GUNUNGKIDUL - Penataan area pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul kini menghadirkan daya tarik baru bagi para pencinta kuliner dan penikmat wisata alam. Salah satu fasilitas unik yang kini dapat dijumpai pengunjung di kawasan tersebut adalah hadirnya area kuliner yang dijuluki Kampung Lobster Pantai Sepanjang.
Area Kampung Lobster Pantai Sepanjang hadir seiring perubahan tampilan kawasan pantai yang kini semakin tertata rapi dan bersih. Sesuai penamaannya, pusat kuliner ini menyajikan sajian olahan laut (seafood) sebagai menu utamanya, mulai dari hidangan lobster segar hingga berbagai macam jenis ikan hasil tangkapan nelayan lokal di sekitar pesisir.
Kawasan pedagang yang kini difokuskan di area khusus membuat penataan pantai terasa jauh berbeda dibandingkan kondisi pada tahun-tahun sebelumnya. Di sepanjang area makan, wisatawan tidak hanya bisa menikmati aneka hidangan laut segar, tetapi juga fasilitas santai lainnya seperti es kelapa muda (degan), aneka seduhan kopi, hingga mi rebus di tepi pantai.
Karakteristik Pantai Sepanjang sendiri dikenal memiliki garis pantai yang lurus membentang sangat panjang dari sisi timur hingga ke ujung barat. Luasnya bentangan pasir putih yang dipadukan dengan pemandangan lanskap perbukitan hijau di latar belakangnya menjadikan suasana kawasan ini tetap terasa asri dan tidak gersang.
Untuk menyusuri area pasir putih dari ujung timur hingga ujung barat dengan berjalan kaki, wisatawan memerlukan waktu tempuh sekitar 15 menit. Sementara jika melintasi jalan raya utama di tepi pantai menggunakan kendaraan bermotor dengan kecepatan sedang sekitar 30 hingga 40 kilometer per jam, perjalanan menyusuri bentang pantai tersebut memakan waktu lebih dari satu menit.
Garis pantainya yang membentang luas dan lapang kini juga kerap dimanfaatkan wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara, sebagai spot ideal untuk bersantai dan berjemur di bawah sinar matahari. Kehadiran fasilitas Kampung Lobster yang terintegrasi dengan penataan pantai diharapkan dapat semakin memanjakan para pelancong yang berkunjung ke Gunungkidul.
Sumber : youtube