Trenggaleknjenggelek - Di tengah derasnya perkembangan zaman, banyak tradisi dan jajanan khas yang mulai terlupakan.
Salah satunya adalah Es Drop, jajanan legendaris yang pernah menjadi primadona di kalangan anak-anak dan masyarakat Indonesia.
Es drop adalah salah satu contoh dari jajanan jadul yang kini jarang ditemukan di pasar atau pinggir jalan.
Namun, bagi sebagian besar orang yang pernah merasakannya, es drop menyimpan kenangan manis masa kecil yang tak terlupakan.
Apa itu Es Drop?
Es drop adalah sejenis es serut yang disajikan dengan berbagai sirup berwarna-warni dan manis.
Bentuk penyajiannya cukup unik, yakni es serut tersebut dimasukkan ke dalam kantong plastik kecil atau corong dari plastik berbentuk kerucut.
Es ini kemudian diteteskan dengan berbagai macam sirup yang memiliki warna cerah, seperti merah, hijau, kuning, atau biru.
Perpaduan rasa manis dari sirup dan es serut yang dingin membuat es drop menjadi pilihan yang menyegarkan, terutama di cuaca panas.
Selain rasanya yang manis dan menyegarkan, es drop juga memiliki tampilan yang menarik dengan warna-warni sirup yang kontras dengan es serutnya. Rasanya yang sederhana, namun lezat, menjadikan es drop sangat digemari oleh anak-anak pada masa itu.
Sejarah Es Drop
Es drop pertama kali muncul pada tahun 1980-an dan 1990-an. Jajanan ini populer terutama di kalangan anak-anak sekolah dan masyarakat yang suka mencari cemilan manis.
Penjual es drop biasanya berkeliling dengan menggunakan gerobak, membawa es serut dalam ember besar dan sirup dalam wadah kecil.
Mereka akan mencampur es serut dengan sirup sesuai pilihan pembeli dan mengemasnya dalam plastik yang praktis untuk dibawa pulang.
Meskipun sederhana, es drop sangat terjangkau dan mudah ditemukan di berbagai pasar tradisional atau bahkan di depan sekolah-sekolah.
Harganya yang murah membuatnya menjadi jajanan yang sangat digemari oleh anak-anak. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun sering mengonsumsi es drop sebagai pelengkap saat cuaca terik.
Kenapa Es Drop Mulai Menghilang?
Namun, seiring berjalannya waktu, es drop mulai menghilang dari kehidupan sehari-hari kita.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan jajanan ini semakin langka. Pertama, perkembangan kuliner yang semakin beragam membuat orang mulai beralih ke jajanan modern dengan tampilan yang lebih menarik dan rasa yang lebih kompleks.
Es drop, dengan kesederhanaannya, kalah bersaing dengan tren makanan dan minuman yang lebih modern.
Selain itu, perkembangan teknologi dan akses mudah ke berbagai jenis makanan juga menyebabkan minat terhadap jajanan tradisional seperti es drop menurun.
Generasi muda yang lebih mengenal makanan cepat saji dan minuman kekinian membuat es drop jarang ditemukan di pasar atau tempat jajanan.
Nostalgia dan Harapan
Meskipun keberadaannya semakin langka, bagi banyak orang, es drop tetap menyimpan kenangan manis masa kecil.
Rasanya yang sederhana dan cara penyajiannya yang unik memberikan sensasi nostalgia bagi siapa saja yang pernah menikmatinya.
Es drop bukan sekadar makanan, tetapi juga simbol kenangan tentang kebahagiaan masa kecil yang penuh keceriaan.
Saat ini, ada beberapa pihak yang mulai mencoba untuk melestarikan jajanan jadul ini dengan membuka kembali penjualannya, baik secara tradisional maupun dengan inovasi modern, seperti menambahkan berbagai varian rasa atau menggunakan bahan-bahan yang lebih sehat.
Diharapkan, meskipun semakin sedikit penjual yang menjajakan es drop, jajanan legendaris ini tetap bisa dikenang dan dinikmati oleh generasi mendatang.
Es drop adalah salah satu jajanan khas Indonesia yang menggambarkan kesederhanaan dan kehangatan masa kecil.
Walaupun kini semakin jarang ditemukan, es drop tetap memiliki tempat di hati banyak orang.
Jika kamu ingin merasakan kembali kenikmatan es drop, cobalah cari penjual yang masih menawarkan jajanan ini di sekitar kamu atau bahkan coba buat sendiri di rumah.
Sebab, setiap tetesan es drop tak hanya menyegarkan tubuh, tetapi juga menyejukkan ingatan akan masa-masa indah yang telah berlalu. (mal)
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani