
WATULIMO, Radar Trenggalek – Kecelakaan laut menimpa kapal jenis payang milik nelayan asal Dusun Tawang, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo.
Kapal tersebut pecah setelah menabrak Karang Batu Bangkong saat hendak menebar jaring di perairan sekitar Gunung Kumbokarno, Senin (12/10) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 itu tidak menimbulkan korban jiwa. Sebanyak 17 anak buah kapal (ABK) yang berada di kapal tersebut berhasil selamat. Hal ini diakui oleh Kapolsek Watulimo Iptu Sumarsono.
Baca Juga: Stok Miras Belum Terdata Diskomidag Tunggu Dokumen Pengelola
Menurut dia, kapal milik Lukman yang mengalami kecelakaan tersebut sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan ketika menabrak karang.
"Saat hendak menceburkan jaring di sekitar Gunung Kumbokarno menabrak Karang Batu Bangkong sehingga kapal mengalami pecah," ujarnya.
Benturan dengan karang menyebabkan kapal mengalami kerusakan. Meski demikian, seluruh ABK berhasil menyelamatkan diri. Mereka kemudian bergotong royong bersama nelayan setempat untuk mengevakuasi kapal ke tepi pantai.
Kapal akhirnya berhasil dibawa ke Pantai Cengkrong, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo. Setelah kejadian, seluruh ABK dilaporkan selamat dan dalam kondisi sehat.
"Tebar jaring atau sedang mencari ikan," paparnya, saat menjelaskan aktivitas para nelayan ketika kecelakaan terjadi.
Sumarsono menambahkan, kapal tersebut saat ini berada di tepi Pantai Cengkrong. Tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi saat para nelayan mencari ikan pada dini hari itu.
Menyusul kejadian tersebut, polisi mengimbau nelayan agar meningkatkan kewaspadaan saat melaut, terutama ketika beraktivitas pada malam hingga dini hari dan berada di kawasan yang memiliki banyak karang.



