JAKARTA - Daihatsu Taft versi terbaru meluncur di pasar Jepang dengan sejumlah pembaruan setelah sekitar enam tahun sejak pertama kali diperkenalkan. SUV kompak bergaya Jeep tersebut kini mendapatkan dua edisi spesial, peningkatan teknologi, serta sistem keselamatan yang disesuaikan dengan regulasi terbaru di Jepang.
Dua varian baru yang ditawarkan adalah Rugged Venture dan Active Mode. Keduanya dibangun berdasarkan varian tertinggi G dan G Turbo. Kehadiran dua edisi tersebut menyasar konsumen dengan gaya hidup aktif sekaligus memberikan pilihan tampilan yang lebih berbeda dibandingkan Taft reguler.
Rugged Venture tampil dengan sejumlah aksen bernuansa gelap. Bagian grill depan dan garnish pintu belakang mendapatkan sentuhan smoke chrome serta warna hitam. Tampilan tersebut dipadukan pelek alloy 15 inci berwarna gun metal.
Baca Juga: Suksesor Suzuki Ignis Muncul di Indonesia, Suzuki XBee Tampil Bergaya SUV
Nuansa serupa juga diterapkan pada bagian interior. Sementara Active Mode menggunakan komponen yang mirip, tetapi tampil dengan karakter lebih gelap sehingga memberikan kesan misterius.
Bagi konsumen yang menginginkan tampilan lebih mencolok, tersedia paket opsional Active Mode Style. Paket ini menambahkan aksen oranye pada sejumlah bagian eksterior. Di antaranya grill, sisi bodi, pelek, lampu kabut, hingga reflektor.
Taft Reguler Tak Banyak Berubah
Meski mendapatkan dua edisi spesial, jajaran reguler Daihatsu Taft tidak mengalami perubahan desain besar. Model yang telah hadir sejak 2020 tersebut tetap mempertahankan desain sebelumnya.
Baca Juga: Unjuk Gigi di IIMS 2026, Suzuki XBee Bawa Mesin Mild Hybrid dan Fitur Melimpah
Pembaruan eksterior pada model reguler disebut hanya berupa pilihan warna baru, yakni Sparke. Daihatsu juga menambahkan kotak penyimpanan di bawah bagasi yang dapat dilepas. Penambahan ini ditujukan untuk meningkatkan kepraktisan saat membawa barang.
Sementara itu, panoramic sunroof tetap dipertahankan sebagai salah satu perlengkapan Taft.
Pembaruan yang lebih signifikan justru terdapat pada sektor keselamatan. Daihatsu menggunakan sensor baru yang telah disesuaikan dengan regulasi terbaru di Jepang.
Baca Juga: Tampil di IIMS 2026, Suzuki XBee Curi Perhatian Lewat Desain JDM Fleksibel
Sistem keselamatan tersebut kini mampu mendeteksi pesepeda dan kendaraan dari arah berlawanan. Sistem juga dapat mendeteksi pejalan kaki yang menyeberang ketika kendaraan berbelok ke kiri maupun kanan.
Kemampuan sistem pencegah tabrakan dengan pejalan kaki juga ditingkatkan. Kecepatan maksimum yang didukung fitur tersebut kini mencapai 80 km/jam.
Selain itu, adaptive cruise control dan lane keep assist mendapatkan kalibrasi ulang. Penyesuaian tersebut ditujukan agar kedua fitur bekerja lebih halus dan nyaman ketika digunakan.
Baca Juga: Pemberdayaan Kesehatan Berbasis Kelompok Tani
Mesin 658 cc dan Pilihan 4WD
Untuk sektor dapur pacu, Daihatsu Taft tetap menggunakan mesin tiga silinder berkapasitas 658 cc. Tersedia dua pilihan mesin, yakni naturally aspirated dengan tenaga 51 dk dan versi turbo yang menghasilkan 63 dk.
Kedua mesin tersebut dipadukan dengan transmisi CVT. Konsumen di Jepang juga dapat memilih konfigurasi penggerak roda depan atau FWD dan penggerak empat roda atau 4WD.
Dari sisi harga, Daihatsu Taft versi 2026 di Jepang disebut dibanderol mulai 1.435.500 yen. Berdasarkan kurs yang dicantumkan dalam transkrip, angka tersebut setara sekitar Rp159 jutaan untuk varian FWD dengan mesin naturally aspirated.
Baca Juga: 23.726 Jiwa Terdampak Kekeringan 13 Desa di Panggul Jadi yang Terbanyak
Sementara varian tertinggi Active Mode dengan mesin turbo dan sistem penggerak 4WD disebut memiliki harga sekitar Rp214 jutaan.
Dengan pembaruan tersebut, Daihatsu Taft mempertahankan karakter SUV kompaknya sekaligus menawarkan lebih banyak pilihan bagi konsumen Jepang. Dua edisi spesial menjadi pembeda utama dari sisi tampilan, sedangkan peningkatan sensor dan fitur bantuan berkendara menjadi perubahan penting pada aspek keselamatan.
Source : https://www.youtube.com/watch?v=ugm3eVbYgyQ
Editor : Latifa Irsyadiyah