Pesona Kawah Bromo hingga Bukit Savana, Ini Rute dan Biaya Wisatanya

Hikaila Aulia Nahru Durroh Aklila • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 07:10 WIB
Kawah Bromo, Pasir Berbisik, dan Bukit Savana menawarkan pesona berbeda. Simak biaya jeep, kuda, dan rute wisatanya.
Kawah Bromo, Pasir Berbisik, dan Bukit Savana menawarkan pesona berbeda. Simak biaya jeep, kuda, dan rute wisatanya.

MALANG - Kawah Bromo menjadi salah satu daya tarik utama di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Namun, perjalanan wisatawan tidak berhenti di sana. Eksplorasi kawasan ini juga bisa dilanjutkan ke Pasir Berbisik dan Bukit Savana atau Bukit Teletubbies. Wisatawan dapat menggunakan jeep, menyewa kuda, sekaligus menikmati keramahan masyarakat Suku Tengger yang menjadi bagian penting dari kehidupan di kawasan Bromo.

Sewa Jeep Jadi Pilihan Transportasi

Menjelajahi sejumlah destinasi utama Bromo bisa dilakukan menggunakan jeep. Dalam perjalanan yang dibagikan kanal YouTube Mommy Ryusaka, biaya sewa jeep disebut sekitar Rp750 ribu.

Dengan kendaraan tersebut, wisatawan dapat mengeksplorasi beberapa tujuan populer, termasuk Kawah Bromo, Pasir Berbisik, dan kawasan Bukit Savana. Jeep menjadi pilihan praktis karena jarak antarlokasi cukup jauh dan medan kawasan didominasi lautan pasir serta jalur perbukitan.

Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026: Benarkah SPP Menkeu Sudah Terbit? Ini Faktanya

Bagi wisatawan yang ingin menuju kawasan Kawah Bromo, tersedia pula jasa sewa kuda. Tarif yang disebut dalam perjalanan tersebut sekitar Rp250 ribu untuk perjalanan pulang-pergi, dengan layanan antar-jemput hingga mendekati area tangga kawah.

Menyusuri Tangga Menuju Kawah Bromo

Setelah tiba di area pemberhentian, perjalanan menuju puncak Kawah Bromo dilanjutkan dengan berjalan kaki atau menggunakan jasa kuda hingga titik yang diperbolehkan. Pengunjung kemudian harus menaiki tangga beton untuk mencapai bibir kawah.

Sesampainya di atas, wisatawan dapat menyaksikan langsung kawah gunung berapi aktif yang mengeluarkan kepulan asap belerang. Suara gemuruh dari dalam kawah juga dapat terdengar pada kondisi tertentu, memberikan pengalaman berbeda dibanding sekadar menikmati panorama dari kejauhan.

Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026: Benarkah SPP Menkeu Sudah Terbit? Ini Faktanya

Wisatawan yang membawa anak-anak perlu memberikan perhatian ekstra selama berada di sekitar kawah. Pengunjung harus tetap mengikuti batas aman dan tidak mendekati area berbahaya.

Mengenal Keramahan Warga Suku Tengger

Aktivitas wisata di kawasan Bromo juga melibatkan masyarakat setempat. Jasa sewa kuda, makanan, hingga jasa menggendong pengunjung dikelola oleh warga asli Suku Tengger.

Masyarakat Tengger dikenal memiliki tradisi yang kuat dan mempertahankan kepercayaan Hindu. Dalam perjalanan tersebut, warga juga digambarkan ramah, kompak, serta menjunjung semangat gotong royong.

Keberadaan masyarakat lokal membuat pengalaman berwisata di Bromo tidak hanya tentang menikmati lanskap alam, tetapi juga mengenal kehidupan komunitas yang telah lama menjadi bagian dari kawasan tersebut.

Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026: Benarkah SPP Menkeu Sudah Terbit? Ini Faktanya

Pasir Berbisik dengan Fenomena Unik

Setelah mengeksplorasi Kawah Bromo, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Pasir Berbisik. Kawasan ini berupa hamparan pasir luas yang menjadi salah satu ikon wisata Bromo.

Nama Pasir Berbisik muncul dari fenomena suara gesekan halus yang menyerupai bisikan ketika pasir kering terinjak atau bergeser akibat hembusan angin.

Hamparan pasir tersebut juga menjadi lokasi yang menarik untuk mengabadikan perjalanan, terutama ketika lanskap terbuka menciptakan latar yang khas.

Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026: Benarkah SPP Menkeu Sudah Terbit? Ini Faktanya

Menutup Perjalanan di Bukit Savana

Destinasi berikutnya adalah Bukit Savana yang juga populer dengan sebutan Bukit Teletubbies. Kawasan ini menghadirkan padang rumput hijau luas yang dikelilingi bukit-bukit dengan bentuk eksotik.

Pemandangan tersebut membuat Bukit Savana kerap digunakan untuk berjalan-jalan, berfoto, hingga berkuda. Saat kondisi alam mendukung, hamparan hijau dan perbukitan memberikan suasana yang berbeda dari karakter Kawah Bromo dan Pasir Berbisik.

Rangkaian perjalanan tersebut menunjukkan bahwa kawasan Bromo menawarkan pengalaman wisata yang beragam. Dalam satu perjalanan, wisatawan bisa menikmati kawah gunung aktif, lautan pasir, padang savana, sekaligus berinteraksi dengan masyarakat Suku Tengger.

Editor : Hikaila Aulia Nahru Durroh Aklila
Sumber : Sumber: Youtube Mommy Ryusaka
Kawah Bromo Bukit Savana pasir berbisik suku tengger bromo