Seruling Laut Pantai Klayar Pacitan Bisa Menyembur hingga 10 Meter

Ayu Nur Laily • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:23 WIB

 

Seruling Laut Pantai Klayar menjadi fenomena unik. Air laut dapat menyembur hingga sekitar 10 meter melalui celah batu karang.
Seruling Laut Pantai Klayar menjadi fenomena unik. Air laut dapat menyembur hingga sekitar 10 meter melalui celah batu karang.

 

 

 

PACITAN - Pantai Klayar Pacitan memiliki fenomena alam yang menjadi salah satu daya tarik kawasan tersebut. Sebuah celah di antara batu karang dapat menghasilkan semburan air laut ketika diterjang ombak. Fenomena ini dikenal sebagai “seruling laut” karena suara yang muncul menyerupai siulan.

Pantai Klayar berada di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Kawasan pantai ini memiliki karakteristik berupa pasir putih, tebing batu, serta gugusan karang yang mengelilingi sebagian area pantai.

Fenomena seruling laut berada di kawasan karang. Ketika ombak datang dengan cukup deras, sebagian air masuk melalui celah di bawah batu. Tekanan air kemudian membuatnya menyembur ke atas dan menghasilkan suara yang menyerupai siulan.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata di Guci Tegal yang Lagi Hits dan Populer, Punya Pemandian Air Panas hingga Curug

Dalam video perjalanan Keluarga Pelancong, semburan air tersebut disebut dapat mencapai ketinggian kurang lebih 10 meter. Karena keunikannya, fenomena tersebut menjadi salah satu bagian yang ingin dijelajahi ketika berkunjung ke Pantai Klayar.

Namun, seruling laut tidak selalu dapat terlihat. Kemunculannya dipengaruhi kondisi ombak dan pasang laut. Saat kondisi laut masih surut, semburan air tidak terlihat dengan jelas. Sebaliknya, ketika ombak besar dan air sedang pasang, semburan maupun aliran air di sela-sela karang dapat muncul.

Selain semburan air, kawasan karang Pantai Klayar juga memiliki bentuk yang menjadi bagian dari daya tarik pemandangan. Dari sejumlah titik yang lebih tinggi, wisatawan dapat melihat hamparan pantai dan gugusan batu karang dari atas.

Pantai Klayar juga memiliki air laut berwarna biru dengan ombak yang disebut cukup besar. Kondisi tersebut membuat wisatawan tidak diperbolehkan berenang terlalu ke tengah.

Baca Juga: Wisata Guci Tegal Pasca Banjir, Pancuran 13 Kini Lebih Alami dan Akan Direnovasi

Tim SAR atau petugas pengawas di kawasan pantai terus memberikan peringatan kepada pengunjung agar tidak bermain air terlalu jauh dari bibir pantai. Area bibir pantai yang tidak terlalu lebar membuat laut cepat menjadi dalam ketika wisatawan bergerak ke arah tengah.

Di sekitar pantai, pengunjung juga dapat menemukan pepohonan yang bisa digunakan sebagai tempat berteduh. Sementara itu, pasir putih menjadi bagian lain yang melengkapi pemandangan Pantai Klayar.

Keberadaan seruling laut membuat Pantai Klayar memiliki ciri khas tersendiri. Suara seperti siulan yang muncul bersamaan dengan semburan air menjadi fenomena yang berbeda dari sekadar pemandangan pantai.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati kawasan ini, kondisi ombak dan imbauan petugas tetap perlu diperhatikan. Sebab, keindahan kawasan karang dan fenomena seruling laut berada dalam satu lingkungan pantai yang memiliki ombak cukup besar.

 

 

source: youtube Keluarga Pelancong

Editor : Ayu Nur Laily
Seruling Laut Pantai Klayar pantai klayar pacitan wisata pacitan Pantai Jawa Timur