
HUJAN lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, memicu bencana tanah longsor di Desa Sobo, Jumat (30/10). Material tanah dari tebing di bagian atas permukiman meluncur ke bawah hingga menerjang dua rumah warga. Kondisi paling parah terjadi di Dusun Tenggar, Desa Sobo, Kecamatan Munjungan.
Berdasarkan kondisi di lokasi, longsoran berasal dari bagian tebing yang berada tepat di atas rumah warga. Material tanah bercampur lumpur, bebatuan, serta vegetasi menimbun area sekitar bangunan. Bahkan, bagian rumah yang berada di bawah tebing turut terdampak akibat material longsor yang menerjang dari arah atas.
Dua rumah mengalami kerusakan dengan kondisi berbeda. Salah satu rumah mengalami kerusakan pada bagian dapur yang sudah dibangun menggunakan tembok. Sementara rumah lainnya merupakan bangunan berdinding papan yang juga terdampak material longsoran.
Kepala Desa Sobo, Sumardi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menyampaikan bahwa longsor berasal dari bagian atas permukiman dan langsung mengenai rumah warga di bawahnya. "Longsornya dari atas, bagian atas mulai dari dapur rumah, kemudian materialnya turun sampai mengenai rumah di bawah. Ada dua rumah yang terdampak," ungkap Sumardi, Jumat (30/10).
Baca Juga: Banjir dan Longsor Terjang Munjungan Data Dampak Masih Bergerak BPBD Fokus Penanganan Darurat
Menurut dia, kondisi cuaca hingga saat ini masih belum memungkinkan untuk melakukan pendataan secara maksimal. Hujan masih mengguyur wilayah tersebut sehingga dikhawatirkan terjadi longsor susulan, terutama mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil.
Pemerintah desa masih memantau perkembangan situasi di lapangan. Pendataan dampak kerusakan juga belum bisa dilakukan secara menyeluruh karena kondisi cuaca belum mendukung. Potensi pergerakan tanah menjadi perhatian, mengingat sumber longsoran berada di kawasan tebing yang posisinya lebih tinggi dari rumah penduduk.
Sumardi mengatakan, apabila ditemukan perkembangan maupun kejadian longsor tambahan, pihak desa akan segera menyampaikan informasi lebih lanjut. "Kondisinya masih hujan. Kalau nanti ada kejadian lagi atau perkembangan lainnya, akan kami konfirmasikan," ujarnya. (bim/c1/din)



