Operasional
Selama masa soft opening, Taman Bhineka Surabaya tidak memungut biaya masuk alias gratis. Bahkan, pengunjung mendapatkan voucher diskon untuk pembelian makanan di area kafe.
Namun ke depannya, tiket masuk direncanakan akan dibanderol sekitar Rp15.000 hingga Rp20.000 per orang, yang masih tergolong ramah di kantong.
Meski belum sepenuhnya rampung, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Pengunjung disarankan datang lebih awal untuk menghindari keramaian, terutama saat akhir pekan.
Potensi Jadi Destinasi Favorit Baru
Dengan konsep yang unik dan edukatif, Taman Bhineka Surabaya berpotensi menjadi destinasi favorit baru di Kota Pahlawan. Tempat ini tidak hanya cocok untuk rekreasi, tetapi juga pembelajaran budaya bagi anak-anak dan remaja.
Ke depan, jika fasilitas sudah lengkap dan pengelolaan semakin optimal, Taman Bhineka bisa menjadi ikon wisata baru yang mengangkat keberagaman Indonesia dalam satu lokasi.
Bagi warga Surabaya dan sekitarnya, tempat ini bisa menjadi alternatif liburan seru tanpa harus pergi jauh.
Editor : Fadhilah Salsa Bella