Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Mitos atau Fakta Tentang Tokek Berbunyi, Pertanda Apa Sebenarnya?

Khoinatul fitriyah • Selasa, 21 Oktober 2025 | 05:30 WIB
Banyak orang percaya bunyi tokek menandakan datangnya rezeki atau pertanda tertentu. Namun, benarkah demikian? Simak penjelasan lengkap antara mitos dan fakta tentang tokek berbunyi berikut ini.
Banyak orang percaya bunyi tokek menandakan datangnya rezeki atau pertanda tertentu. Namun, benarkah demikian? Simak penjelasan lengkap antara mitos dan fakta tentang tokek berbunyi berikut ini.

TRENGGALEK - Tokek merupakan salah satu hewan yang sering dijumpai di sekitar rumah, terutama di daerah tropis seperti Indonesia.

Suaranya yang khas—terdengar seperti “tokek… tokek…”—sering kali menimbulkan rasa penasaran sekaligus kepercayaan tertentu di kalangan masyarakat.

Tidak sedikit yang mengaitkan bunyi tokek dengan berbagai pertanda, mulai dari datangnya rezeki, tamu, hingga hal-hal berbau mistis.

Namun, benarkah suara tokek menyimpan makna khusus, atau justru hanya bagian dari perilaku alaminya? Berikut ulasan lengkap tentang mitos dan fakta di balik tokek yang berbunyi.

Tokek adalah jenis reptil dari keluarga Gekkonidae yang mudah dikenali dari tubuhnya yang besar, kulit berbintil, dan suaranya yang khas. 

Hewan ini sering hidup di sekitar rumah, dinding, atau pepohonan.

Suara “tokek… tokek…” biasanya berasal dari tokek jantan yang berusaha menarik perhatian betina atau menandai wilayah kekuasaannya. 

Suara keras itu berasal dari getaran pita suara yang ada di tenggorokan.

Namun, karena bunyinya terdengar jelas bahkan di malam hari, masyarakat Indonesia sejak dahulu mengaitkannya dengan berbagai kepercayaan dan pertanda tertentu.

Mitos yang Masih Melekat di Masyarakat

Bagi sebagian orang, bunyi tokek tidak hanya dianggap suara biasa. 

Berikut beberapa mitos yang berkembang di masyarakat:

1. Pertanda akan datangnya rezeki

Banyak orang percaya, jika tokek berbunyi tujuh kali berturut-turut tanpa jeda, itu adalah tanda akan datangnya rezeki atau kabar baik.

2. Tanda ada tamu yang akan datang

Di sejumlah daerah pedesaan, tokek berbunyi di malam hari dianggap sebagai tanda bahwa seseorang akan kedatangan tamu ke rumah.

3. Pertanda keberuntungan atau jodoh

Ada pula mitos bahwa jika tokek berbunyi sembilan kali, seseorang akan mendapatkan keberuntungan besar, termasuk dalam hal jodoh.

4. Tanda adanya makhluk gaib

Dalam kepercayaan masyarakat tradisional, bunyi tokek pada waktu-waktu tertentu dianggap sebagai tanda bahwa ada makhluk halus yang melintas di sekitar rumah.

Meski tidak memiliki dasar ilmiah, kepercayaan tersebut telah menjadi bagian dari budaya dan cerita turun-temurun di berbagai daerah di Indonesia.

Fakta Ilmiah Tentang Bunyi Tokek

Dari sudut pandang ilmiah, bunyi tokek sama sekali tidak berhubungan dengan pertanda apa pun. 

Tokek berbunyi karena alasan biologis dan naluri alami.

Berikut beberapa fakta ilmiahnya:

Bunyi dihasilkan oleh tokek jantan.

Tokek jantan mengeluarkan suara keras untuk menarik perhatian betina atau mengusir pejantan lain yang mendekat.

Jumlah bunyi tidak bermakna.

Banyaknya bunyi tokek tergantung pada kondisi fisik dan lingkungannya, bukan pertanda mistis.

Tokek bisa berbunyi karena stres atau terganggu.

Ketika merasa terganggu oleh cahaya terang, suhu panas, atau keberadaan manusia, tokek bisa berbunyi lebih sering.

Artinya, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung mitos bahwa bunyi tokek menandakan rezeki atau pertanda gaib.

Fakta Unik Tentang Tokek yang Jarang Diketahui

Selain mitos dan bunyinya yang khas, tokek memiliki berbagai fakta unik yang menarik untuk diketahui:

1. Mampu menempel di dinding atau plafon

Tokek memiliki kaki dengan ribuan rambut halus bernama setae, yang membuatnya bisa menempel di dinding, kaca, bahkan langit-langit tanpa terjatuh.

2. Dapat memutuskan ekornya sendiri

Saat merasa terancam, tokek bisa memutuskan ekornya untuk mengalihkan perhatian predator. 

Ekor tersebut nantinya akan tumbuh kembali setelah beberapa waktu.

3. Termasuk hewan nokturnal

Tokek aktif di malam hari dan memiliki penglihatan yang sangat tajam dalam kondisi gelap. 

Hal inilah yang membuatnya sering terdengar berbunyi pada malam hari.

4. Bermanfaat bagi lingkungan

Tokek membantu menjaga keseimbangan ekosistem dengan memangsa nyamuk, kecoa, dan serangga kecil lainnya di sekitar rumah.

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tokek #mitos atau fakta #trenggalek