TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Gunung Bromo 2026 masih menjadi salah satu destinasi wisata alam paling populer di Indonesia. Keindahan panorama pegunungan, lautan pasir yang luas, hingga momen matahari terbit yang memukau membuat kawasan wisata ini selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Pesona Gunung Bromo 2026 tidak pernah kehilangan daya tariknya. Setiap hari, terutama saat musim liburan, ratusan wisatawan rela berangkat sejak dini hari demi menyaksikan keindahan sunrise dari berbagai titik pandang terbaik yang ada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Salah satu lokasi favorit untuk menikmati matahari terbit adalah Bukit Cinta. Dari tempat ini, wisatawan dapat melihat panorama Gunung Bromo, Gunung Batok, dan lautan awan yang menciptakan pemandangan spektakuler saat matahari mulai muncul dari balik pegunungan.
Baca Juga: Prediksi Swiss vs Aljazair di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Duel Sengit Menuju 16 Besar
Perjalanan Dimulai Sejak Dini Hari
Perjalanan menuju Bukit Cinta biasanya dimulai sekitar pukul 03.00 WIB. Wisatawan yang ingin menikmati sunrise tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan pribadi hingga ke lokasi pandang karena medan yang curam, menanjak, dan dipenuhi tikungan tajam.
Sebagai alternatif, pengunjung dapat menyewa kendaraan jeep yang telah disediakan oleh pengelola wisata setempat. Satu unit jeep dapat menampung hingga enam orang termasuk sopir.
Harga sewa jeep menuju kawasan wisata Bromo berkisar antara Rp600 ribu hingga Rp700 ribu per kendaraan, tergantung rute dan paket wisata yang dipilih wisatawan.
Selama perjalanan menuju Bukit Cinta, wisatawan akan merasakan udara pegunungan yang sangat dingin disertai kabut tebal. Karena itu, pengunjung disarankan mengenakan jaket tebal, syal, sarung tangan, dan perlengkapan hangat lainnya.
Sunrise Bukit Cinta Jadi Momen Paling Ditunggu
Sesampainya di kawasan Bukit Cinta, wisatawan masih harus menaiki ratusan anak tangga untuk mencapai area pandang utama. Meski cukup melelahkan, perjalanan tersebut terbayar lunas dengan panorama alam yang tersaji di depan mata.
Menjelang fajar, langit perlahan berubah warna menjadi kemerahan dan kekuningan. Pemandangan semakin indah ketika sinar matahari mulai menerangi kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya.
Perubahan warna langit yang berpadu dengan siluet pegunungan menciptakan momen yang banyak diburu para fotografer maupun wisatawan. Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan keindahan tersebut melalui foto dan video untuk dibagikan di media sosial.
Ketika matahari semakin tinggi, panorama Gunung Bromo dan Gunung Batok terlihat semakin jelas. Hamparan pegunungan yang luas dengan lautan pasir di bawahnya menjadi pemandangan yang sulit dilupakan.
Baca Juga: Piala Presiden U-10 dan U-12 Tak Digelar Askab Tak Berani Ambil Risiko Akibat Kisruh Asprov
Menjelajahi Pasir Berbisik yang Legendaris
Setelah menikmati sunrise, wisatawan biasanya melanjutkan perjalanan menuju kawasan Pasir Berbisik. Lokasi ini merupakan hamparan padang pasir luas yang menjadi salah satu ikon wisata Gunung Bromo.
Nama Pasir Berbisik berasal dari suara unik yang muncul ketika butiran pasir tertiup angin. Suara tersebut terdengar seperti bisikan lembut yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Dari kawasan ini, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan Gunung Batok dan Gunung Bromo dengan lebih dekat. Lanskap yang eksotis membuat lokasi ini sering dijadikan tempat berfoto maupun pengambilan gambar untuk berbagai konten wisata.
Naik Kuda Menuju Kawah Bromo
Bagi wisatawan yang ingin menuju kawah Gunung Bromo, perjalanan dapat ditempuh dengan berjalan kaki atau menggunakan jasa penyewaan kuda yang tersedia di area lautan pasir.
Tarif sewa kuda menuju kawasan kawah berkisar Rp200 ribu untuk satu kali perjalanan. Opsi ini banyak dipilih wisatawan yang ingin menghemat tenaga sebelum menaiki tangga menuju bibir kawah.
Dengan kombinasi sunrise yang menakjubkan, lautan pasir yang luas, panorama pegunungan yang eksotis, serta pengalaman menuju kawah yang unik, Gunung Bromo tetap menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Jawa Timur yang wajib dikunjungi setidaknya sekali seumur hidup.
Baca Juga: Pantai Ngobaran Jogja Makin Viral, Wisata Unik Bernuansa Bali dengan Pura di Tepi Laut Selatan
Editor : Fadhilah Salsa Bella