Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kupas Tuntas Infinix Smart 10 Plus: HP Rp1 Jutaan Desain Mirip Pixel, Baterai 6000 mAh dan NFC, Tapi Ada Kekurangan Krusial!

Novica Satya Nadianti • Minggu, 1 Maret 2026 | 13:05 WIB

 

Infinix Smart 10 Plus hadir dengan baterai 6000 mAh, layar 120Hz dan NFC, tapi kamera 8 MP dan eMMC jadi kekurangan.
Infinix Smart 10 Plus hadir dengan baterai 6000 mAh, layar 120Hz dan NFC, tapi kamera 8 MP dan eMMC jadi kekurangan.

JAKARTA - Infinix Smart 10 Plus menjadi salah satu HP Rp1 jutaan yang ramai diperbincangkan. Desainnya disebut-sebut mirip ponsel flagship, baterainya jumbo 6000 mAh, bahkan sudah dibekali NFC dan dual speaker. Namun sebelum membeli Infinix Smart 10 Plus, ada beberapa kekurangan yang wajib diketahui agar tidak menyesal di kemudian hari.

Di kelas harga terjangkau, Infinix Smart 10 Plus memang tampil mencolok. Secara tampilan, modul kameranya dibuat memanjang ke samping, sekilas menyerupai gaya desain milik Google Pixel series. Dua lingkaran besar di bagian belakang memberi kesan premium, apalagi finishing backdoor-nya sudah matte (dove) sehingga tidak mudah meninggalkan sidik jari.

Selain itu, Infinix Smart 10 Plus sudah mengantongi sertifikasi IP64. Artinya, ponsel ini tahan debu dan cipratan air. Meski demikian, pengguna tetap tidak disarankan membawanya menyelam karena hanya sebatas water splash resistant.

Layar 120Hz dan Kecerahan 700 Nits

Masuk ke sektor layar, Infinix Smart 10 Plus dibekali panel IPS berukuran 6,67 inci dengan desain punch hole. Refresh rate-nya sudah 120Hz, membuat scrolling media sosial terasa lebih halus dibanding layar 60Hz.

Namun, pengguna perlu mengaktifkan mode 120Hz secara manual di pengaturan karena default-nya masih 60Hz. Untuk kecerahan, layar mampu mencapai 700 nits sehingga masih cukup nyaman digunakan di luar ruangan.

Resolusinya memang masih 720 x 1600 piksel (HD+). Di atas kertas tidak terlalu tinggi, tetapi masih wajar untuk kelas harga Rp1 jutaan.

Performa UniSOC T7250 dan RAM 16 GB (Virtual)

Di sektor dapur pacu, Infinix Smart 10 Plus menggunakan chipset UniSOC T7250. Untuk kebutuhan multitasking ringan seperti media sosial, streaming, dan game kasual, performanya tergolong cukup.

Ponsel ini hadir dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB. Menariknya, tersedia fitur RAM virtual hingga 8 GB tambahan, sehingga total RAM bisa terbaca hingga 16 GB. Meski demikian, perlu dicatat bahwa RAM virtual tidak sepenuhnya menggantikan performa RAM fisik.

Rekam Video 2K, Jarang Ada di Harga Rp1 Jutaan

Salah satu kelebihan paling mencolok adalah kemampuan perekaman video hingga 2K 30fps, baik di kamera belakang maupun depan. Fitur ini tergolong langka di kelas entry-level.

Selain itu, tersedia fitur dual video yang memungkinkan perekaman kamera depan dan belakang secara bersamaan. Fitur ini biasanya hanya ditemukan di kelas menengah ke atas.

Sayangnya, ponsel ini belum dibekali stabilizer, sehingga hasil video berpotensi goyang saat merekam sambil berjalan.

Baterai 6000 mAh, Cocok untuk Aktivitas Seharian

Baterai menjadi nilai jual utama Infinix Smart 10 Plus. Kapasitasnya mencapai 6000 mAh, sangat cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi seperti ojek online atau pekerja lapangan.

Dengan penggunaan normal, baterai bisa bertahan seharian penuh bahkan lebih. Sistem operasinya juga sudah menggunakan XOS 15 dengan beberapa fitur AI serta dynamic bar ala dynamic island.

Fitur lain yang patut diapresiasi adalah dual speaker stereo dan NFC. Di harga Rp1 jutaan, kombinasi ini tergolong kompetitif karena banyak pesaing masih menggunakan mono speaker dan belum menyediakan NFC.

Kekurangan yang Harus Diketahui

Meski terlihat menarik, Infinix Smart 10 Plus punya beberapa catatan penting.

Pertama, modul kamera belakang memang terlihat seperti dua kamera, tetapi sebenarnya hanya satu kamera utama beresolusi 8 MP. Satu lingkaran lainnya adalah sensor infrared blaster untuk remote TV atau AC. Kamera depannya juga hanya 8 MP.

Kedua, penyimpanan internalnya masih menggunakan tipe eMMC, bukan UFS. Dampaknya, kecepatan transfer data dan loading aplikasi akan terasa lebih lambat, terutama saat membuka game berukuran besar.

Ketiga, kecepatan pengisian daya tergolong lambat. Dalam paket penjualan hanya tersedia charger dengan output watt kecil. Mengingat baterainya 6000 mAh, waktu pengisian dari 0 hingga 100 persen tentu membutuhkan waktu cukup lama.

Layak Dibeli atau Tidak?

Secara keseluruhan, Infinix Smart 10 Plus menawarkan kombinasi desain menarik, layar 120Hz, baterai jumbo, NFC, dan dual speaker di harga Rp1 jutaan. Namun calon pembeli harus siap dengan kompromi di sektor kamera, tipe penyimpanan eMMC, serta pengisian daya yang lambat.

Bagi pengguna yang lebih mengutamakan daya tahan baterai dan fitur lengkap ketimbang performa tinggi dan kamera tajam, ponsel ini masih tergolong worth it di kelasnya.

 

Editor : Novica Satya Nadianti
#infinix smart 10 plus #HP Rp1 jutaan #Baterai 6000 mAh #Layar 120Hz