TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Rute wisata Jogja searah bisa menjadi solusi bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu liburan secara lebih efisien. Dengan memilih destinasi yang berada dalam satu jalur, perjalanan tidak perlu bolak-balik sehingga waktu di jalan dapat ditekan.
Menyiapkan itinerary berdasarkan rute wisata Jogja searah juga membuat wisatawan lebih mudah menentukan urutan destinasi. Beberapa jalur bahkan memiliki waktu tempuh antarlokasi yang relatif singkat, mulai sekitar 30 menit hingga paling lama satu jam.
Bagi wisatawan yang sedang menyusun agenda liburan, berikut beberapa pilihan rute wisata Jogja searah yang dapat dipertimbangkan, mulai dari kawasan kota hingga pantai dan lereng Gunung Merapi.
1. Rute Wisata Dalam Kota
Pilihan pertama cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati destinasi di pusat Yogyakarta. Rute ini relatif praktis karena beberapa tempat dapat dijangkau dengan berjalan kaki.
Perjalanan dapat dimulai dari Malioboro, kawasan ikonik yang menjadi salah satu pusat aktivitas wisata Yogyakarta. Setelah menikmati suasana Malioboro, wisatawan bisa berjalan menuju Museum Benteng Vredeburg.
Museum tersebut menyimpan berbagai koleksi sejarah dan diorama yang menggambarkan sejumlah peristiwa penting di Yogyakarta pada masa lalu.
Dari Benteng Vredeburg, perjalanan dapat dilanjutkan sekitar 500 meter menuju Taman Pintar Yogyakarta. Berbeda dengan museum sejarah sebelumnya, Taman Pintar lebih menonjolkan wisata edukasi dan ilmu pengetahuan sehingga cocok untuk keluarga yang membawa anak.
Baca Juga: PAN Gerak Cepat Bantu Rakyat, Hadir Meringankan Beban Masyarakat Trenggalek
2. Rute Candi dan Wisata Sejarah
Bagi pencinta bangunan bersejarah, jalur candi dapat menjadi pilihan. Perjalanan dimulai dari Candi Prambanan, salah satu kompleks candi paling terkenal di Indonesia.
Setelah menjelajahi Prambanan, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju Tebing Breksi. Bekas kawasan tambang batu kapur ini telah dikembangkan menjadi destinasi wisata dengan pahatan batu dan panorama dari ketinggian.
Dari Tebing Breksi, perjalanan dapat diakhiri di Candi Ratu Boko. Kawasan tersebut menawarkan panorama perbukitan dan menjadi salah satu lokasi yang menarik untuk menikmati matahari terbenam.
Dengan urutan tersebut, wisatawan bisa menggabungkan wisata sejarah, budaya dan panorama alam dalam satu perjalanan.
3. Rute Pantai Selatan Gunungkidul
Pencinta pantai bisa memilih rute pesisir selatan Gunungkidul. Salah satu perjalanan dapat dimulai dari Pantai Pok Tunggal yang memiliki pasir putih dan dikelilingi perbukitan karang.
Setelah menikmati Pok Tunggal, perjalanan dilanjutkan menuju Pantai Indrayanti. Pantai ini menawarkan pasir putih, air laut berwarna biru serta fasilitas restoran, kafe dan penginapan.
Rute kemudian dapat diteruskan menuju Pantai Sepanjang. Pantai tersebut memiliki garis pantai yang relatif panjang sehingga cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati suasana pesisir dengan lebih leluasa.
Jarak dari pantai pertama hingga destinasi terakhir dalam rute ini disebut kurang dari 13 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar 29 menit.
Baca Juga: Motor Bekas Kediri Mulai Rp700 Ribu, Mesin Diklaim Enak dan Dapat Garansi
4. Rute Waduk Sermo
Wisatawan yang lebih menyukai panorama perbukitan dan danau dapat memilih rute menuju Waduk Sermo di Kulon Progo.
Perjalanan dapat diawali dari Bukit Wisata Pule Payung, yang menawarkan panorama alam dari ketinggian. Berikutnya, wisatawan dapat menuju Kalibiru, destinasi yang terkenal dengan pemandangan Waduk Sermo dan perbukitan dari kejauhan.
Selanjutnya terdapat Jangkang Hill yang lokasinya lebih dekat dengan Waduk Sermo. Perjalanan kemudian dapat diakhiri di kawasan Waduk Sermo.
Di sekitar waduk, wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas seperti berkemah, memancing dan bersepeda sambil menikmati suasana alam.
5. Rute Wisata Lereng Merapi
Jalur terakhir cocok untuk wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan lereng Gunung Merapi. Perjalanan dapat dimulai dari Merapi Park, taman hiburan yang memiliki berbagai replika objek wisata dari sejumlah negara.
Dari Merapi Park, wisatawan bisa menuju Museum Gunung Merapi. Museum ini menjadi pusat edukasi mengenai kegunungapian dan berbagai aspek kebencanaan geologi.
Perjalanan kemudian berlanjut menuju The Lost World Castle yang menawarkan sejumlah spot foto dengan latar Gunung Merapi. Beberapa area dibuat dengan konsep taman dan bangunan tematik.
Destinasi terakhir adalah Museum Mini Sisa Hartaku. Museum tersebut menyimpan berbagai benda yang menjadi saksi erupsi Gunung Merapi 2010, mulai dari kerangka hewan ternak, kendaraan hingga peralatan rumah tangga yang rusak akibat letusan.
Memilih rute wisata Jogja searah membuat perjalanan liburan lebih terencana. Wisatawan dapat menentukan destinasi berdasarkan lokasi sehingga waktu tidak banyak terbuang di perjalanan. Selain menghemat waktu, pola perjalanan ini juga memudahkan wisatawan mengatur biaya transportasi dan durasi kunjungan di setiap tempat.
Baca Juga: Motor Bekas Kediri Mulai Rp700 Ribu, Mesin Diklaim Enak dan Dapat Garansi
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest