Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Komputer Lemot Setelah Update Windows? Ini Penjelasannya

M
Penulis: Mahsun Nidhom❯
Update Windows bikin lemot? Mungkin bukan hardwarenya, ini penyebab dan solusinya.
Update Windows bikin lemot? Mungkin bukan hardwarenya, ini penyebab dan solusinya.

Trenggaleknjenggelek - Banyak pengguna mengeluhkan komputer lemot setelah update Windows, baik Windows 10 maupun Windows 11.


Advertisement

Padahal, update seharusnya memperbaiki bug dan meningkatkan keamanan. Namun kenyataannya, performa justru bisa menurun sementara waktu.

Fenomena ini tidak selalu berarti komputer rusak. Ada beberapa faktor teknis yang umum terjadi setelah pembaruan sistem.

Proses Indexing Ulang

Setelah update, sistem Windows biasanya mengulang proses search indexing, yaitu pengindeksan semua file di komputer agar pencarian cepat.

Proses ini berjalan di latar belakang dan memakan CPU serta disk usage yang cukup besar.

Advertisement

Solusi: Tunggu 1-2 hari agar indexing selesai. Jika ingin mempercepat, masuk ke Settings > Search > Searching Windows, lalu ubah mode indexing ke Classic atau Exclude folder tertentu.

Driver Belum Stabil

Update Windows kadang tidak langsung kompatibel dengan semua driver perangkat keras, seperti VGA, audio, atau jaringan. Driver lama bisa membuat sistem tidak berjalan optimal, bahkan crash.

Solusi: Buka Device Manager, lalu perbarui driver secara manual atau kunjungi situs resmi produsen hardware Anda. Gunakan juga Windows Update Optional Updates untuk mencari pembaruan driver tambahan.

Background Process yang Bertumpuk

Setelah update, sistem menjalankan banyak proses latar belakang: sinkronisasi OneDrive, update Defender, hingga update aplikasi Store. Ini menyebabkan RAM dan CPU terbebani.

Solusi: Gunakan Task Manager untuk melihat aplikasi yang memakan resource tinggi. Nonaktifkan startup apps yang tidak perlu di Settings > Apps > Startup.

Lemotnya Sementara, Tapi Bisa Dicegah

Komputer lemot setelah update Windows bukanlah tanda kerusakan permanen. Penyebab utamanya adalah proses indexing ulang, ketidakcocokan driver, dan banyaknya proses latar belakang.

Advertisement

Dengan memahami sumber masalahnya, Anda bisa mengambil langkah cepat untuk mengembalikan performa.

Rutin mengecek driver, menonaktifkan proses tak penting, dan bersabar beberapa hari setelah update bisa jadi solusi terbaik. (sun)

Advertisement
Editor : Mahsun Nidhom
Sumber : Trenggaleknjenggelek

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer