TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Gunung Lojeh Trenggalek menjadi salah satu lokasi yang menarik perhatian sebagai destinasi wisata alam alternatif di Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Berada di Desa Sukokidul, kawasan ini menyuguhkan tebing batu yang megah, panorama Bendungan Ngelinggis dari kejauhan, hingga suasana yang tenang untuk menikmati matahari terbenam.
Keunikan Gunung Lojeh Trenggalek tidak hanya terletak pada lanskapnya. Kawasan ini merupakan lokasi bekas pengambilan material batu yang digunakan untuk pembangunan Bendungan Ngelinggis, bendungan terbesar di Kabupaten Trenggalek.
Kini, bekas aktivitas tersebut menghadirkan bentang alam yang berbeda. Tebing-tebing batu yang menjulang menjadi daya tarik bagi pengunjung yang ingin menikmati panorama alam dari ketinggian.
Bekas Lokasi Pengambilan Batu untuk Bendungan Ngelinggis
Dalam dokumentasi perjalanan yang dibagikan kanal Keluyuran 83, Gunung Lojeh berada di Desa Sukokidul, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.
Lokasi tersebut disebut sebagai kawasan yang dahulu dibom untuk mengambil material batu.
Material batu dari Gunung Lojeh dimanfaatkan sebagai bahan pembangunan Bendungan Ngelinggis yang kini telah beroperasi.
Bekas pemotongan batu itu masih terlihat jelas dan membentuk dinding-dinding batu berukuran besar yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.
Baca Juga: 10 Pantai Terbaik di Indonesia, Pink Beach hingga Gili Islands Jadi Surga Wisata Bahari
Keberadaan tebing batu yang tinggi membuat pemandangan Gunung Lojeh tampak megah ketika dilihat dari berbagai sisi.
Menawarkan Panorama Alam dari Ketinggian
Dari kawasan Gunung Lojeh, pengunjung dapat menikmati hamparan persawahan milik warga di sekitarnya.
Selain itu, Bendungan Ngelinggis juga tampak dari kejauhan meski terlihat berukuran kecil karena berada cukup jauh dari lokasi pengamatan.
Pada sisi barat terlihat kawasan Desa Karanganyar, Kecamatan Pule.
Baca Juga: 4 Wisata Tasikmalaya Viral 2026, Berendam Air Panas Rp2.000 hingga Waterpark di Atas Bukit
Sementara pada sisi utara tampak wilayah Kabupaten Ponorogo yang berbatasan dengan Kabupaten Trenggalek.
Panorama tersebut menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana alam dari ketinggian.
Musim Hujan Hadirkan Pemandangan Berbeda
Suasana Gunung Lojeh berubah ketika memasuki musim hujan.
Dalam video disebutkan, aliran air mulai bermunculan dari sela-sela batu sehingga menciptakan pemandangan menyerupai air mancur alami.
Di bagian bawah kawasan juga muncul genangan yang menyerupai kolam saat curah hujan meningkat.
Baca Juga: Wisata Hutan Mati Suri, Aktivasi Kewenangan Kelompok Pengelola.
Fenomena tersebut menambah keunikan lanskap Gunung Lojeh dibandingkan saat musim kemarau.
Keberadaan aliran air di antara tebing batu menjadi salah satu pemandangan yang menarik perhatian selama musim hujan berlangsung.
Cocok Menikmati Sunset dan Suasana Tenang
Gunung Lojeh dikenal memiliki suasana yang relatif sepi.
Kondisi tersebut membuat lokasi ini dinilai cocok untuk bersantai sambil menikmati panorama alam.
Salah satu waktu yang disebut paling menarik adalah sore hari ketika matahari mulai terbenam di sisi barat.
Dari kawasan tersebut, pengunjung dapat menikmati pemandangan matahari tenggelam dengan latar bentang alam Kecamatan Pule.
Suasana yang sejuk serta keberadaan pepohonan dan burung-burung yang melintas turut menambah kesan alami kawasan tersebut.
Memiliki Tebing Batu Bertingkat
Keunikan lain Gunung Lojeh adalah bentuk tebingnya yang bertingkat.
Dalam dokumentasi disebutkan terdapat dua lapisan utama pada bagian tebing.
Bagian bawah menjadi titik pengamatan utama, sedangkan lapisan di atas terlihat sebagai tingkat kedua dengan posisi yang lebih tinggi.
Karakteristik itu membuat bentuk Gunung Lojeh tampak berbeda dibandingkan perbukitan di sekitarnya.
Tebing-tebing hasil pemotongan batu menjadi elemen yang paling menonjol dari kawasan tersebut.
Pengunjung Diingatkan Waspada Satwa Liar
Selain menikmati panorama, pengunjung juga diingatkan mengenai keberadaan satwa liar di sekitar kawasan.
Baca Juga: 8 Wisata Surabaya Terbaru yang Wajib Dikunjungi, Ada Spot Gratis hingga Negeri Salju di Tengah Kota
Dalam video disebutkan bahwa lokasi tersebut kerap menjadi tempat berkeliarannya gerombolan monyet.
Karena itu, pengunjung diimbau tetap berhati-hati saat menjelajahi area Gunung Lojeh, terutama ketika melintasi jalur yang masih alami.
Meski demikian, akses menuju kawasan disebut cukup baik dan dapat dilalui menggunakan sepeda motor.
Hal itu memudahkan wisatawan yang ingin menikmati pemandangan tanpa harus melakukan perjalanan yang terlalu sulit.
Baca Juga: 56 Tempat Wisata Eksotis di Indonesia Paling Populer, Nomor 7 dan 37 Jadi Buruan Turis Dunia!
Menjadi Alternatif Wisata Alam di Kecamatan Pule
Keberadaan Gunung Lojeh menambah pilihan destinasi wisata alam di Kabupaten Trenggalek.
Bekas kawasan pengambilan material batu yang kini menyuguhkan panorama alam menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin mencari suasana berbeda.
Pemandangan Bendungan Ngelinggis dari kejauhan, tebing batu yang menjulang, hingga suasana tenang menjelang matahari terbenam menjadi kombinasi yang ditawarkan kawasan ini.
Baca Juga: 10 Tempat Wisata Jogja Terfavorit 2026, Malioboro hingga On The Rock Lagi Hits Dikunjungi
Dengan karakter alam yang masih asri, Gunung Lojeh menghadirkan pengalaman menikmati sisi lain Trenggalek yang lahir dari jejak pembangunan Bendungan Ngelinggis dan kini menjadi lokasi untuk menikmati panorama alam.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : keluyuran 83