Wisata Viral di Dieng 2026: Sensasi Suhu Panen Es Embun Upas Hingga Naik Gondola Lereng Terjal

Dinar Ananda Putri • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:30 WIB
Sensasi wisata viral di Dieng 2026! Cek fenomena embun es Embun Upas, keunikan panen kentang gondola, hingga kerajinan bulu Domba Batur terlengkap di sini.
Sensasi wisata viral di Dieng 2026! Cek fenomena embun es Embun Upas, keunikan panen kentang gondola, hingga kerajinan bulu Domba Batur terlengkap di sini.

TRENGGALEK - Wisata viral di Dieng 2026 kembali mencuri perhatian publik dengan fenomena alam langka dan petualangan khas pegunungan. Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah yang berada di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) menyajikan pengalaman liburan ekstrem mirip benua Eropa. Wisatawan yang berkunjung di puncak musim kemarau dapat menyaksikan langsung fenomena embun es atau yang dikenal warga lokal sebagai Embun Upas (Bunpas).

 

Fenomena Embun Upas dalam jajaran wisata viral di Dieng 2026 ini terjadi ketika suhu udara turun drastis hingga mencapai minus 5 derajat Celsius. Lembaran embun pagi yang menempel pada rumput dan dedaunan membeku menjadi kristal putih menyerupai salju. Meski cuaca membekukan hingga membuat napas beruap dan tangan mati rasa, antusiasme wisatawan domestik dari luar pulau justru makin melonjak untuk menikmati keanehan cuaca alami tersebut.

Di balik keindahannya, fenomena cuaca ekstrem ini membawa tantangan tersendiri bagi para petani setempat. Lapisan es yang menempel pada tanaman dapat memicu kegagalan panen jika berlangsung terlalu lama. Meski demikian, periode dingin ekstrem ini menyimpan manfaat ekologis karena dapat membasmi hama tanaman secara alami. Dieng sendiri terkenal sebagai salah satu sentra penghasil kentang terbesar di Indonesia dengan ukuran umbi yang terkenal jauh lebih besar ketimbang daerah lain.

Untuk mengatasi kondisi topografi lereng pegunungan yang sangat terjal, masyarakat tani di Dieng memanfaatkan teknologi lokal berupa gondola atau kereta gantung bertenaga mesin modifikasi motor bebek. Lintasan tali baja sepanjang 300 meter ini difungsikan mengangkut hasil panen kentang berbobot ratusan kilogram secara efisien. Keberadaan jalur udara modifikasi ini memangkas waktu angkut bahan tani secara siginifikan jika dibandingkan harus memanggul beban di medan curam.

Baca Juga: Wisata Viral di Dieng 2026: Rekomendasi 7 Destinasi Tersembunyi dan Rekreasi Air Hangat

Keunikan pariwisata kawasan kaldera vulkanik tua ini tidak berhenti pada komoditas pertanian. Dieng juga menyimpan potensi peternakan berupa Domba Batur, ras unggulan hasil persilangan domba merino dengan domba lokal. Satwa ini memiliki ciri khas bulu tebal, tubuh gembul, dan karakter ramah sehingga menjadi salah satu magnet edukasi favorit wisatawan keluarga.

Pemanfaatan bulu domba yang dicukur setiap enam bulan sekali turut menggerakkan ekonomi kreatif warga Banjarnegara. Bulu tersebut diolah melalui teknik hand felting menggunakan jarum khusus menjadi beragam produk kerajinan tangan estetik dan bernilai ekonomi tinggi. Petualangan di Dieng kemudian ditutup dengan atraksi menyusuri Sungai Serayu di Desa Sendangsari melalui aktivitas river tubing yang memacu adrenalin di antara pemandangan tebing dan air terjun alami.

Baca Juga: Wisata Viral di Dieng 2026: Intip 8 Destinasi Ikonik Negeri di Atas Awan yang Memukau

 

 

Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : youtube
Wisata Viral di Dieng 2026 Kentang Dieng Domba Batur River Tubing Serayu embun upas dieng