
DURENAN, Radar Trenggalek – Warga Kecamatan Durenan, kini mengeluhkan kondisi sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalan raya Trenggalek-Bandung maupun di Jalan Raya Trenggalek-Tulungagung yang telah mati selama berbulan-bulan.
Tentu kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama saat malam hari karena membuat ruas jalan tersebut menjadi gelap dan rawan membahayakan pengguna jalan.
Warga setempat, Suyatno mengatakan, lampu PJU di kawasan tersebut sudah lama tidak berfungsi.
Baca Juga: Kini Kemenag Trenggalek Mulai Terapkan WFH di Hari Jumat, Begini Teknisnya
Bahkan beberapa titik lampu jalan diketahui mati sejak sekitar tujuh bulan terakhir namun hingga kini belum ada perbaikan.
“Sudah lama matinya, kurang lebih sekitar tujuh bulanan belum diperbaiki,” ujarnya.
Menurut warga, kondisi jalan minim penerangan membuat pengendara harus lebih berhati-hati ketika melintas pada malam hari.
Terlebih dua ruas jalan tersebut juga kerap dilalui kendaraan besar maupun pengendara roda dua, karena merupakan jalur penghubung antarkabupaten.
Dia menilai keberadaan lampu penerangan jalan tergolong penting karena selain membantu visibilitas pengguna jalan, juga dapat meningkatkan rasa aman masyarakat saat beraktivitas di malam hari.
Terlebih apabila hujan turun di mana jarak pandang sangat terbatas dan ditambah dengan gelapnya jalan.
“Kalau malam gelap sekali, apalagi kalau hujan tambah bahaya untuk pengendara,” katanya.



