JAKARTA - Liburan 2 hari di Dieng bisa menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam, wisata sejarah, hingga kuliner khas dalam waktu singkat. Dataran Tinggi Dieng yang berada di Jawa Tengah dikenal sebagai "negeri di atas awan" berkat panorama pegunungan, telaga eksotis, kawah aktif, dan budaya lokal yang masih terjaga. Dalam dua hari, wisatawan dapat mengunjungi sejumlah destinasi unggulan mulai dari Gardu Pandang Tieng, Telaga Warna, Kawah Sikidang, hingga Bukit Sikunir.
Hari Pertama, Menjelajahi Ikon Wisata Dieng
Perjalanan biasanya dimulai dari Wonosobo menuju kawasan Dieng melalui jalur menanjak yang menyuguhkan pemandangan pegunungan.
Destinasi pertama yang direkomendasikan adalah Gardu Pandang Tieng. Berada di ketinggian lebih dari 1.700 meter di atas permukaan laut, lokasi ini menawarkan panorama lembah hijau, perbukitan, serta permukiman warga yang tertata di lereng pegunungan.
Baca Juga: Gunung Bromo Terbaru: Harga Tiket, Rute Jeep, hingga 7 Spot Wisata yang Wajib Didatangi
Setelah menikmati pemandangan dari Gardu Pandang Tieng, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Telaga Warna dan Telaga Pengilon. Dua telaga yang berdampingan ini memiliki karakteristik berbeda.
Telaga Warna terkenal karena warna airnya yang dapat berubah-ubah mengikuti pantulan cahaya matahari. Sementara itu, Telaga Pengilon memiliki air yang lebih jernih dan tenang layaknya cermin alami.
Tak jauh dari kawasan telaga terdapat Batu Pandang Ratapan Angin. Dari lokasi ini, wisatawan bisa menikmati panorama Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari ketinggian. Perpaduan warna air dan rimbunnya pepohonan menciptakan pemandangan yang menjadi favorit para pemburu foto.
Baca Juga: Pesona Kawah Bromo hingga Bukit Savana, Ini Rute dan Biaya Wisatanya
Mengenal Sejarah dan Fenomena Alam Dieng
Perjalanan berikutnya dapat dilanjutkan ke Dieng Plateau Theater. Tempat ini menyajikan film dokumenter yang mengulas sejarah, geologi, serta kehidupan masyarakat Dieng.
Melalui tayangan tersebut, pengunjung dapat memahami lebih jauh tentang aktivitas vulkanik, kabut khas Dieng, hingga tradisi yang masih dipertahankan oleh masyarakat setempat.
Setelah itu, wisatawan bisa mengunjungi Kawah Sikidang yang menjadi salah satu destinasi paling populer di Dieng. Kawah aktif ini menawarkan pemandangan semburan asap putih dan aktivitas geothermal yang dapat dilihat dari dekat.
Baca Juga: 8 Lokasi Wisata Terbaik Gunung Bromo, Ada Spot Sunrise hingga Kawah Aktif
Jalur kayu yang mengelilingi area kawah memudahkan wisatawan untuk menjelajahi kawasan tersebut dengan aman. Aroma belerang yang khas menjadi bagian dari pengalaman saat berkunjung ke lokasi ini.
Menjelang sore, perjalanan dapat ditutup dengan mengunjungi Kompleks Candi Arjuna. Kompleks candi Hindu yang berdiri di tengah hamparan dataran ini menjadi salah satu situs bersejarah paling penting di kawasan Dieng.
Kabut tipis yang mulai turun saat sore hari menciptakan suasana yang tenang sekaligus menghadirkan nuansa khas pegunungan.
Baca Juga: Mitsubishi Xpander Hybrid Tembus 21 Km/L, Ini Spesifikasi dan Harganya di Thailand
Menikmati Kuliner Khas Dieng
Saat malam hari, wisatawan dapat mencicipi berbagai kuliner khas yang terkenal di kawasan Dieng dan Wonosobo.
Salah satunya adalah mie ongklok yang disajikan dengan kuah kental berbumbu khas serta sate sapi sebagai pelengkap. Hidangan ini menjadi pilihan favorit untuk menghangatkan tubuh di tengah suhu dingin pegunungan.
Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati carica, buah khas Dieng yang umumnya diolah menjadi manisan dan oleh-oleh populer.
Baca Juga: Mitsubishi Xpander 2027 Diprediksi Bawa Wajah Baru
Hari Kedua Berburu Sunrise di Bukit Sikunir
Hari kedua dimulai sebelum matahari terbit dengan menuju Bukit Sikunir. Destinasi ini dikenal sebagai salah satu spot sunrise terbaik di Indonesia.
Pendakian menuju puncak memerlukan waktu sekitar 30 menit. Setibanya di atas, wisatawan dapat menyaksikan cahaya matahari perlahan muncul dari balik pegunungan dan menerangi lautan kabut yang menyelimuti kawasan Dieng.
Dari puncak Sikunir, pemandangan Telaga Cebong yang berada di bawah bukit terlihat begitu memikat. Setelah menikmati sunrise, wisatawan dapat turun dan bersantai di sekitar telaga yang dikelilingi ladang pertanian milik warga.
Baca Juga: Mitsubishi Xpander Generasi Terbaru 2027, Benarkah Bakal Pakai Wajah Baru?
Telaga Menjer dan Berburu Oleh-Oleh
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju perkebunan teh yang membentang luas di sekitar kawasan Dieng. Udara sejuk dan aroma daun teh segar menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda.
Sebelum kembali ke kota, wisatawan dapat mengunjungi Telaga Menjer yang berada tidak jauh dari kawasan utama wisata Dieng. Telaga ini menawarkan suasana tenang dengan latar perbukitan hijau dan kabut tipis yang sering menyelimuti permukaannya.
Pengunjung juga dapat menyewa perahu untuk menikmati keindahan telaga dari tengah perairan.
Baca Juga: Mitsubishi Xpander Hybrid 2027 Makin Canggih, Benarkah Segera Jadi MPV Irit?
Sebagai penutup perjalanan, wisatawan bisa berburu oleh-oleh khas seperti manisan carica, kentang Dieng, keripik jamur, teh pegunungan, hingga kerajinan tangan buatan warga setempat. Liburan dua hari di Dieng pun semakin lengkap dengan menikmati tempe kemul hangat dan minuman purwaceng yang menjadi salah satu minuman khas dataran tinggi tersebut.
source:Youtube/@Mas Bait
Editor : Dinda Atha Putri Maharani