Trenggaleknjenggelek - Banyak orang berpikir susu itu sehat dan otomatis baik untuk anak kucing. Apalagi kalau baru diselamatkan dari jalan atau terpisah dari induknya.
Tapi kenyataannya, ngasih susu sapi ke anak kucing justru bisa bikin diare bahkan dehidrasi.
Kenapa? Karena sebagian besar kucing, apalagi yang sudah nggak nyusu induknya, nggak punya cukup enzim laktase untuk mencerna laktosa dalam susu sapi. Akhirnya, susu justru jadi beban buat sistem pencernaannya.
Kapan Boleh Dikasih Susu, dan Susu Apa?
Kalau si kitten memang belum bisa makan makanan padat dan nggak ada induknya, solusi terbaik adalah susu formula khusus anak kucing (kitten milk replacer/KMR).
Susu ini dibuat menyerupai kandungan ASI induk kucing, lengkap dengan protein, lemak, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan.
Jangan salah pilih:
- Susu sapi: NO
- Susu kental manis: BIG NO
- Susu kambing/susu bubuk anak manusia: tetap bukan pilihan ideal
Lalu Kalau Sudah Bisa Makan Padat?
Begitu anak kucing bisa makan makanan padat (sekitar usia 4–6 minggu), kebutuhan susunya akan menurun drastis.
Dalam fase ini, kamu bisa mulai perkenalkan makanan basah khusus kitten yang mudah dicerna. Susu nggak lagi jadi kebutuhan pokok.
Bukan Semua Putih Itu Susu Kucing
Memberi susu ke anak kucing memang niatnya baik, tapi niat baik juga perlu ilmu. Kalau salah, malah bikin mereka sakit.
Yang terpenting, pastikan makanan dan minuman yang diberikan sesuai usia dan kemampuan pencernaannya.
Kalau ragu, konsultasikan ke dokter hewan atau shelter terpercaya. Anak kucing nggak bisa protes, tapi tubuhnya bisa kasih sinyal kalau ada yang salah. (sun)
Editor : Mahsun Nidhom