TRENGGALEKJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Pantai Karanggongso di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menjadi salah satu destinasi wisata pesisir yang menawarkan panorama pasir putih serta beragam wahana permainan air. Salah satu aktivitas yang paling diminati pengunjung adalah banana boat, permainan air yang menghadirkan sensasi melaju di atas ombak dengan tingkat keamanan yang didukung penggunaan pelampung atau life jacket.
Terletak di wilayah pesisir selatan Jawa Timur, Kabupaten Trenggalek dikenal memiliki banyak pantai dengan karakter yang berbeda-beda. Salah satunya adalah Pantai Karanggongso yang menawarkan hamparan pasir putih lembut, garis pantai yang panjang, serta ombak yang relatif tenang.
Kondisi tersebut membuat wisatawan memiliki ruang yang lebih leluasa untuk menikmati panorama laut maupun mencoba berbagai wahana rekreasi yang tersedia di kawasan pantai.
Pantai Karanggongso Jadi Salah Satu Andalan Wisata Trenggalek
Kabupaten Trenggalek berada sekitar 180 kilometer di tenggara Kota Surabaya.
Letaknya di pesisir selatan Jawa Timur membuat daerah ini dikaruniai kekayaan alam berupa sejumlah pantai yang menjadi tujuan wisata.
Pantai Karanggongso menjadi salah satu destinasi yang banyak dikunjungi karena memiliki hamparan pasir putih yang lembut serta panorama alam yang masih menarik.
Selain keindahan pantainya, kawasan wisata ini juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang sehingga pengunjung dapat menghabiskan waktu lebih lama.
Banana Boat Menjadi Wahana Favorit Pengunjung
Salah satu wahana yang tersedia di Pantai Karanggongso adalah banana boat.
Permainan air ini menjadi salah satu aktivitas yang banyak dicoba wisatawan saat berkunjung.
Secara harfiah, banana boat berarti perahu pisang.
Nama tersebut berasal dari bentuk perahu karetnya yang menyerupai buah pisang.
Dalam perkembangannya, istilah banana boat lebih dikenal sebagai permainan olahraga air atau water sport yang ditarik menggunakan speedboat.
Baca Juga: Wujudkan Literasi dan Prestasi Peserta Didik
Menggunakan Perahu Karet Tanpa Mesin
Perahu banana boat dibuat menggunakan bahan karet yang tebal sekaligus ringan.
Perahu ini tidak dilengkapi mesin sehingga seluruh pergerakannya bergantung pada tarikan speedboat.
Dengan material tersebut, speedboat tidak memerlukan tenaga berlebih untuk menarik banana boat meski diisi beberapa penumpang.
Dalam tayangan dijelaskan bahwa kapasitas maksimal wahana ini mencapai enam penumpang ditambah satu orang pemandu.
Antara speedboat dan banana boat dihubungkan menggunakan tali dengan panjang sekitar lima meter.
Jarak tersebut berfungsi untuk mempermudah komunikasi antara pengemudi speedboat dan pemandu selama permainan berlangsung.
Posisi Duduk Dirancang untuk Menjaga Keseimbangan
Selama permainan, seluruh penumpang diwajibkan mengenakan life jacket.
Pengunjung duduk di tabung utama banana boat, sementara kedua kaki ditempatkan pada tabung di sisi kanan dan kiri perahu.
Posisi tersebut membantu menjaga keseimbangan selama banana boat melaju di atas permukaan air.
Cara bermain banana boat juga disebut memiliki kemiripan dengan seseorang yang sedang menunggang kuda.
Sensasi Melintasi Ombak Menjadi Daya Tarik
Keseruan banana boat semakin terasa ketika perahu melintasi ombak.
Kecepatan speedboat membuat banana boat bergerak mengikuti gelombang laut sehingga memberikan sensasi tersendiri bagi para penumpang.
Selain itu, terdapat atraksi tambahan yang kerap dilakukan, yakni membalik banana boat hingga seluruh penumpang tercebur ke air.
Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang paling ditunggu karena menghadirkan sensasi tegang sekaligus menyenangkan.
Baca Juga: Backlog Perumahan Capai 118 Ribu
Life Jacket Menjadi Perlengkapan Wajib
Meski seluruh penumpang dapat terjatuh ke laut saat banana boat dibalik, keselamatan tetap menjadi perhatian utama.
Dalam tayangan dijelaskan bahwa seluruh peserta menggunakan life jacket.
Perlengkapan tersebut memiliki daya apung yang lebih besar dibandingkan berat penggunanya sehingga membantu tubuh tetap mengapung di permukaan air.
Karena itulah banana boat disebut sebagai salah satu permainan air yang dinilai lebih aman dibandingkan ski air maupun beberapa olahraga air lain yang sama-sama ditarik menggunakan perahu.
Sejarah Singkat Banana Boat dan Life Jacket
Video juga menjelaskan sejarah singkat banana boat.
Perahu berbentuk pisang ini disebut ditemukan oleh Glenn Matthews pada akhir dekade 1980-an.
Seiring waktu, banana boat berkembang menjadi salah satu wahana wisata air yang banyak dijumpai di berbagai pantai.
Selain itu, dijelaskan pula mengenai sejarah life jacket.
Perlengkapan keselamatan tersebut pertama kali dipatenkan oleh Dr. John Wilkinson pada tahun 1765.
Pada awal penggunaannya, life jacket dimanfaatkan oleh tentara angkatan laut sebagai perlengkapan penyelamatan.
Sebelumnya, para pelaut Norwegia telah menggunakan pelampung berbahan kayu.
Perkembangan teknologi kemudian menghadirkan berbagai jenis life jacket dengan material yang lebih modern, termasuk yang menggunakan bahan spons maupun material lain yang mampu memberikan daya apung.
Menambah Pilihan Aktivitas Wisata di Pantai Karanggongso
Keberadaan banana boat melengkapi daya tarik Pantai Karanggongso sebagai salah satu destinasi wisata di Trenggalek.
Selain menikmati panorama pasir putih dan suasana pantai yang relatif tenang, wisatawan juga memiliki pilihan aktivitas rekreasi yang memacu adrenalin.
Didukung fasilitas wisata serta penggunaan perlengkapan keselamatan, banana boat menjadi salah satu wahana yang banyak dipilih pengunjung untuk menikmati pengalaman bermain di laut.
Kombinasi antara panorama pesisir, garis pantai yang panjang, serta wahana permainan air menjadikan Pantai Karanggongso sebagai salah satu tujuan wisata yang menawarkan pengalaman rekreasi bagi pengunjung yang datang ke Trenggalek.
Baca Juga: Cegah Mafia Tanah, Genjot Digitalisasi Sertifikat
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest