Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Tes Jarak Tempuh Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3: Hasilnya Mengejutkan, SUV Listrik Baru Ini Tembus 470 Km!

Novica Satya Nadianti • Kamis, 5 Maret 2026 | 16:30 WIB

 

Tes jarak tempuh Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 mengejutkan. SUV listrik baru ini mampu melaju hingga 470 km sebelum baterai habis.
Tes jarak tempuh Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 mengejutkan. SUV listrik baru ini mampu melaju hingga 470 km sebelum baterai habis.

JAKARTA - Jaecoo J5 EV langsung menunjukkan performa mengejutkan saat diuji dalam tes jarak tempuh melawan BYD Atto 3. Dalam pengujian nyata di jalan raya dari Jakarta menuju Jawa Tengah, SUV listrik terbaru ini berhasil menempuh jarak hingga lebih dari 470 kilometer sebelum benar-benar kehabisan baterai.

Pengujian Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan jarak tempuh kedua mobil listrik yang memiliki kapasitas baterai hampir sama. Kedua kendaraan diisi daya hingga 100 persen sebelum perjalanan dimulai dan seluruh parameter seperti trip meter serta konsumsi energi di-reset agar hasilnya objektif.

Menariknya, pengujian dilakukan dalam kondisi kurang ideal karena sepanjang perjalanan dari Jakarta hingga tol Trans Jawa diguyur hujan deras. Kondisi jalan basah dan genangan air diketahui dapat meningkatkan hambatan roda sehingga berpotensi mengurangi efisiensi mobil listrik.

Spesifikasi Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3

Dari sisi spesifikasi, kedua SUV listrik ini memang memiliki karakter yang sangat mirip. BYD Atto 3 menggunakan baterai berkapasitas 60,45 kWh dengan tenaga sekitar 210 HP dan torsi 310 Nm. Pabrikan mengklaim mobil ini mampu menempuh jarak hingga 480 kilometer berdasarkan standar NEDC.

Sementara itu, Jaecoo J5 EV dibekali baterai sedikit lebih besar yakni 60,9 kWh. Tenaga yang dihasilkan mencapai 207 HP dengan torsi 288 Nm. Untuk jarak tempuh, klaim resmi mobil ini berada di angka sekitar 461 kilometer berdasarkan standar pengujian yang sama.

Secara performa, keduanya sebenarnya berada di kelas yang hampir identik. Bahkan akselerasi BYD Atto 3 dari 0–100 km/jam diklaim sekitar 7,3 detik, angka yang cukup kompetitif untuk SUV listrik di kelas menengah.

Namun perbedaan menarik muncul ketika mobil diuji langsung dalam perjalanan jarak jauh.

Perjalanan Panjang dari Jakarta Menuju Semarang

Tes dimulai dari Jakarta dengan baterai penuh pada kedua mobil. Pengemudi menggunakan mode berkendara hemat energi dan regenerative braking pada level tinggi untuk memaksimalkan efisiensi baterai.

Perjalanan berlangsung cukup menantang karena hujan deras hampir sepanjang rute. Kondisi tersebut membuat konsumsi energi meningkat karena mobil harus melawan hambatan air di permukaan jalan.

Setelah menempuh sekitar 180 kilometer perjalanan, kedua mobil masih memiliki sisa baterai yang cukup. Namun perlahan selisih efisiensi mulai terlihat.

BYD Atto 3 terasa lebih nyaman dengan suspensi yang empuk, terutama untuk penggunaan di dalam kota. Namun di jalan tol dengan kecepatan tinggi, mobil ini terasa sedikit lebih limbung.

Sebaliknya, Jaecoo J5 EV memiliki karakter suspensi yang sedikit lebih kaku namun memberikan stabilitas lebih baik saat melaju di tol.

Fitur dan Kenyamanan Kabin

Dari sisi fitur, kedua mobil listrik ini sama-sama dibekali teknologi keselamatan modern.

BYD Atto 3 memiliki berbagai fitur ADAS seperti adaptive cruise control, blind spot monitoring, rear cross traffic alert, hingga automatic emergency braking.

Namun Jaecoo J5 EV menawarkan paket fitur yang lebih lengkap dengan total hingga 17 sistem bantuan pengemudi. Beberapa di antaranya termasuk lane following assist, emergency lane keeping assist, forward collision warning, serta adaptive cruise control.

Di sektor interior, desain keduanya memiliki karakter berbeda. BYD Atto 3 mengusung desain kabin yang unik dan cukup ramai dengan banyak tombol fisik.

Sebaliknya, Jaecoo J5 EV tampil lebih minimalis dengan dashboard yang sederhana sehingga memberikan kesan kabin lebih luas.

Mobil ini juga dilengkapi ventilated seats dan ambient light dengan hingga 64 pilihan warna yang menambah kenyamanan saat berkendara.

Hasil Akhir Tes Jarak Tempuh

Setelah perjalanan panjang, hasil tes akhirnya menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan.

BYD Atto 3 berhenti lebih dulu setelah menempuh sekitar 433 kilometer sebelum baterai benar-benar habis. Sementara itu Jaecoo J5 EV mampu melaju lebih jauh hingga mencapai sekitar 470,3 kilometer sebelum akhirnya mogok.

Artinya, jarak tempuh nyata Jaecoo J5 EV bahkan sedikit melampaui klaim resmi pabrikan yang berada di angka 461 kilometer.

Jika dihitung dari konsumsi energi, efisiensi mobil ini mencapai sekitar 7,7 km per kWh. Angka tersebut sedikit lebih baik dibandingkan BYD Atto 3 yang berada di kisaran 7,1 km per kWh.

Salah satu faktor yang memengaruhi efisiensi tersebut adalah bobot kendaraan. Jaecoo J5 EV memiliki berat sekitar 1.565 kg, sedangkan BYD Atto 3 mencapai sekitar 1.750 kg.

Selisih hampir 200 kilogram tersebut diduga menjadi alasan mengapa SUV listrik baru ini mampu menempuh jarak lebih jauh dalam pengujian.

Potensi Jaecoo J5 EV di Pasar Indonesia

Hasil tes jarak tempuh ini menunjukkan bahwa Jaecoo J5 EV memiliki potensi besar di pasar mobil listrik Indonesia.

Dengan efisiensi tinggi, fitur modern, serta jarak tempuh yang mampu menembus lebih dari 470 kilometer dalam kondisi nyata, SUV listrik ini bisa menjadi pesaing serius bagi berbagai mobil listrik yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia.

Apalagi dengan kapasitas baterai yang mirip dan performa yang setara, konsumen kini memiliki pilihan baru dalam segmen SUV listrik jarak jauh.

 

Editor : Novica Satya Nadianti
#SUV listrik Indonesia #jaecoo j5 ev #Spesifikasi Jaecoo J5 EV #BYD Atto 3