
“Sinergi yang terbangun tidak hanya sebatas pertemuan, tetapi bisa diwujudkan dalam langkah nyata untuk mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Trenggalek,” Direktur Perumda Tirta Wening, Khoirul Anshori
KOTA, Radar Trenggalek - Penguatan sinergi antar-badan usaha milik daerah (BUMD) menjadi salah satu upaya mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Trenggalek.
Hal itu mengemuka dalam CEO Forum BUMD Kabupaten Trenggalek yang digelar di kantor Perumda Tirta Wening.
Direktur Perumda Tirta Wening, Khoirul Anshori mengatakan, forum tersebut menjadi ruang komunikasi bagi pimpinan BUMD untuk bertukar pandangan, menyelaraskan visi, serta melihat peluang kerja sama dalam mengembangkan usaha dan mendukung pembangunan daerah.
“Melalui forum ini, kami bisa membangun komunikasi, menyamakan persepsi, dan melihat peluang kolaborasi antar-BUMD. Harapannya, sinergi yang terbangun tidak hanya sebatas pertemuan, tetapi bisa diwujudkan dalam langkah nyata untuk mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Trenggalek,” ujarnya.
Menurut Khoirul, kolaborasi antar-badan usaha daerah perlu diarahkan pada program yang memberikan manfaat nyata.
Sinergi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kemandirian usaha dan meningkatkan kontribusi BUMD terhadap perekonomian daerah.
Di sisi lain, kinerja masing-masing perusahaan tetap menjadi perhatian. Khoirul menyampaikan, kinerja Perumda Tirta Wening hingga Triwulan III tahun 2026 menunjukkan perkembangan pada aspek keuangan, pengembangan usaha, dan pelayanan masyarakat.
“Laba perusahaan melampaui target, kas perusahaan meningkat, dan produk air minum dalam kemasan (AMDK) Tirtha Pure menunjukkan tren pertumbuhan. Pelayanan air bersih juga tetap berjalan di tengah kondisi kekeringan,” jelasnya.
Meski mencatat perkembangan, perusahaan masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah pada Triwulan IV tahun 2026.

