TRENGGALEK NJENGGELEK - Itinerary Bali 5 hari 4 malam menjadi salah satu pencarian paling populer wisatawan yang ingin healing ke Pulau Dewata. Mulai dari hotel dekat pantai, villa mewah, beach club viral, hingga cafe estetik di Kintamani dan Ubud, semuanya bisa dinikmati dalam satu perjalanan liburan.
Seorang kreator perjalanan membagikan pengalaman liburan Bali selama 5 hari 4 malam lengkap dengan rekomendasi penginapan, tempat wisata, kuliner, hingga transportasi terbaru. Informasi tersebut menjadi referensi menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati Bali secara santai namun tetap hemat.
Dalam perjalanan tersebut, wisatawan mengunjungi sejumlah lokasi populer seperti Nusa Lembongan, Pantai Melasti, Kintamani, Ubud, hingga Seminyak. Selain itu, terdapat rekomendasi beach club dan cafe estetik yang sedang viral di media sosial.
Hari Pertama, Nusa Lembongan hingga Aston Kuta Jadi Awal Healing di Bali
Perjalanan dimulai dari Bandara Soekarno-Hatta menggunakan maskapai Super Air Jet menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Setelah tiba sekitar pukul 08.00 pagi, perjalanan dilanjutkan menuju Hotel Aston Kuta yang berada dekat bandara.
Hotel bintang empat tersebut direkomendasikan karena memiliki fasilitas lengkap seperti kolam renang luas, rooftop, fitness center, hingga kids zone. Lokasinya juga strategis untuk wisatawan yang baru tiba di Bali.
Setelah check-in, perjalanan dilanjutkan menuju Pelabuhan Sanur untuk menyeberang ke Nusa Lembongan. Tiket kapal cepat pulang-pergi dibanderol sekitar Rp200 ribu per orang.
Di Nusa Lembongan, wisatawan mengunjungi Le Nusa Beach Club dan Le Pirate Cafe yang menawarkan suasana tenang dengan panorama laut biru. Tempat tersebut disebut cocok untuk healing dan menikmati suasana santai jauh dari keramaian.
“View-nya keren abis cocok banget buat kamu yang pengen chill dan healing,” ungkap narasi dalam video perjalanan tersebut.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Cliff Club Nusa Ceningan yang terkenal dengan panorama Blue Lagoon. Beach club ini menarik perhatian wisatawan karena tidak menerapkan minimum spending dan gratis biaya masuk.
Malam harinya, wisatawan menikmati kuliner khas Bali di Nasi Pedas Bu Hanif yang terkenal dengan menu usus goreng dan sambal pedasnya.
Baca Juga: Majapahit and Sriwijaya: The Rise and Fall of Indonesia’s Great Nusantara Kingdoms
Kintamani, Ubud, dan Cafe Estetik Jadi Destinasi Favorit Wisatawan
Memasuki hari ketiga, perjalanan dilanjutkan menuju kawasan Kintamani yang terkenal dengan panorama Gunung Batur. Wisatawan dikenakan retribusi kawasan sebesar Rp20 ribu per orang sebelum memasuki area wisata.
Di Kintamani, wisatawan melakukan cafe hopping ke beberapa tempat viral seperti Paper Hills, Montana Del Cafe, dan Himalila Cafe. Ketiga cafe tersebut menawarkan panorama langsung ke Gunung Batur dengan konsep estetik yang berbeda-beda.
Selain suasana sejuk pegunungan, cafe-cafe di kawasan ini juga menjadi favorit wisatawan karena desain bangunan modern dan spot foto Instagramable.
Setelah puas menikmati Kintamani, perjalanan berlanjut ke Tis Cafe Ubud yang terkenal dengan panorama sawah terasering Tegalalang. Tempat ini viral karena memiliki infinity pool dan ayunan ekstrem di atas lembah sawah.
“Semua view yang ada di area Tis Cafe ini jempol banget sih,” ujar kreator dalam video tersebut.
Tak hanya wisata alam, wisatawan juga mengunjungi Pasar Tradisional Ubud untuk berburu oleh-oleh dan kerajinan tangan khas Bali. Berbagai produk handmade seperti tas, sandal, dan aksesori dijual di kawasan pasar tersebut.
Baca Juga: Nusantara Kingdoms: How Ancient Indonesian Empires Once Ruled Southeast Asian Trade
Pantai Melasti, Beach Club Viral, hingga Villa Mewah di Seminyak
Pada hari keempat, wisatawan menginap di Bali Royal Heritage Villa Seminyak yang memiliki konsep modern tradisional dengan fasilitas private pool dan tiga kamar tidur.
Lokasinya strategis karena dekat menuju kawasan Kuta, Sanur, hingga Canggu. Villa ini juga menawarkan suasana tenang dengan interior khas Bali yang estetik.
Perjalanan wisata kemudian dilanjutkan menuju Pantai Pandawa dan Pantai Tanah Barak yang terkenal dengan air laut biru tosca serta tebing eksotis. Tiket masuk Pantai Pandawa hanya Rp8 ribu per orang.
Wisatawan juga mengunjungi Palmilla Beach Club di kawasan Pantai Melasti Ungasan. Beach club tersebut viral karena memiliki infinity pool dengan latar tebing kapur yang megah.
Tiket masuk Palmilla Beach Club sebesar Rp100 ribu per orang untuk pembayaran non-tunai dan bisa ditukarkan dengan makanan maupun minuman.
Selain beach club, wisatawan juga menikmati sunset di Pantai Kuta sebelum kembali ke villa untuk beristirahat.
Di hari terakhir, wisatawan berburu oleh-oleh pie susu khas Bali sebelum kembali ke Jakarta menggunakan maskapai TransNusa melalui Bandara Ngurah Rai.
Perjalanan 5 hari 4 malam tersebut menunjukkan bahwa Bali masih menjadi destinasi favorit wisatawan karena menawarkan kombinasi lengkap mulai wisata alam, kuliner, beach club, hingga penginapan estetik untuk healing.
Editor : Fadhilah Salsa Bella