Korsleting, Rumah Terbakar, Kerugian Tembus Rp1,5 M

Zaki Jazai • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 10:31 WIB
HATI-HATI: Petugas damkar memadamkan api menghanguskan  rumah warga Desa/ Kecamatan Munjungan, Selasa (8/9)  malam.(SATPOL PPK UNTUK RADAR TRENGGALEK)
HATI-HATI: Petugas damkar memadamkan api menghanguskan rumah warga Desa/ Kecamatan Munjungan, Selasa (8/9) malam.(SATPOL PPK UNTUK RADAR TRENGGALEK)

MUNJUNGAN, Radar Trenggalek – Korsleting listrik diduga menjadi pemicu kebakaran rumah warga di Dusun Krajan, RT 10/RW 02, Desa/ Kecamatan Munjungan, Selasa (8/9) malam. Kobaran api menghanguskan rumah milik Cahyo Widodo dengan luas bangunan sekitar 8 meter x 30 meter.

Berdasarkan informasi yang didapat Jawa Pos Radar Trenggalek ini, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.00. Saat itu, api sempat membakar bagian atap rumah. Beruntung, kobaran api tidak merembet ke rumah warga lain di sekitar lokasi.

"Untuk sementara diduga akibat korsleting arus listrik. Untuk penyebab pastinya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut," kata Kepala Desa Munjungan, Agus Setiawan.

Dia melanjutkan, kebakaran pertama kali diketahui Amir, warga setempat. Sekitar pukul 18.15, dia melihat asap mengepul dari atas rumah Cahyo Widodo. Saat didatangi, api sudah membakar bagian atap rumah

Baca Juga: SOP MBG Masih Diabaikan

Warga sekitar kemudian bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.  

“Namun, apa daya dengan peralatan seadanya api semakin sulit dikendalikan membuat warga meminta bantuan petugas pemadam kebakaran, “ katanya. 

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasi Penyelamatan Kebakaran dan Non Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran (Satpol PPK) Trenggalek Burhanuddin.

Dia menambahkan, laporan kebakaran diterima Call Center Damkar Trenggalek pada pukul 18.28 WIB. Petugas dari Mako Damkar Trenggalek langsung berangkat dua menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 19.28.

Baca Juga: APBD-P, Tambah Dana Penanganan Kekeringan

Mengetahui laporan tersebut, sebanyak 12 personel dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Petugas juga mengoperasikan dua unit mobil pompa pemadam kebakaran, masing-masing dari Mako Trenggalek dan Pos WMK Watulimo.

"Petugas tiba di lokasi pukul 19.28 dan langsung melaksanakan pembasahan terhadap objek yang terbakar," jelasnya. 

Proses pemadaman dan pembasahan berlangsung sekitar 50 menit. Api berhasil dikendalikan dan proses pembasahan dinyatakan selesai pukul 20.20. Dalam penanganan tersebut, petugas menghabiskan sekitar 7.000 liter air.

Penanganan kebakaran juga melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Polsek dan Koramil Munjungan, Camat Munjungan, relawan pemadam kebakaran, Tagana Trenggalek, KSB Sumbreng, PLN, perangkat Desa Munjungan hingga masyarakat sekitar.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir lebih dari Rp 1,5 miliar. Meski bangunan rumah mengalami kerusakan berat, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: Anggaran Pilkada di Kisaran Rp 93 M

“Kami juga masih mencatat aset senilai lebih dari Rp 100 juta yang berhasil diselamatkan, “ tuturnya.

Burhanuddin menambahkan, berdasarkan laporan penanganan di lapangan, penyebab kebakaran sementara ditetapkan akibat korsleting listrik. Kendati demikian, pemeriksaan lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan detail sumber api.

“Kebakaran ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah. Apalagi, korsleting dapat memicu api dengan cepat dan berpotensi mengakibatkan kerugian besar apabila tidak segera diketahui dan ditangani,“ jelasnya. (jaz/din)

Editor : Juwita Ratnasari
Sumber : RADAR TRENGGALEK
DamkarTrenggalek SatpolPP kebakaran