Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Eksplorasi Goa Meranten Ponorogo, Wisata Ekstrem Viral dengan Panorama Waduk Bendo dari Ketinggian Tebing

Novica Satya Nadianti • Senin, 16 Februari 2026 | 17:40 WIB

 

Goa Meranten Ponorogo menawarkan wisata ekstrem di tebing Gunung Bayangkaki dengan panorama Waduk Bendo dan spot sunset menawan.
Goa Meranten Ponorogo menawarkan wisata ekstrem di tebing Gunung Bayangkaki dengan panorama Waduk Bendo dan spot sunset menawan.

JAKARTA – Destinasi wisata alam di Ponorogo kembali menjadi sorotan setelah kemunculan Goa Meranten yang viral di media sosial. Goa Meranten dikenal sebagai wisata ekstrem karena lokasinya menempel di tebing kawasan Gunung Bayangkaki. Selain menawarkan sensasi petualangan, wisata Goa Meranten juga menyuguhkan panorama alam spektakuler dari ketinggian.

Goa Meranten Ponorogo menjadi magnet wisatawan karena menyajikan pengalaman berbeda dibandingkan wisata gua pada umumnya. Wisata ini tidak hanya menawarkan keindahan gua, tetapi juga pemandangan luas Waduk Bendo serta hamparan perbukitan hijau di sekitarnya. Popularitas Goa Meranten semakin meningkat setelah banyak wisatawan membagikan pengalaman mereka melalui media sosial.

Akses menuju Goa Meranten Ponorogo dapat ditempuh dari kawasan Trenggalek menuju Ponorogo dengan waktu perjalanan sekitar satu jam. Pengunjung disarankan menggunakan aplikasi navigasi digital untuk mempermudah perjalanan, meski tetap dianjurkan bertanya kepada warga sekitar karena jalur menuju lokasi cukup berliku dan menantang.

Perjalanan Ekstrem Menuju Lokasi Wisata

Untuk mencapai Goa Meranten, wisatawan harus melewati jalur pegunungan dengan kondisi jalan yang didominasi tikungan tajam dan tanjakan curam. Beberapa ruas jalan bahkan masih mengalami kerusakan, sehingga pengunjung harus memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat.

Setibanya di kawasan Desa Temon, pengunjung akan menemukan jalur menuju kaki Gunung Bayangkaki. Dari area parkir, perjalanan dilanjutkan dengan trekking sejauh sekitar 200 meter menuju lokasi gua. Meski jaraknya tidak terlalu jauh, jalur pendakian cukup menguras tenaga karena harus melewati anak tangga dan jalur setapak menanjak.

Selama perjalanan trekking, wisatawan akan disuguhkan pemandangan pedesaan yang asri serta perkebunan alpukat yang tumbuh di sepanjang jalur menuju gua. Keindahan alam tersebut menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung yang menyukai wisata alam.

Wisata Ekstrem dengan Pemandangan Spektakuler

Goa Meranten dikenal sebagai salah satu destinasi wisata ekstrem di Ponorogo karena posisinya berada di tebing dengan ketinggian tertentu. Untuk mencapai mulut gua, pengunjung harus menaiki beberapa anak tangga yang cukup curam.

Namun, perjuangan menuju lokasi akan terbayar dengan panorama luar biasa. Dari dalam Goa Meranten, wisatawan dapat menikmati pemandangan Waduk Bendo yang membentang luas. Selain itu, lanskap perbukitan hijau di sekitar Gunung Bayangkaki semakin menambah pesona alam yang disuguhkan.

Lokasi Goa Meranten juga dikenal sebagai spot favorit untuk menikmati matahari terbenam. Banyak wisatawan datang pada sore hari untuk berburu pemandangan sunset yang memukau dari ketinggian tebing.

Tidak Ada Tiket Masuk, Hanya Biaya Parkir

Menariknya, wisata Goa Meranten Ponorogo tidak memberlakukan tiket masuk khusus bagi pengunjung. Wisatawan hanya dikenakan biaya parkir kendaraan sebesar Rp5.000. Meski begitu, pengunjung tetap diminta mengisi data diri sebelum memasuki kawasan wisata sebagai langkah keamanan.

Di sekitar area parkir, pengelola juga menyediakan gazebo yang dapat digunakan wisatawan untuk beristirahat. Beberapa pedagang lokal turut meramaikan kawasan wisata dengan menjual makanan ringan dan minuman bagi pengunjung.

Kawasan Gunung Bayangkaki Sarat Nilai Sejarah

Selain menawarkan wisata alam, kawasan Gunung Bayangkaki juga memiliki nilai sejarah yang cukup kuat. Wilayah ini dipercaya menjadi lokasi makam Pangeran Kalipo Kusumo, tokoh yang memiliki keterkaitan dengan Keraton Kartasura.

Keberadaan situs sejarah tersebut menambah daya tarik kawasan wisata bagi pengunjung yang tertarik mempelajari sejarah dan budaya lokal. Hal ini menjadikan Goa Meranten tidak hanya menawarkan wisata alam, tetapi juga wisata edukasi sejarah.

Tersedia Wisata Gua Lain di Sekitar Lokasi

Selain Goa Meranten, kawasan wisata Gunung Bayangkaki juga memiliki beberapa gua lain, salah satunya Goa Kuwung. Wisatawan dapat menjelajahi beberapa gua dalam satu perjalanan karena lokasinya saling berdekatan.

Tak hanya itu, kawasan ini juga menjadi jalur pendakian menuju puncak Gunung Bayangkaki yang cukup diminati pendaki lokal. Kombinasi wisata gua dan jalur pendakian menjadikan kawasan ini semakin menarik bagi pecinta petualangan.

Dengan medan ekstrem, panorama alam memukau, serta nilai sejarah yang kuat, Goa Meranten Ponorogo menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi bagi pecinta wisata alam dan petualangan.

Editor : Novica Satya Nadianti
#waduk bendo #Wisata alam Ponorogo #Wisata Jawa Timur