Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pantai Ngobaran Gunungkidul Makin Viral, Wisata Unik dengan Pura, Candi Kejawen, dan Musala dalam Satu Kawasan

Fadhilah Salsa Bella • Jumat, 3 Juli 2026 | 15:40 WIB
Pantai Ngobaran Gunungkidul menawarkan pura, candi kejawen, petilasan Prabu Brawijaya V, spot foto bernuansa Bali, dan panorama pantai yang unik (Pinterest).
Pantai Ngobaran Gunungkidul menawarkan pura, candi kejawen, petilasan Prabu Brawijaya V, spot foto bernuansa Bali, dan panorama pantai yang unik (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Pantai Ngobaran Gunungkidul menjadi salah satu destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berbeda dibanding pantai lain di Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain menyuguhkan panorama tebing karang yang menghadap Samudra Hindia, kawasan ini juga dikenal sebagai lokasi yang memadukan unsur budaya, sejarah, dan keberagaman dalam satu kawasan wisata.

Keunikan Pantai Ngobaran Gunungkidul terletak pada keberadaan tempat ibadah dari berbagai kepercayaan yang berdiri berdampingan. Mulai dari Pura Segara Wukir untuk umat Hindu, kawasan Candi Kejawen yang sarat nilai spiritual, hingga musala yang berada di kawasan pantai. Kombinasi tersebut menjadikan destinasi ini menarik perhatian wisatawan maupun peziarah.

Tak hanya menawarkan panorama alam, Pantai Ngobaran Gunungkidul juga menjadi favorit wisatawan yang ingin berburu spot foto dengan nuansa khas Bali. Berbagai penyewaan busana adat Bali pun tersedia di sepanjang jalan menuju kawasan wisata dengan tarif mulai Rp20 ribu.

Perjalanan Menuju Pantai Ngobaran

Pantai Ngobaran berada di Dusun Gebang, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul. Dari kawasan Malioboro, Yogyakarta, perjalanan menuju lokasi menempuh jarak sekitar 52 kilometer atau sekitar 1,5 jam berkendara.

Rute menuju pantai melewati sejumlah jalur utama seperti Jalan Imogiri Barat, Jalan Siluk Panggang, hingga Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Akses menuju kawasan wisata juga semakin mudah karena pemerintah kembali melanjutkan pembangunan ruas Jalan Kepek-Ngobaran yang sempat terhenti selama delapan tahun.

Wisatawan cukup membayar retribusi sebesar Rp8.000 per orang untuk memasuki kawasan Pantai Ngobaran beserta beberapa objek wisata di sekitarnya.

Baca Juga: Hidden Gem Pantai Indonesia: Pesona Maluku dan Sulawesi, Kejernihan Pantai Ora dan Tanjung Bira!

Daya Tarik Pura Segara Wukir dan Candi Kejawen

Salah satu ikon Pantai Ngobaran adalah Pura Segara Wukir yang berdiri di atas tebing menghadap laut. Suasana kawasan ini disebut-sebut mirip Pulau Bali sehingga menjadi lokasi favorit wisatawan untuk berfoto.

Menurut petugas pengelola kawasan, pura tersebut masih aktif digunakan umat Hindu sebagai tempat persembahyangan. Bahkan menjelang Hari Nyepi, ribuan umat Hindu dari berbagai daerah datang mengikuti rangkaian upacara keagamaan di lokasi tersebut.

Selain pura, terdapat pula kawasan Candi Kejawen yang dipercaya memiliki hubungan dengan sejarah Kerajaan Majapahit. Di area tersebut terdapat berbagai arca, patung Garuda Wisnu, prasasti, hingga deretan patung yang melambangkan sifat-sifat luhur manusia.

Dipercaya Berkaitan dengan Petilasan Prabu Brawijaya V

Pengelola kawasan menjelaskan bahwa Pantai Ngobaran juga dikenal sebagai salah satu lokasi yang dipercaya sebagai petilasan Prabu Brawijaya V, raja terakhir Majapahit.

Meski demikian, pihak pengelola menegaskan bahwa informasi tersebut sebatas cerita turun-temurun mengenai tempat persinggahan sang raja. Tidak ada bukti sejarah yang memastikan bahwa Prabu Brawijaya V wafat atau muksa di kawasan tersebut.

Karena itu, kawasan petilasan lebih dipahami sebagai bagian dari nilai sejarah dan budaya yang berkembang di tengah masyarakat.

Baca Juga: Evakuasi Pilot AMA Air Nicholas F. Goselin Berhasil, Kops TNI Habema Kejar Pelaku Penembakan dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo

Spot Foto Bernuansa Bali Jadi Favorit

Nuansa Bali semakin terasa berkat keberadaan patung naga, gapura khas Hindu, serta penyewaan pakaian adat Bali yang banyak ditemui di sekitar lokasi.

Wisatawan dapat menyewa kostum mulai Rp20 ribu untuk mengabadikan momen di berbagai spot foto. Sementara itu, beberapa properti foto berbayar dikenakan tarif sekitar Rp3.000 per orang, sedangkan sebagian besar area wisata dapat dinikmati secara gratis.

Selain berfoto, pengunjung juga dapat menikmati kuliner laut, membeli oleh-oleh, hingga menginap di sekitar kawasan pantai.

Fasilitas Lengkap dan Potensi Wisata Besar

Pantai Ngobaran telah dilengkapi area parkir yang luas, toilet, musala, penginapan, warung makan, hingga akses menuju destinasi lain seperti Pantai Ngrenehan dan Megumi Water Park.

Pengelola berharap pembangunan infrastruktur menuju kawasan pantai terus berlanjut sehingga potensi wisata di pesisir selatan Gunungkidul dapat berkembang lebih maksimal.

Dengan perpaduan panorama alam, sejarah, budaya, serta keberagaman tempat ibadah dalam satu kawasan, Pantai Ngobaran menjadi destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

Baca Juga: 8 Wisata Surabaya Terbaru yang Wajib Dikunjungi, Ada Spot Gratis hingga Negeri Salju di Tengah Kota

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Candi Kejawen #wisata gunungkidul #Pura Segara Wukir #Pantai Ngobaran Gunungkidul #Petilasan Prabu Brawijaya V