Trenggaleknjenggelek - Beberapa hari terakhir, beredar kabar bahwa Uni Emirat Arab (UEA) akan memberikan akses ChatGPT Plus secara gratis untuk seluruh penduduknya.
Kabar ini muncul setelah diumumkannya kerja sama antara OpenAI dan perusahaan teknologi asal Abu Dhabi, G42, dalam proyek bernama Stargate.
Proyek Stargate bertujuan menjadikan UEA sebagai pusat pengembangan kecerdasan buatan (AI) terbesar di kawasan Timur Tengah.
Banyak media internasional menyebut kerja sama ini akan berdampak luas, termasuk dalam hal akses ke teknologi AI seperti ChatGPT.
Namun, sejumlah media lokal UEA seperti Khaleej Times dan What’s On UAE telah mengklarifikasi bahwa tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah maupun OpenAI mengenai pemberian ChatGPT Plus gratis. Yang tersedia secara luas di UEA hanyalah versi gratis (GPT-3.5) seperti di negara lain.
Beberapa situs luar negeri memang menyebut kemungkinan Plus akan diberikan tanpa biaya, namun hal ini belum bisa dikonfirmasi, dan cenderung merupakan spekulasi atas perluasan infrastruktur AI di UEA.
Hingga akhir Juni 2025, ChatGPT Plus tetap berbayar dengan harga sekitar US$20 per bulan.
Tidak ada mekanisme pendaftaran gratis khusus bagi penduduk UEA, baik melalui situs resmi OpenAI maupun saluran pemerintah.
Kabar tentang akses gratis teknologi memang menggoda, namun penting untuk selalu mengecek ke sumber terpercaya.
Untuk saat ini, tidak ada program ChatGPT Plus gratis di UEA, dan pengguna tetap harus berlangganan secara reguler seperti biasa. (sun)
Editor : Mahsun Nidhom