TRENGGALEKNJENGGELEK - Film animasi Merah Putih One for All mendadak ramai diperbincangkan warganet.
Film ini disebut-sebut menelan biaya produksi fantastis hingga Rp6,7 miliar.
Namun, besarnya biaya tersebut dinilai tidak sebanding dengan kualitas hasil yang ditampilkan.
Baca Juga: Film Animasi Merah Putih One for All Tuai Kritik, Netizen Bandingkan dengan Demon Slayer
Film produksi Perfiki Kreasindo ini mengisahkan sekelompok anak dari latar budaya berbeda yang bersatu untuk menyelamatkan bendera Merah Putih.
Demi misi tersebut, beragam tantangan dilalui oleh mereka, mulai dari perbedaan karakter hingga medan berat seperti badai, sungai, dan hutan.
Anak-anak itu juga harus menekan ego masing-masing demi mencapai tujuan bersama.
Baca Juga: Rekomendasi Film dan Drama Korea Terbaik Song Young-kyu yang Patut Ditonton Ulang
Film ini sarat akan pesan persatuan dan nasionalisme, mengajak penonton untuk menghargai perbedaan dan bekerja sama demi tujuan bersama.
Meski mengusung pesan tersebut, Merah Putih One for All tetap menuai sorotan warganet terkait biaya produksinya yang mencapai miliaran rupiah.
Akun Instagram @cretivox, mengutip unggahan @moverview, menyebut bahwa film berdurasi sekitar 70 menit ini memakan anggaran sebesar 6,7 miliar rupiah.
Baca Juga: Pecinta Film Merapat! Ini 10 Film Internasional yang Wajib Kamu Tonton Bulan Agustus 2025
Dalam unggahan tersebut juga dicantumkan pernyataan produser Toto Soegriwo yang menanggapi kritik warganet terkait kualitas animasi.
“Senyum aja. Komentator lebih pandai dari pemain. Banyak yang mengambil manfaat juga kan? Postingan kalian jadi viral kan?”, tukasnya.
Unggahan tersebut seketika menjadi viral, hingga mencapai 53 ribu lebih like dan 11 ribu lebih komentar.
Banyak netizen yang menyoroti perbandingan antara biaya produksi dan kualitas animasi yang ditampilkan.
Bahkan, ada yang menyindir kemungkinan adanya penyelewengan dana.
“Vibes korupsi nya berasa bgt”, tulis akun @awi***.
“Anggarannya fantastis, tapi yg sampe ke animator nya tipis, makanya hasilnya miris”, tulis akun @ger***.
“Anggaran apaan wkwkwk orng asal buat jadi gtu.”, tulis akun @hel***.
Bahkan tidak sedikit juga netizen yang mengomentari visual dari filmnya yang mirip dengan animasi tahun 80-an.
“Maksudnya Kartun tahun 80an gtu?”, tulis akun @appj***.
“Ini keren loh Ini produksi tahun 80an,baru sempet di share tahun ini.”, tulis akun @upa***.
Editor : Akhmad Nur Khoiri