JAKARTA - Jalur Pantai Selatan Jawa atau dikenal sebagai Jalur Pansela kini menjadi pilihan menarik bagi pemudik yang menuju wilayah selatan Pulau Jawa seperti Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Timur. Selain menjadi alternatif selain Tol Trans Jawa, jalur ini menawarkan pengalaman mudik sambil menikmati panorama alam dan destinasi wisata sepanjang perjalanan.
Bagi pemudik dari Jakarta menuju Yogyakarta atau Jawa Timur, Jalur Pantai Selatan Jawa dapat menjadi opsi perjalanan yang berbeda. Jalur ini menyusuri kawasan pesisir selatan Pulau Jawa dan melewati sejumlah titik wisata terkenal seperti Pangandaran hingga terhubung dengan Jalur Daendels di Jawa Tengah.
Banyak pengendara memilih jalur ini bukan karena lebih cepat, melainkan karena ingin merasakan sensasi perjalanan yang lebih santai dengan pemandangan sawah, pegunungan, hingga pantai yang memanjakan mata.
Baca Juga: 7 HP Baterai 7000 mAh Terbaik 2025: Dari iQOO Z10 5G Hingga Realme 15 5G, Tahan 2 Hari Tanpa Ngecas!
“Kalau bosan hanya melihat jalan tol dan ingin mudik sekaligus berwisata, jalur Pansela bisa menjadi pilihan,” demikian disampaikan dalam laporan perjalanan tersebut.
Lebih Lama dari Tol, Tapi Lebih Menarik
Jika dibandingkan dengan perjalanan melalui Tol Trans Jawa, waktu tempuh Jalur Pantai Selatan Jawa memang lebih panjang.
Baca Juga: 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaik 2026 Harga Mulai Rp1 Jutaan, Awet Buat Gaming hingga Kerja Seharian
Perjalanan dari Jakarta menuju wilayah Yogyakarta melalui Tol Trans Jawa pada hari biasa diperkirakan hanya memakan waktu sekitar 8 hingga 9 jam. Sementara jika menggunakan jalur Pansela, waktu tempuh bisa mencapai 14 hingga 15 jam.
Meski demikian, banyak pemudik tetap memilih jalur ini karena perjalanan terasa lebih menyenangkan. Pengendara bisa singgah di berbagai tempat wisata, restoran lokal, hingga area istirahat alami yang tidak ditemukan di jalan tol.
Salah satu kelebihan utama jalur ini adalah banyaknya pilihan tempat untuk beristirahat. Tidak seperti rest area tol yang hanya tersedia di titik tertentu, di jalur Pansela pengendara bisa berhenti hampir di mana saja.
Rute Menuju Jalur Pansela dari Jakarta
Ada beberapa pilihan rute untuk menuju Jalur Pantai Selatan Jawa dari Jakarta. Salah satunya melalui arah Soreang, Ciwidey, Bandung, lalu turun ke jalur pantai selatan.
Namun dalam perjalanan kali ini, rute yang dipilih adalah Jakarta menuju Garut, kemudian Tasikmalaya, Banjar, hingga Pangandaran.
Setelah sampai di Taman Simpang Banjar Atas, pengendara harus berbelok ke kanan menuju Banjar untuk melanjutkan perjalanan ke Pangandaran. Dari titik ini, perjalanan akan terus tersambung menuju Cilacap, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.
Setelah sekitar delapan jam perjalanan darat dan satu jam istirahat, akhirnya rombongan tiba di Kabupaten Pangandaran yang ditandai dengan ikon Tugu Blue Marlin.
Waspadai Jalur Berliku dan Titik Macet
Meski menawarkan pemandangan indah, pengendara tetap harus mewaspadai kondisi jalan yang tidak semulus jalan tol.
Beberapa ruas jalan memiliki jalur yang lebih sempit dengan kontur naik turun serta tikungan tajam, terutama di wilayah Limbangan, Cibatu, hingga Malangbong, Kabupaten Garut.
Pengemudi harus dalam kondisi prima dan memiliki kemampuan mengemudi yang baik, terutama saat melintasi jalur menanjak dan berliku.
Selain itu, ada beberapa titik rawan kemacetan yang perlu diantisipasi, seperti kawasan Rancaekek Bandung dan sepanjang Jalan Limbangan Garut yang padat akibat aktivitas pasar.
Disarankan untuk menghindari jam sibuk seperti pagi saat masuk kerja dan sore ketika jam pulang kerja agar perjalanan lebih lancar.
Pangandaran Jadi Tempat Singgah Favorit
Kabupaten Pangandaran menjadi salah satu titik singgah favorit di jalur ini. Selain menjadi gerbang menuju jalur selatan berikutnya, Pangandaran juga menawarkan banyak destinasi wisata air yang menarik.
Wisatawan dapat menikmati Pantai Pangandaran, kuliner laut, hingga berbagai aktivitas wisata bahari sebelum melanjutkan perjalanan ke Cilacap, Yogyakarta, atau Jawa Timur.
Mudik melalui Jalur Pantai Selatan Jawa memang membutuhkan waktu lebih lama, tetapi pengalaman perjalanan yang didapat jauh lebih berkesan.
Bagi pemudik yang ingin menikmati perjalanan sambil berwisata, jalur ini menjadi pilihan menarik untuk merayakan perjalanan pulang kampung dengan suasana yang berbeda.Baca Juga: Warung Tebing JLS Pantai Sine Tulungagung Viral, Ngopi dengan View Laut Lepas Cuma Rp19 Ribu Jadi Buruan Wisatawan
Editor : Dyah Wulandari