MALANG - Gunung Bromo menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Timur dengan daya tarik berupa sunrise, lautan pasir, kawah aktif, hingga padang savana. Perjalanan menuju kawasan ini dapat dimulai dari Batu atau Malang menggunakan jeep. Selain menyiapkan biaya perjalanan, wisatawan perlu memperhatikan kondisi fisik dan membawa perlengkapan untuk menghadapi suhu dingin serta medan yang cukup ekstrem.
Perjalanan Menuju Gunung Bromo
Perjalanan dari Kota Batu atau Malang menuju kawasan Bromo menggunakan jeep menawarkan pengalaman tersendiri. Jalur yang dilewati dikenal terjal, berkelok, dan berada di antara jurang sehingga wisatawan perlu mempersiapkan kondisi tubuh sebelum berangkat.
Bagi yang mudah mengalami mabuk perjalanan, obat antimabuk dapat dipertimbangkan. Sementara itu, biaya paket tur Bromo dalam perjalanan yang dibagikan kanal YouTube Friska Yeni disebut berada di kisaran Rp800 ribu hingga Rp1 jutaan.
Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026: Benarkah SPP Menkeu Sudah Terbit? Ini Faktanya
Untuk tiket masuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, wisatawan domestik disebut dikenakan Rp29 ribu pada hari biasa dan Rp34 ribu saat akhir pekan. Sementara wisatawan mancanegara dikenakan Rp220 ribu pada hari biasa dan Rp320 ribu ketika akhir pekan.
Pembelian tiket secara online juga disarankan agar wisatawan dapat menghindari biaya tambahan dari pihak perantara atau calo.
Penanjakan 1 Jadi Andalan Menikmati Sunrise
Perjalanan biasanya dimulai dengan mengejar matahari terbit di Penanjakan 1. Titik ini menjadi salah satu lokasi favorit untuk melihat panorama sunrise sekaligus bentang alam Bromo.
Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026: Benarkah SPP Menkeu Sudah Terbit? Ini Faktanya
Dari Penanjakan 1, wisatawan dapat menikmati pemandangan lautan pasir, Gunung Bromo, Gunung Batok, hingga Gunung Semeru ketika cuaca cerah.
Namun, suhu di kawasan tersebut bisa sangat dingin dan disebut dapat mencapai sekitar 5 derajat Celsius. Wisatawan disarankan mengenakan jaket tebal, sarung tangan, serta topi atau kupluk.
Bukit Widodaren hingga Kawah Bromo
Setelah menikmati sunrise, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Bukit Widodaren. Bukit yang menjadi bagian dari kaldera Bromo tersebut memiliki ketinggian sekitar 2.614 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Selain menawarkan panorama alam, Bukit Widodaren juga memiliki cerita atau mitos yang dikaitkan dengan tempat persembunyian raja-raja Majapahit.
Destinasi berikutnya adalah Kawah Bromo. Sebagai gunung berapi aktif, kawasan kawah menawarkan pengalaman melihat langsung bagian puncak Bromo. Untuk mencapai bibir kawah, wisatawan harus menaiki ratusan anak tangga beton.
Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026: Benarkah SPP Menkeu Sudah Terbit? Ini Faktanya
Pasir Berbisik dan Padang Savana
Perjalanan kemudian berlanjut ke Pasir Berbisik. Hamparan lautan pasir ini berada di sebelah timur Kawah Bromo pada ketinggian sekitar 2.000 mdpl.
Dari kawasan pasir, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju Padang Savana atau Bukit Teletubbies. Area padang rumput ini memiliki luas sekitar 382 hektare dan sebelumnya dikenal sebagai Lembah Jemplang.
Hamparan rumput hijau yang dikelilingi bukit-bukit mungil menjadi daya tarik utama. Bentuk lanskapnya bahkan membuat kawasan tersebut populer dengan sebutan Bukit Teletubbies karena menyerupai latar serial anak tersebut.
Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026: Benarkah SPP Menkeu Sudah Terbit? Ini Faktanya
Menikmati Panorama dari Bromo Hillside Cafe
Sebagai penutup perjalanan, wisatawan dapat mengunjungi Bromo Hillside Cafe. Tempat ini menawarkan panorama 360 derajat sehingga pengunjung bisa menikmati lanskap pegunungan dari berbagai arah.
Dalam video perjalanan tersebut, harga masuk disebut bervariasi berdasarkan paket, mulai dari Silver sekitar Rp25 ribu hingga Platinum Rp110 ribu.
Waktu kunjungan juga menjadi faktor penting. Periode Mei hingga Agustus disebut sebagai salah satu waktu yang direkomendasikan untuk menikmati perjalanan Bromo.
Dengan kombinasi sunrise, kawah aktif, lautan pasir, savana, hingga panorama dari kafe, Gunung Bromo menawarkan beragam pengalaman dalam satu perjalanan. Persiapan fisik, pakaian hangat, transportasi, serta tiket masuk perlu diperhitungkan sebelum berangkat agar perjalanan berlangsung lebih nyaman.
Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026: Benarkah SPP Menkeu Sudah Terbit? Ini Faktanya
Editor : Hikaila Aulia Nahru Durroh AklilaSumber : Sumber : Youtube Friska Yeni