TRENGGALEKJENGGELEK - Gunung Wilis memiliki potensi wisata yang tidak kalah dengan gunung lain di Jawa Timur.
Bahkan di semua sisi Gunung Wilis tersimpan kekayaan alam yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Berikut fakta menarik mengenai Gunung Wilis yang wajib diketahui.
Baca Juga: Gunung Wilis Diduga Menyimpan Energi Geothermal Melimpah, Segini Besarannya
1. Komplek Pegunungan di 6 Kabupaten
Gunung Wilis memiliki ketinggian 2.563 mdpl dan memiliki puncak yang berada di perbatasan selang enam kabupaten, yaitu Kediri, Tulungagung, Nganjuk. Madiun, Ponorogo, dan Trenggalek.
Gunung Wilis punya kawasan hutan Dipterokarp Bukit Dikterokarp Atas, dan Ericaceous yang belum begitu dikembangkan.
Baca Juga: Gunung Wilis Dikenal Angker dan Misterius, Konon Tercipta dari Puncak Gunung Mahameru
Sebagai tempat wisata yang mulai berkembang ada Cairan Terjun Ironggolo, Dholo di Desa Besuki, Kecamatan Jugo, Kediri dan Gereja Puhsarang di Semen, Kediri.
2. Tempat Jendral Sudirman Melakukan Gerilya
Medan lereng yang sulit di Gunung Wilis membuat Jendral Sudirman menunjuk gunung ini sebagai tempat taktik perang gerilya.
Di jalur tersebut pula, Jendral Sudirman dikejar oleh tentara Belanda. Hal yang menarik dari lereng Gunung Wilis adalah hutannya yang lebat dan belantara sehingga dinilai cocok untuk bergerilya kala itu.
3. Ki Ageng Ngaliman
Ki Ageng Ngaliman adalah petapa sakti yang sering bersemedi di Air Terjun Singkromo. Dia juga membangun Pondok Pesantern Sadepok di Puncak Gunung Wilis untuk menggembleng ilmu fisik, mental dan spiritual.
Namanya kini dikenang sebagai nama puncak salah satu Gunung Wilis yaitu Puncak Ngaliman. Kini Ki Ageng Ngaliman dimakamkan di Nganjuk, Jawa Timur.
4. Gua Gaib
Konon Gunung Wilis memiliki gua gaib yang ada di puncak barat dan terapit dua air terjun. Terkadang pendaki bertemu dengan lelaki berwajah hitam yang menyerupai kera dan terlihat sedang bersemedi.
Namun, gua dan orang tersebut hanya bisa dilihat oleh orang yang memiliki kemampuan spiritual.
5. Pemandangan Gunung Wilis
Gunung Wilis memiliki keasrian alam yang sangat terjaga dengan pemandangan yang begitu memukau membuat hati nyaman dan memanjakan mata.
Lelah dan beban hidup di kota akan hilang saat kita sudah sampai di puncaknya. Bahkan bisa menikmati sunrise dan sunset sampai tak ingin pulang karena memang pemandangannya seindah itu.
Editor : Dharaka R. Perdana