Road Trip ke Dataran Tinggi Dieng, Berburu Sunrise Sikunir hingga Telaga Menjer

Ahmad Fadhil Gusnaashir • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Road Trip ke Dataran Tinggi Dieng, Berburu Sunrise Sikunir hingga Telaga Menjer
Road Trip ke Dataran Tinggi Dieng, Berburu Sunrise Sikunir hingga Telaga Menjer

WONOSOBO - Wisata Dieng menawarkan perpaduan panorama alam, udara dingin, peninggalan sejarah, hingga kuliner khas yang bisa dijelajahi dalam perjalanan singkat. Dalam trip selama 2 hari 1 malam, sejumlah destinasi di kawasan Dieng dan Wonosobo dikunjungi, mulai dari Telaga Menjer, Batu Pandang Ratapan Angin, Bukit Sikunir, Candi Arjuna, Kawah Sikidang, hingga kuliner legendaris Mie Ongklok Longkrang.

Perjalanan dimulai dari Jakarta dengan bus Damri menuju Terminal Mendolo, Wonosobo. Dalam perjalanan, wisatawan mendapatkan satu kali makan saat bus berhenti di Cirebon. Setibanya di Terminal Mendolo, perjalanan dilanjutkan dengan menyewa sepeda motor untuk menjelajahi Dieng.

Destinasi pertama yang dikunjungi adalah kawasan Telaga Menjer. Sebelum menuju lokasi, perjalanan diawali dengan sarapan lontong tetel di sekitar Alun-Alun Wonosobo. Menu yang dipilih berupa lontong tetel kambing dengan kuah berbumbu putih dan santan.

Baca Juga: Dulu Jadi Destinasi, Kini Wisata Sawah Mulai Sepi

Telaga Menjer menjadi salah satu tujuan awal dalam perjalanan tersebut. Telaga alami ini berada di kaki pegunungan Wonosobo dengan ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut.

Hamparan air yang tenang berpadu dengan perbukitan hijau di sekelilingnya. Pengunjung dapat menikmati suasana dari tepi telaga maupun menyusuri perairan menggunakan perahu.

Di kawasan Ranu Kamba Park Telaga Menjer, tiket masuk yang disebutkan dalam perjalanan tersebut sebesar Rp5.000. Wisatawan juga dapat menikmati waktu bersantai di Kabin Cafe in the Wood. Beberapa menu yang dipesan antara lain alpukat smoothies seharga Rp20.000, pisang goreng Rp10.000, dan tahu Rp7.000.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Batu Pandang Ratapan Angin. Tiket masuk yang disebutkan sebesar Rp15.000. Dari titik pandang tertinggi, wisatawan dapat melihat Telaga Warna dan Telaga Pengilon dalam satu panorama.

Baca Juga: Tim Hibah PKM STKIP PGRI Trenggalek Usung Konsep Zero Waste Berkelanjutan

Batu Pandang Ratapan Angin berada di ketinggian sekitar 2.100 meter di atas permukaan laut. Setelah menikmati pemandangan, perjalanan dilanjutkan menuju Bukit Skoter untuk menikmati suasana sore hingga malam.

Tiket masuk Bukit Skoter disebut sebesar Rp10.000, sementara parkir motor Rp5.000. Kawasan tersebut juga memiliki area camping dan tempat untuk menikmati minuman hangat. Saat malam, suhu yang dirasakan wisatawan berada di kisaran 6-7 derajat Celsius.

Karena suhu semakin dingin, wisatawan kemudian menyewa jaket di kawasan Dieng dengan tarif Rp35.000 untuk satu kali masa sewa 24 jam. Malam harinya, perjalanan dilanjutkan ke Dieng Food Court Pelataran Kali dengan kondisi suhu sekitar 4 derajat Celsius.

Golden Sunrise hingga Candi Arjuna

Pagi berikutnya, perjalanan dimulai sekitar pukul 04.00 menuju Bukit Sikunir. Kondisi jalan cukup padat dan wisatawan kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki dari area parkir menuju lokasi.

Sekitar pukul 05.00, Golden Sunrise mulai terlihat. Cuaca yang cerah membuat panorama matahari terbit dapat disaksikan dengan latar Gunung Sindoro. Bukit Sikunir berada di ketinggian sekitar 2.300 meter di atas permukaan laut dan dikenal sebagai salah satu lokasi untuk menikmati matahari terbit di kawasan Dieng.

Setelah turun dari Bukit Sikunir, perjalanan berlanjut menuju kompleks Candi Arjuna. Wisatawan datang untuk melihat langsung kondisi embun es yang sempat menjadi perhatian. Namun, saat kunjungan dilakukan, embun tersebut sudah mencair dan hanya menyisakan air.

Candi Arjuna disebut dalam perjalanan sebagai kompleks candi Hindu tertua di Pulau Jawa dan merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Kawasan ini berada di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut. Tiket wisatawan lokal yang disebutkan dalam video sebesar Rp30.000 saat akhir pekan.

Baca Juga: Bupati Rotasi 62 Pejabat Diminta Langsung Bekerja Tak Tersentuh Eselon II

Dari Candi Arjuna, perjalanan diteruskan menuju Kawah Sikidang. Wisatawan menyebut aroma belerang di kawasan kawah cukup menyengat sehingga pengunjung disarankan menggunakan masker.

Perjalanan kemudian ditutup dengan wisata kuliner di Mie Ongklok Longkrang. Tempat tersebut disebut telah berdiri sejak 1975. Dalam kunjungan itu, satu porsi mie ongklok dibanderol Rp14.000, sate ayam Rp32.000 untuk 10 tusuk, dan sate sapi Rp34.000 untuk 10 tusuk.

Trip 2 hari 1 malam di Dieng dan Wonosobo akhirnya berakhir di Terminal Mendolo. Meski singkat, perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa wisata Dieng tidak hanya menawarkan alam pegunungan, tetapi juga sejarah, budaya, udara dingin, dan kuliner yang menjadi bagian dari pengalaman berwisata di Wonosobo.

Editor : Ahmad Fadhil Gusnaashir
telaga menjer Road Trip Dieng Puncak Sikunir Wisata Dieng Dataran Tinggi Dieng