7 Desa Terindah di Indonesia yang Bikin Takjub, Ada Wae Rebo hingga Penglipuran

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 18:15 WIB
7 desa terindah di Indonesia ini menawarkan perpaduan alam dan budaya, dari Wae Rebo, Penglipuran hingga Nagari Pariangan (Pinterest).
7 desa terindah di Indonesia ini menawarkan perpaduan alam dan budaya, dari Wae Rebo, Penglipuran hingga Nagari Pariangan (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Desa terindah di Indonesia tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang menawan, tetapi juga menyimpan kekayaan budaya dan kearifan lokal yang masih terjaga. Dari Flores hingga Bali, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Barat, sejumlah desa menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari destinasi perkotaan.

Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau dengan ribuan desa yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disebut dalam video, jumlah desa di Indonesia pada 2016 mencapai 82.395 desa. Di antara jumlah tersebut, beberapa desa berkembang menjadi tujuan wisata karena keunikan alam, tradisi, arsitektur, dan kehidupan masyarakatnya.

Berikut tujuh desa terindah di Indonesia yang menarik untuk dimasukkan dalam daftar perjalanan.

Baca Juga: Resep Ayam Tuturuga Khas Manado, Gurih Pedas dan Aromanya Bikin Nasi Cepat Habis

1. Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur

Wae Rebo di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut. Desa tradisional ini dikelilingi pegunungan dan hutan yang masih alami.

Daya tarik utama Wae Rebo adalah rumah adat Mbaru Niang yang memiliki bentuk kerucut khas. Kehidupan masyarakat yang masih mempertahankan tradisi menjadikan desa ini memiliki karakter kuat sebagai destinasi wisata budaya.

Video menyebut Wae Rebo pernah mendapatkan penghargaan terkait pelestarian warisan budaya dan revitalisasi rumah adat yang dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat.

2. Desa Penglipuran, Bali

Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli dikenal sebagai salah satu desa adat yang mempertahankan budaya tradisional Bali. Tata ruang, arsitektur rumah, hingga kehidupan masyarakatnya masih berkaitan erat dengan filosofi Tri Hita Karana.

Konsep tersebut menekankan keseimbangan hubungan antara manusia, Tuhan, dan lingkungan. Keberhasilan masyarakat menjaga tradisi sekaligus mengembangkan pariwisata membuat Penglipuran menjadi salah satu destinasi desa yang banyak dikunjungi wisatawan.

Desa ini juga dikenal karena upaya masyarakat menjaga kawasan hutan bambu dan lingkungan sekitarnya.

Baca Juga: Resep Telur Dadar Padang Tebal dan Padat, Rahasianya Ada di Cara Memasak

3. Desa Kanekes, Banten

Desa Kanekes di Kabupaten Lebak, Banten, merupakan wilayah masyarakat Badui yang terkenal karena mempertahankan adat dan kehidupan tradisional.

Masyarakat Badui terbagi menjadi Badui Dalam dan Badui Luar. Perbedaannya antara lain terlihat dari tingkat keterbukaan terhadap dunia luar dan ketatnya penerapan aturan adat.

Kehidupan yang sederhana dan jauh dari hiruk-pikuk teknologi modern menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana berbeda.

4. Ubud, Bali

Ubud dikenal sebagai salah satu kawasan wisata budaya paling populer di Bali. Pemandangan persawahan, air terjun, arsitektur tradisional, serta kehidupan seni menjadi bagian dari daya tarik kawasan ini.

Berbagai galeri seni dan pertunjukan musik maupun tari juga dapat ditemukan di Ubud. Aktivitas budaya tersebut membuat Ubud tidak hanya menawarkan wisata alam, tetapi juga pengalaman mengenal kesenian Bali.

5. Desa Temanggung, Jawa Tengah

Desa Temanggung di kawasan lereng Gunung Sumbing memiliki Dusun Butuh yang populer dengan julukan Nepal Van Java. Rumah-rumah warga yang berdiri berundak mengikuti kontur lereng gunung menciptakan panorama yang unik.

Kawasan ini juga menjadi salah satu jalur menuju Gunung Sumbing. Dari ketinggian, wisatawan dapat menikmati hamparan perkebunan hortikultura, pepohonan pinus, hingga pemandangan wilayah Magelang.

Udara yang sejuk dan lanskap pegunungan menjadi alasan kawasan tersebut ramai dikunjungi untuk menikmati pemandangan maupun berfoto.

Baca Juga: Resep Cireng Crispy, Renyah di Luar dan Kopong di Dalam, Bisa Digoreng Dua Kali

6. Desa Ngadisari, Jawa Timur

Bagi wisatawan yang menuju Gunung Bromo dari Probolinggo, Desa Ngadisari menjadi salah satu kawasan yang menarik perhatian. Di dalamnya terdapat Dusun Cemoro Lawang yang berada di lereng Pegunungan Tengger.

Desa ini berada di ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut. Saat pagi, kabut dan udara dingin menciptakan suasana khas pegunungan.

Dari kawasan tersebut, wisatawan juga dapat menikmati panorama Gunung Bromo, Gunung Batok, serta hamparan lautan pasir.

7. Nagari Pariangan, Sumatera Barat

Nagari Pariangan berada di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Desa ini dikenal karena perpaduan antara lanskap alam dan budaya Minangkabau yang masih terjaga.

Rumah gadang dengan atap khas Minangkabau menghiasi kawasan permukiman. Selain arsitektur, masyarakat juga mempertahankan adat, bahasa, serta berbagai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

Keindahan alam yang berpadu dengan kehidupan budaya membuat Nagari Pariangan menjadi salah satu destinasi desa yang menarik untuk dikunjungi.

Ketujuh desa tersebut memperlihatkan bahwa wisata Indonesia tidak hanya tentang pantai atau destinasi populer. Desa wisata menawarkan pengalaman untuk menikmati alam sekaligus mengenal budaya dan kehidupan masyarakat setempat.

Baca Juga: Resep Bakso Sapi Kenyal ala Devina Hermawan, Rahasianya Bukan Cuma Daging!

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Desa Penglipuran desa terindah di Indonesia desa wisata Indonesia nagari pariangan wae rebo