Trenggaleknjenggelek - Intel baru saja memperkenalkan fitur terbaru bernama Shared GPU Memory Override pada Intel Graphics Software.
Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur kapasitas VRAM untuk integrated GPU (iGPU) Intel Core Ultra langsung dari Windows, tanpa perlu repot masuk ke BIOS seperti sebelumnya.
Inovasi ini menjadi langkah penting, terutama bagi pengguna yang sering bekerja dengan aplikasi grafis atau beban komputasi tinggi.
Syarat Menggunakan Shared GPU Memory Override
Tidak semua perangkat bisa langsung menggunakan fitur baru ini. Ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi, yaitu:
- Prosesor Intel Core Ultra Series 2
- Memori utama minimal 10GB
- Driver Intel Graphics terbaru
Secara default, integrated GPU Intel akan mengambil 57% dari kapasitas RAM utama untuk dijadikan VRAM. Semakin besar memori utama PC, semakin besar pula kapasitas VRAM yang bisa disesuaikan.
Namun, pengguna perlu cermat mengatur alokasi. Jika VRAM diset terlalu besar, sisa RAM utama bisa berkurang drastis dan justru memperlambat kinerja sistem.
Fitur Shared GPU Memory Override
Intel merancang fitur ini untuk meningkatkan fleksibilitas penggunaan iGPU. Beberapa manfaatnya antara lain:
- Menjalankan model AI besar secara offline tanpa perlu GPU diskrit
- Memperluas kapasitas grafis untuk aplikasi desain dan multimedia
- Memberi opsi eksperimen bagi gamer untuk melihat sejauh mana performa iGPU meningkat dengan VRAM lebih besar
Meski begitu, masih jadi pertanyaan menarik: jika fitur ini digunakan untuk gaming, seberapa besar peningkatan performa yang bisa dirasakan?
Shared GPU Memory Override dari Intel membuka jalan baru bagi pengguna iGPU untuk mengatur kapasitas VRAM sesuai kebutuhan.
Dengan syarat prosesor terbaru dan RAM besar, fitur ini bisa membantu pekerjaan berat seperti AI maupun multimedia. Namun, pengguna tetap harus bijak agar tidak mengorbankan performa RAM utama. (sun)
Editor : Mahsun Nidhom