
DONGKO, Radar Trenggalek - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bumi Menak Sopal, Senin (2/11), mengakibatkan bencana di berbagai kawasan. Termasuk tembok penahan tanah (TPT) dan pagar SDN 2 Pandean, Kecamatan Dongko. Pasalnya, TPT tersebut ambrol dan material longsoran yang menumpuk di lingkungan sekolah mengganggu aktivitas belajar mengajar sehingga pihak sekolah terpaksa mengatur pembelajaran secara bergantian.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi Senin pukul 03.30. Longsoran bermula dari bagian pagar sekolah yang ambrol, kemudian merembet hingga mengenai TPT.
“Berdasarkan laporan sementara, yang masuk ke kami, panjang bagian yang longsor mencapai sekitar 10 meter dengan ketinggian 3 meter,“ ungkap Camat Dongko, Ariyanti.
Kendati demikian, dia memastikan kegiatan pembelajaran tetap berlangsung meskipun kondisi sekolah belum sepenuhnya normal. Pihak sekolah telah berkoordinasi dengan komite dan wali murid untuk mengatur skema pembelajaran sementara.
"Anak-anak insya Allah tetap masuk dan setelah konfirmasi ke dinas pendidikan, alhamdulillah pas dapat program revitalisasi," katanya.
Sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut, pihak sekolah berupaya membersihkan material longsoran secara manual dengan melibatkan guru dan tenaga yang tersedia. Namun, banyaknya material tanah serta keterbatasan tenaga dan peralatan membuat pembersihan belum bisa dilakukan secara maksimal.
Sekolah juga telah berkoordinasi dengan dinas pendidikan (disdik) untuk meminta bantuan penanganan.
“Kebutuhan itu meliputi dukungan teknis, peralatan untuk membersihkan material longsor, hingga rehabilitasi sarana dan prasarana yang terdampak agar lingkungan sekolah kembali aman digunakan, “ tuturnya.
Sementara itu, berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, hujan yang mengguyur wilayah Trenggalek pada Senin (2/11) mengakibatkan sedikitnya tujuh kejadian bencana di sejumlah kecamatan.
Selain longsor di SDN 2 Pandean, pohon tumbang terjadi di Jalan Raya Panggul–Dongko, tepatnya di Dusun Kasian, Desa Ngrencak, Kecamatan Panggul. Beberapa pohon yang tumbang terdiri dari 1 pohon akasia, 2 pohon juar, dan 1 pohon pinus.



