TRENGGALEK – Permen adalah camilan manis yang digemari dari anak-anak hingga orang dewasa.
Rasa manis, bentuk yang berwarna-warni, dan mudah didapat membuat banyak orang sulit menolak godaannya.
Namun, di balik rasanya yang menyenangkan, konsumsi permen berlebihan bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Beberapa akibat dari terlalu sering makan permen antara lain:
-Karies dan Gigi Berlubang
Gula yang menempel di gigi menjadi makanan bagi bakteri penyebab plak. Jika tidak dibersihkan, plak akan mengikis email gigi sehingga gigi mudah berlubang.
Baca Juga: Cabai Gendot Dieng: Pedas Ekstrem yang Bikin Ketagihan, Kerap Diolah Menjadi Berbagai Hidangan Spesial
-Risiko Diabetes
Gula berlebih dalam tubuh membuat kadar glukosa meningkat. Jika terjadi terus-menerus, hal ini bisa memicu resistensi insulin dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
-Kenaikan Berat Badan
Permen tinggi kalori namun rendah nutrisi, sehingga mudah menyebabkan penumpukan lemak. Anak-anak yang terlalu sering makan permen juga cenderung berisiko mengalami obesitas.
-Gangguan Pencernaan
Beberapa permen dengan pemanis buatan, seperti sorbitol atau xylitol, dapat menyebabkan perut kembung, kram, dan diare jika dikonsumsi berlebihan.
Baca Juga: Gudeg, Makanan Khas Yogyakarta yang Legendaris dan Kaya Rasa
-Dampak pada Konsentrasi
Lonjakan gula darah yang tiba-tiba bisa membuat tubuh cepat lelah dan menurunkan fokus.
Untuk mengurangi risikonya, sebaiknya konsumsi permen dibatasi.
Orang tua juga perlu memperhatikan asupan gula anak.
Sebagai gantinya, pilih camilan sehat seperti buah segar, yogurt rendah gula, atau kacang panggang yang lebih bernutrisi. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah