TRENGGALEK - Wisata viral di Dieng 2026 kembali menjadi magnet utama bagi para pelancong yang merindukan udara sejuk pegunungan serta keajaiban lanskap alam. Terletak di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang membentang di Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara, kawasan yang kerap dijuluki Negeri di Atas Awan ini menyuguhkan pengalaman rekreasi yang tiada tandingnya.
Pilihan destinasi di kawasan ini mencakup fenomena alam unik, pemandangan matahari terbit memukau, hingga situs warisan budaya bernilai sejarah tinggi.
Keajaiban Danau Warna-Warni dan Panorama Ketinggian
Salah satu ikon terpopuler dalam jajaran wisata viral di Dieng 2026 adalah Telaga Warna. Danau ini terkenal karena warna airnya yang kerap berubah-ubah mulai dari hijau, kuning, hingga kemerahan akibat tingginya kandungan belerang yang terpapar sinar matahari. Tepat di sebelahnya, terdapat Telaga Pengilon yang memiliki air sangat jernih dan bening bagaikan cermin.
Untuk menikmati pemandangan kedua danau tersebut secara bersamaan dari ketinggian, wisatawan dapat mendaki Batu Pandang Ratapan Angin di ketinggian 2.100 mdpl. Spot foto ikonik di atas tebing batu ini menyajikan panorama kontras antara indahnya Telaga Warna dan Telaga Pengilon yang dikelilingi perbukitan hijau.
Sensasi Golden Sunrise dan Jalur Pendakian Gunung Prau
Bagi pemburu pemandangan matahari terbit, Bukit Sikunir di Desa Sembungan tetap menjadi spot favorit utama. Berada di ketinggian 2.300 mdpl, tempat ini menyajikan fenomena Golden Sunrise spektakuler dengan latar belakang puncak delapan gunung megah di Jawa Tengah. Jalur pendakiannya pun ramah bagi wisatawan karena telah dilengkapi dengan fasilitas tangga yang tertata rapi.
Sementara itu, bagi pendaki pemula maupun berpengalaman, Gunung Prau di ketinggian 2.590 mdpl menawarkan rute pendakian singkat sekitar 3 hingga 4 jam. Puncak Gunung Prau menyuguhkan lanskap hamparan awan serta panorama Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang sangat memanjakan mata.
Jejak Candi Tertua dan Aktivitas Geologi Kawah Sikidang
Selain pesona alamnya, Dieng menyimpan peninggalan sejarah berharga di Kompleks Candi Arjuna. Merupakan salah satu situs candi Hindu tertua di Pulau Jawa yang berdiri sejak abad ke-7, kawasan ini menjadi pusat perhelatan budaya tahunan Dieng Culture Festival dan tempat berlangsungnya tradisi pemotongan rambut gimbal.
Aktivitas geologi yang unik juga dapat disaksikan secara dekat di Kawah Sikidang. Kawah aktif dengan fenomena letupan lumpur panas yang berpindah-pindah ini kini dilengkapi fasilitas jembatan kayu yang estetik dan aman bagi wisatawan keluarga.
Baca Juga: Review Laska Hotel Subang: Resort Baru di Ciater Air Panas Ramah Anak
Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : youtube