Wabup Trenggalek Ingatkan Anak Jangan Curhat di Media Sosial, Orang Tua Diminta Luangkan Waktu 30 Menit

Zaki Jazai • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 10:21 WIB
(Dokpim Untuk Radar Trenggalek)Pemkab Trenggalek ingatkan anak tidak sembarangan curhat di media sosial demi menjaga keamanan diri.
(Dokpim Untuk Radar Trenggalek)

KOTA, Radar Trenggalek – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek mengingatkan anak-anak agar tidak salah memilih tempat untuk mencurahkan masalah atau curhat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Natanegara saat melaksanakan peringatan Hari Anak Nasional di Pendapa Manggala Praja Nugraha pada Rabu (8/7) lalu. 

Sebab, menurut Wabup Syah, pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk perlindungan dari berbagai potensi bahaya yang mengintai, terutama di era digital. “Jangan sampai salah tempat curhat. Jangan jauh-jauh dari orang tua,” tegasnya.

Baca Juga: Peringati Hari Bhakti Adhyaksa, BRI Trenggalek Perkuat Sinergi Strategis dengan Kejaksaan Negeri Trenggalek

Menurut dia, masih banyak anak yang tanpa sadar mencurahkan persoalan pribadinya di media sosial. Padahal, hal itu bisa membuka peluang bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk memanfaatkan situasi. “Kadang mereka curhat di media sosial. Tanpa disadari, ada orang yang justru memanfaatkan kondisi itu,” ujarnya.

Mas Syah, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa pihak luar bisa saja berpura-pura peduli, bahkan memberikan pujian, untuk mendekati anak yang sedang menghadapi masalah. Kondisi tersebut dinilai berbahaya jika tidak diantisipasi sejak dini.

Karena itu, dia menekankan pentingnya peran orang tua sebagai tempat paling aman untuk berbagi cerita. Menurutnya, kedekatan antara anak dan orang tua harus terus dijaga. “Kadang kita lupa dengan kebaikan orang tua. Hanya karena masalah kecil, kita menjauh. Padahal, orang tua yang paling tulus,” tandasnya.

Baca Juga: PHK Capai 65 Pekerja

Selain kepada anak, pesan juga disampaikan kepada para orang tua agar lebih meluangkan waktu bersama anak. Dia menilai hubungan keluarga saat ini kerap renggang akibat penggunaan gawai yang berlebihan. “Minimal luangkan waktu 30 menit untuk anak. Jangan sampai hubungan orang tua dan anak dipisahkan oleh gadget,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, wabup juga berharap anak-anak Trenggalek bisa tumbuh bahagia, berprestasi, dan kelak mampu melanjutkan pembangunan daerah.

Pada kegiatan itu, wabup juga meresmikan fasilitas tempat bermain ramah anak dan disabilitas sebagai upaya menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak. “Anak-anak  ini nanti yang akan meneruskan kepemimpinan di Trenggalek,” tandasnya. (jaz/c1/din)

Editor : Juwita Ratnasari
Sumber : RADAR TRENGGALEK
HariAnakNasional OrangTua gadget trenggalek