Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sering Mengantuk di Siang Hari? Ini Jenis Makanan yang Bisa Membuat Tubuh Lesu dan Cara Mengatasinya

Friesta Cahya Ramadhani • Kamis, 13 November 2025 | 03:20 WIB
Seorang pekerja tampak mengantuk di depan layar komputer saat siang hari, menggambarkan penurunan konsentrasi akibat pola makan yang tidak seimbang.
Seorang pekerja tampak mengantuk di depan layar komputer saat siang hari, menggambarkan penurunan konsentrasi akibat pola makan yang tidak seimbang.

TRENGGALEK – Rasa kantuk yang muncul pada siang hari sering kali dianggap hal yang wajar, terutama setelah makan siang.

Namun, jika kondisi ini kerap terjadi dan menurunkan produktivitas, penyebabnya bisa berasal dari pola makan yang kurang tepat.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kandungan tertentu dalam makanan dapat memicu rasa kantuk dan membuat tubuh terasa lesu.

Makanan yang Dapat Menyebabkan Kantuk

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Lancet eBioMedicine menemukan bahwa jenis makanan tertentu berhubungan dengan meningkatnya rasa kantuk di siang hari.

Para peneliti mengidentifikasi adanya molekul dalam darah yang memengaruhi hormon pengatur tidur dan energi, seperti serotonin dan melatonin.

Ahli gizi Scott Keatley, dikutip dari Women’s Health Magazine, menjelaskan bahwa makanan yang mengandung tiramin misalnya keju tua, tahu, kimchi, dan salami dapat memicu pelepasan serotonin dan melatonin dalam tubuh.

Kedua zat ini berperan penting dalam mengatur ritme tidur, sehingga peningkatan kadarnya bisa membuat tubuh cepat mengantuk.

Selain itu, makanan yang mengandung sfingomielin, yaitu senyawa lemak yang ditemukan pada telur, susu, dan daging merah, juga dapat memperlambat proses pencernaan.

Akibatnya, tubuh menjadi terasa berat dan energi cepat berkurang setelah makan.

Hasil Penelitian Internasional

Penelitian berskala besar yang melibatkan lebih dari 6.000 peserta dari Hispanic Community Health Study/Study of Latinos menemukan bahwa pola konsumsi makanan sangat berpengaruh terhadap kadar metabolit dalam darah.

Mereka yang mengonsumsi makanan tinggi tiramin dan sfingomielin lebih berisiko mengalami rasa kantuk berlebih pada siang hari.

Namun, tidak semua makanan memberikan efek negatif. Ada pula nutrisi yang dapat membantu mengurangi rasa kantuk, seperti asam lemak omega-3 dan omega-6.

Kedua zat ini banyak terdapat pada ikan laut, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Omega-3 dan omega-6 berperan dalam menjaga fungsi otak, meningkatkan fokus, dan mempertahankan energi tubuh.

Cara Mengatasi Kantuk di Siang Hari

Untuk mencegah kantuk berlebihan setelah makan siang, para ahli menyarankan agar memperhatikan komposisi menu harian.

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Konsumsi makanan tinggi protein dan serat.

Misalnya ikan, ayam, sayur, dan buah segar agar energi bertahan lebih lama.

2. Hindari makanan berlemak dan olahan.

Jenis ini memperlambat pencernaan dan membuat tubuh mudah lelah.

3. Perbanyak minum air putih.

Dehidrasi ringan dapat memengaruhi fokus dan menyebabkan rasa kantuk.

Baca Juga: Cara Mengatasi Alergi dengan Bahan Alami yang Aman dan Efektif

4. Tidur cukup di malam hari.

Waktu tidur ideal orang dewasa adalah 7 sampai 8 jam setiap malam.

5. Lakukan peregangan ringan setelah makan.

Berjalan kaki selama beberapa menit dapat membantu melancarkan sirkulasi darah.

Selain memperhatikan asupan makanan, penting juga menjaga kualitas tidur, tingkat stres, serta aktivitas fisik harian agar tubuh tetap segar dan bertenaga sepanjang hari.

 

 

 

 

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#makanan penyebab mengantuk #sering mengantuk #penyebab mengantuk saat bekerja #trenggalek