MALANG - Wisata Bromo menjadi pilihan bagi pelancong yang ingin menikmati sunrise, lautan awan, hamparan pasir, hingga perbukitan hijau dalam satu perjalanan. Berdasarkan perjalanan kanal YouTube cholis majid, wisatawan dapat mengikuti open trip dari Malang dengan biaya sekitar Rp320 ribu pada weekday dan Rp350 ribu saat weekend. Rangkaian perjalanan tersebut mencakup Sunrise Point atau Bukit Cinta, Bukit Widodaren, Pasir Berbisik, hingga Bukit Teletubbies.
Open Trip Bromo Mulai Rp320 Ribu
Perjalanan dalam video menggunakan layanan open trip dari Malang. Harga yang ditawarkan sekitar Rp320 ribu untuk perjalanan pada hari biasa dan Rp350 ribu ketika akhir pekan.
Peserta umumnya dijemput pada malam hari. Waktu penjemputan berada di kisaran pukul 23.30 hingga 01.30 WIB, sehingga wisatawan perlu mempersiapkan diri sebelum berangkat.
Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026: Benarkah SPP Menkeu Sudah Terbit? Ini Faktanya
Bagi wisatawan yang belum memiliki perlengkapan untuk menghadapi suhu dingin, tersedia tempat penyewaan di basecamp. Jaket dan sepatu, misalnya, dapat disewa dengan harga sekitar Rp35 ribu.
Berburu Sunrise di Bukit Cinta
Setelah seluruh peserta berkumpul, perjalanan menuju titik sunrise dilakukan menggunakan jeep. Wisatawan kemudian menunggu kemunculan matahari di kawasan Sunrise Point atau Bukit Cinta.
Dalam perjalanan tersebut, cuaca sempat diguyur gerimis ringan. Namun, kondisi kembali cerah sehingga matahari dapat terlihat sekitar pukul 05.00 pagi.
Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026: Benarkah SPP Menkeu Sudah Terbit? Ini Faktanya
Suhu di lokasi sunrise terasa sangat dingin. Karena itu, penggunaan jaket tebal menjadi salah satu persiapan penting bagi wisatawan yang mengikuti perjalanan dini hari.
Momen matahari terbit menjadi salah satu daya tarik utama wisata Bromo. Ketika cuaca mendukung, panorama pegunungan di sekitar kawasan terlihat lebih jelas dan memberikan latar yang menarik untuk diabadikan.
Bukit Widodaren dan Lautan Awan
Setelah menikmati sunrise, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Bukit Widodaren. Jalur menuju destinasi ini menawarkan pemandangan berbeda.
Di sepanjang perjalanan, wisatawan dapat melihat lautan awan dengan latar Gunung Batok. Perpaduan awan, pegunungan, dan lanskap kawasan Bromo menjadi salah satu panorama yang banyak diburu pengunjung.
Bukit Widodaren menjadi destinasi kedua dalam rangkaian open trip tersebut sebelum rombongan bergerak menuju kawasan lautan pasir.
Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026: Benarkah SPP Menkeu Sudah Terbit? Ini Faktanya
Pasir Berbisik Jadi Ikon Bromo
Destinasi berikutnya adalah Pasir Berbisik. Kawasan ini berupa hamparan lautan pasir luas yang menjadi salah satu ikon wisata di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Lanskap terbuka tersebut menawarkan suasana yang berbeda dari kawasan perbukitan. Wisatawan dapat menikmati panorama sekaligus mengabadikan perjalanan dengan latar hamparan pasir khas Bromo.
Bersantai di Bukit Teletubbies
Rangkaian perjalanan kemudian ditutup dengan mengunjungi Bukit Teletubbies. Kawasan ini berupa padang rumput dan bukit-bukit hijau yang secara visual mengingatkan pada latar serial anak-anak Teletubbies.
Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026: Benarkah SPP Menkeu Sudah Terbit? Ini Faktanya
Pengunjung dapat berfoto dan bersantai di kawasan tersebut. Tersedia pula berbagai aktivitas dan pilihan kuliner. Dalam video perjalanan, wisatawan terlihat dapat mencicipi makanan lokal seperti bakso, menyewa kuda, hingga menikmati es kelapa muda.
Rangkaian tersebut memperlihatkan variasi pengalaman yang ditawarkan wisata Bromo. Mulai dari berburu sunrise pada dini hari, menikmati lautan awan, menyusuri Pasir Berbisik, hingga bersantai di tengah perbukitan hijau, seluruhnya dapat dijelajahi melalui paket open trip dari Malang.
Editor : Hikaila Aulia Nahru Durroh AklilaSumber : Sumber : Youtube cholis majid