SURABAYA - Surabaya terus bertransformasi menjadi kota metropolitan yang bukan hanya kuat dari sisi ekonomi, tetapi juga makin lengkap sebagai tujuan liburan. Kota Pahlawan kini menawarkan kombinasi menarik antara jejak sejarah kolonial, wisata keluarga modern, hingga ruang terbuka hijau yang menyegarkan. Bahkan, pengunjung bisa menemukan inovasi wisata seperti underground square di alun-alun hingga sensasi salju buatan tanpa harus keluar negeri.
Tren wisata perkotaan ini membuat daftar destinasi di Surabaya semakin panjang dan beragam. Dari spot healing yang ramah kantong, wisata edukasi untuk anak, hingga kawasan heritage yang makin instagramable, semuanya tersedia dalam satu kota. Berikut ini delapan wisata Surabaya terbaru dan terkenal yang banyak diburu wisatawan lokal maupun luar kota.
Taman Harmoni Keputih, Ruang Hijau Eks TPA yang Kini Jadi Favorit
Salah satu yang paling sering dibicarakan adalah Taman Harmoni Keputih. Taman ini menawarkan pelarian hijau di tengah hiruk-pikuk kota, cocok untuk pencinta alam, keluarga, dan pemburu foto estetik. Daya tarik utamanya adalah padang bunga warna-warni yang indah, terutama saat musim berbunga, serta labirin bambu yang unik.
Menariknya, Taman Harmoni dulunya merupakan tempat pembuangan sampah akhir (TPA). Kini lahan tersebut disulap menjadi ruang terbuka hijau yang tertata rapi dan asri. Pengunjung bisa piknik, jogging santai, atau sekadar menikmati suasana yang menenangkan.
Lokasinya berada di Jalan Keputih Tegal, Sukolilo, Surabaya. Tiket masuknya gratis, pengunjung hanya perlu menyiapkan biaya parkir. Taman ini buka setiap hari pukul 06.00–18.00, sehingga bisa dinikmati saat udara pagi masih segar maupun sore menjelang matahari terbenam.
Romo Kalisari Adventure Land, Wisata Terpadu Pesisir Utara Surabaya
Bagi yang ingin wisata keluarga dengan sensasi petualangan, Romo Kalisari Adventure Land bisa jadi pilihan. Tempat ini menghadirkan kombinasi wahana air dan darat dalam satu kawasan. Daya tariknya mencakup kebun binatang mini, wahana perahu di area mangrove, hingga permainan anak yang memacu adrenalin.
Lokasinya berada di Jalan Romo Kalisari, Benowo, Surabaya, kawasan pesisir utara kota. Harga tiket masuknya sekitar Rp10.000 per orang, namun beberapa wahana memiliki biaya tambahan. Jam operasionalnya setiap hari pukul 08.00–16.00.
Kota Tua Surabaya, Surga Pecinta Sejarah dan Arsitektur
Bagi yang suka wisata bernuansa masa lalu, Kota Tua Surabaya menjadi destinasi wajib. Kawasan ini menyuguhkan perjalanan waktu ke era kolonial Belanda dengan bangunan-bangunan kuno yang masih berdiri megah. Spot yang sering diburu wisatawan antara lain Gedung Cerutu dan kawasan Jembatan Merah yang ikonik.
Area ini mencakup Jalan Kembang Jepun, Jalan Rajawali, hingga sekitar Jembatan Merah, Surabaya. Sebagai kawasan terbuka, tiket masuknya gratis dan bisa diakses kapan saja. Namun waktu terbaik untuk menikmati suasana sekaligus berburu foto biasanya pukul 08.00–17.00.
Wisata Perahu Kalimas, Menyusuri Sungai Bersejarah dengan Nuansa Romantis
Pengalaman berbeda bisa didapat dari Wisata Perahu Kalimas. Pengunjung diajak menyusuri sungai yang membelah kota, sambil menikmati pemandangan tepi sungai yang cantik. Daya tarik utamanya adalah suasana malam hari dengan lampu-lampu tematik yang membuat perjalanan terasa romantis sekaligus nostalgia.
Titik keberangkatan biasanya berada di sekitar Monumen Kapal Selam (Monkasel) atau Taman Prestasi Genteng, Surabaya. Harga tiketnya terjangkau, sekitar Rp10.000–Rp20.000 per orang, dengan jam operasional umumnya 15.00–21.00.
Kebun Binatang Surabaya, Wisata Edukasi Favorit Keluarga
Kebun Binatang Surabaya (KBS) masih menjadi destinasi favorit karena statusnya sebagai salah satu kebun binatang tertua di Asia Tenggara. KBS memiliki koleksi satwa beragam, mulai mamalia, reptil, hingga burung, termasuk komodo yang terkenal sebagai kadal terbesar di dunia.
Lokasinya strategis di pusat kota, tepatnya Jalan Setail No. 1, Darmo, Wonokromo, Surabaya. Tiket masuknya Rp15.000 per orang, buka setiap hari pukul 08.00–16.00.
Jalan Tunjungan, Ikon Heritage yang Kini Jadi Lifestyle Spot
Jalan Tunjungan bukan sekadar jalan raya, melainkan ikon sejarah Surabaya yang kini menjelma sebagai kawasan heritage sekaligus lifestyle. Deretan bangunan tua direvitalisasi menjadi kafe, restoran, dan butik modern, menciptakan perpaduan nostalgia dan gaya hidup masa kini.
Lokasinya membentang di Jalan Tunjungan, Genteng, Surabaya. Tiket masuknya gratis, namun pengunjung tentu perlu menyiapkan anggaran untuk kuliner atau belanja. Waktu paling ramai biasanya 16.00–22.00.
Baca Juga: Elina Svitolina Lolos Semifinal Australian Open, Kini Tampil Dominan dan Siap Hadapi Aryna Sabalenka
Trans Snow World Surabaya, Sensasi Salju di Kota Tropis
Ingin merasakan musim dingin tanpa ke luar negeri? Trans Snow World Surabaya menawarkan pengalaman bermain salju buatan lengkap dengan seluncuran, wahana snowboarding, kereta gantung, hingga area membuat boneka salju.
Lokasinya berada di Trans Icon Mall, Jalan Ahmad Yani No. 260, Gayungan, Surabaya. Harga tiket masuk berkisar Rp225.000–Rp275.000, tergantung hari kunjungan. Jam operasionalnya setiap hari pukul 09.00–20.00.
Alun-Alun Surabaya, Ruang Publik Modern dengan Underground Square
Terakhir, ada Alun-Alun Surabaya yang menjadi ruang publik modern dengan daya tarik unik: underground square. Area bawah tanah ini sering digunakan sebagai galeri seni dan pameran produk UMKM, sementara bagian atasnya menjadi plaza terbuka untuk aktivitas komunitas.
Lokasinya berada di Jalan Gubernur Suryo, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya, berhadapan dengan Balai Kota. Tiket masuknya gratis, area terbuka bisa diakses 24 jam, sementara area underground umumnya buka 09.00–20.00.
Editor : Natasha Eka Safrina