JAKARTA - Banyak pecinta hewan hias pemula kerap dilanda kebingungan saat hendak memilih jenis ikan hias yang tepat untuk akuarium pertama mereka. Memulai hobi memelihara ikan hias sebenarnya tidak perlu rumit. Terdapat sejumlah varietas ikan hias berparas cantik yang dikenal memiliki daya tahan tubuh kuat serta perawatan gampang, bahkan bagi orang yang belum berpengalaman sekalipun.
Pilihan pertama jatuh pada ikan gupi. Mungil dan dilengkapi sirip yang menjuntai indah, ikan gupi menawarkan variasi warna yang beragam seperti merah, biru, kuning, hingga corak menyerupai pelangi. Keunggulan utama gupi terletak pada kemampuannya beradaptasi secara cepat di berbagai kondisi air akuarium. Tingkat perkembangbiakannya yang tergolong tinggi membuat sepasang gupi mampu memenuhi isi akuarium dengan anakan dalam waktu singkat.
Selain gupi, terdapat ikan moli yang memiliki bentuk tubuh ramping dengan variasi corak seperti hitam pekat, kuning keemasan, serta pola marble. Karakter moli yang tahan banting di berbagai kondisi air menjadikannya sangat ideal untuk pemula yang masih belajar mengontrol kualitas air. Ikan ini dikenal aktif berenang dan berkarakter damai sehingga sanggup hidup rukun bersama jenis ikan hias lainnya.
Baca Juga: HUT PAN ke-28, DPD PAN Trenggalek Gelar Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim
Ikan pelatih juga menjadi opsi menarik berkat sifatnya yang penuh energi dan lincah bergerak di dalam akuarium. Warnanya terbilang sangat mencolok, mulai dari merah cerah, oranye, kuning, hingga perpaduan dua warna. Pemeliharaan ikan pelatih relatif simpel, pemilik cukup menjaga kebersihan air akuarium dan rutin memberikan pakan secara teratur.
Di sisi lain, ikan cupang yang populer sebagai ikan petarung tetap memikat hati berkat sirip indahnya yang mekar bak kipas berwarna-warni. Cupang memiliki daya tarik khusus karena dapat bertahan hidup di dalam wadah kecil tanpa perlu memasang aerator. Pemilik cukup mengingat aturan penting agar tidak menggabungkan dua ekor cupang jantan dalam satu tempat karena potensi bertarung hingga salah satunya kalah.
Bagi yang menyukai pemandangan berkelompok, neon tetra dapat menjadi pusat perhatian di dalam wadah pemeliharaan. Ikan kecil ini memiliki keunikan garis biru menyala serta aksen warna merah pada bagian bawah tubuhnya. Saat dipelihara dalam jumlah banyak, neon tetra bakal berenang bersama membentuk gerombolan yang memukau. Ikan ini cenderung menyukai akuarium berpencahayaan lembut dan bersuasana tenang.
Baca Juga: DPRD Trenggalek Minta Dapur SPPG Diawasi
Keceriaan akuarium juga dapat ditingkatkan lewat kehadiran zebra danio yang mengusung corak garis-garis horizontal mirip zebra. Walau berukuran mungil, zebra danio sangat aktif berenang ke segala arah dan gesit. Untuk menjaga kekompakan visual, zebra danio disarankan dipelihara minimal lima ekor agar aktivitas bergerombolnya terlihat lebih hidup.
Jenis populer dunia yang tak boleh terlewat adalah ikan mas koki atau golf. Postur tubuhnya yang bulat serta ekor menjuntai indah membuat penampilannya sangat menggemaskan, terutama pada ragam varian fancy goldfish. Meski demikian, pemelihara perlu menyediakan ukuran akuarium yang agak luas lantaran koki memproduksi kotoran lebih banyak dibanding jenis ikan kecil lainnya.
Untuk pemula yang tertarik memelajari proses pembiakan, ikan platy atau swatel bisa menjadi pilihan gagah. Swatel mudah dikenali lewat bentuk ekor pejantannya yang memanjang menyerupai bilah pedang. Ikan ini termasuk mudah dikembangbiakkan sehingga sangat cocok untuk dicoba.
Baca Juga: Rekomendasi Laptop Gaming Murah 2026 Rentang 13 Hingga 25 Jutaan
Sementara itu, ikan gurami hadir membawa sifat damai yang cocok dicampur dengan berbagai jenis hiasan air lain. Gurami bertubuh agak pipih dengan warna lembut seperti keperakan atau kehijauan. Keistimewaan gurami terletak pada keberadaan organ labirin layaknya cupang yang memungkinkan mereka mengambil oksigen secara langsung dari udara bebas, sehingga sanggup bertahan di lingkungan minim oksigen terlarut.
Sebagai pelengkap di bagian dasar, ada ikan koridoras yang suka mengais-ngais pasir menggunakan kumis mungilnya. Ikan pembantu kebersihan ini rajin mengonsumsi sisa pakan di dasar akuarium. Koridoras sebaiknya dipelihara secara berkelompok bersama ikan lain agar tidak pemalu dan tampil lebih aktif saat menjadi tontonan menarik.
Editor : Cendikiawan Tristan Valentino