Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Trenggalek Masih Waspada Bencana Hidrometeorologi, Diterjang Bencana di Awal Tahun 2026

Fatra Aditya • Senin, 5 Januari 2026 | 11:05 WIB
TRC bersama lintas sektor membersihkan material longsor di wilayah Desa Sidomulyo, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (6/12/2025).
TRC bersama lintas sektor membersihkan material longsor di wilayah Desa Sidomulyo, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (6/12/2025).

TRENGGALEK – Intensitas hujan yang tinggi dan disertai hembusan angin kuat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Trenggalek pada Kamis (1/1/2026).

Kondisi tersebut memicu terjadinya tiga jenis bencana di lima kecamatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek melaporkan bencana yang terjadi meliputi tanah longsor, banjir, serta cuaca ekstrem yang berdampak pada sejumlah rumah milik warga.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek melalui Kepala Pusat Data dan Operasi (Pusdalops), Stefanus Triadi Atmono, menjelaskan bahwa seluruh peristiwa bencana tersebut hampir terjadi di waktu yang sama.

Meningkatnya curah hujan muali sore hingga malam hari diperkirakan menjadi penyebabnya.

“Berdasarkan laporan yang masuk ke Pusdalops, pada 2 Januari terjadi tiga kejadian bencana akibat hujan deras disertai angin kencang, tersebar di lima kecamatan,” kata Triadi.

Berdasarkan data dari BPBD Trenggalek, kejadian tanah longsor dilaporkan terjadi di Kecamatan Dongko di Desa Watuagung, Desa Siki, yang mengakibatkan rumah warga rusak.

Sementara itu, di Kecamatan Watulimo, longsor terjadi di wilayah Desa Gemaharjo.

Selain tanah longsor, juga dilaporkan terjadi banjir di satu kecamatan, banjir diduga terjadi karena akibat air luapan sungai yang sudah tak mampu menampung air.

Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang terjadi di Kecamatan Trenggalek, Watulimo, dan Panggul.

Angin yang kuat mengakibatkan sejumlah pohon tumbang, tiang listrik roboh, bahkan menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah warga.

“Total ada delapan rumah warga yang mengalami kerusakan ringan akibat kejadian ini. Tidak ada laporan korban jiwa,” ujar Triadi.

Baca Juga: UMK 2026 Naik, Disperinaker Trenggalek Perketat Pengawasan Perusahaan

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Trenggalek bersama unsur terkait segera melakukan penanganan darurat.

Langkah yang dilakukan meliputi pembersihan material longsor, evakuasi pohon tumbang, serta memastikan jalur transportasi dapat kembali dilalui.

Triadi juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat yang disertai angin kencang masih berpotensi terjadi.

“Kami mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya di wilayah rawan longsor dan pohon tumbang,” pungkasnya. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#bencana #trenggalek